Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 32


__ADS_3

Hari dimana Keluarga Arunika akan datang ke rumah Aksa dan Arunika untuk memenuhi undangan Arunika makan malam bersama, karena hari ini weekend Aksa libur ke kantor Arunika pun tidak ada jadwal mengajar


Arunika sudah memberitahu suaminya jika ia mengundang kedua orangtuanya dan kakaknya untuk makan malam dirumah, Aksa sangat senang belum lagi sebelumnya Arunika sudah mendiskusikan dengan Aksa perihal ia ingin menjodohkan Salsa dengan kak Ricky.


Aksa menyambut dengan baik, Aksa serahkan semuanya kepada Arunika, pesan Aksa walaupun niat istrinya baik tetap jangan memaksa jika keduanya tidak cocok. Salah satu sebab Arunika mengundang kedua orangtuanya dan kakaknya selain memang sudah lama tidak makan bersama, ia pun ingin mengutarakan maksudnya kepada ibu.


Dari pagi Arunika sudah sibuk di dapur, ia akan memasak agak banyak malam ini, ia dibantu oleh oleh Siti, karena Aksa ada di rumah, Arsya diasuh oleh papa nya, jadi Siti bisa membantu Arunika menyiapkan makanan untuk nanti malam.


" Bu.. ayam ini di cuci bersih ? " tanya Siti


" Iya.. cuci sampai kesat dan tidak ada lendir yang menempel ya .. setelah itu kamu berikan perasan jeruk nipis ini agar bau amis ayam nya hilang "


" baik bu " Siti menuruti perintah manjikannya


Disisi lain Arunika sedang memotong-motong daging sapi ia sangat tahu jika kakak nya sangat menyukai rendang daging dan Arunika akan membuatnya untuk makan nanti.


Siti yang sedang membersihkan ayam sesekali melihat ke arah majikannya yang sangat cekatan memasak " Bu Nika, sudah cantik, baik, pintar masak juga, pantas saja Pak Aksa sangat menyayangi nya.. saya mau belajar masak ah sama bu Nika, agar nanti saya bisa masak untuk suami jika sudah menikah " batin Siti


" Sit.. sudah selesai ? " tanya Arunika membuyarkan lamunan Siti


" euhh.. i..iyaa bu ini tinggal diberi perasan jeruk nipis "


" oke "

__ADS_1


" bu.. boleh ga saya bertanya ? " Siti memberanikan diri


" hemm.. bertanya apa ? " Arunika membalikkan badannya


" i..ituu bu.. ibu kan pintar masak.. ibu belajar masaknya dimana ? "


Arunika sedikit tertawa " saya belajar masak diajarkan oleh Ibu saya Oma nya Arsya "


" hmm.. gitu.. bu boleh ga saya minta diajarkan masak sama ibu, karena masakan ibu enak-enak "


" hahahha .. masa ? emangnya kamu mau kemana minta diajarin masak ? " tanya Arunika Geli


" hmm.. kalau seandainya nanti saya nikah.... " Siti belum selesai bicara sudah dipotong oleh Arunika


" bu..bukan .. bukan sekarang nanti kalau seandainya saya ada jodohnya.. "


" oh.. saya kira sekarang-sekarang.. saya udah kaget loh biasanya kalo pengasuh udah bilang mau nikah dia udah tuh pasti pulang kampung ga akan balik lagi, nyari pengasuh anak sekarang itu susah Sit, apalagi Arsya udah dekat kan sama kamu, ya saya juga ga bisa maksa kalo kamu sudah ada jodohnya, tapi saya harap kamu masih mau kerja sama saya "


" iya bu tenang aja, lagian juga umur saya masih 19 tahun, belum mau nikah juga, cuma mau diajarkan masak saja sama ibu "


" oke..nih saya udah siapin bumbunya sekarang kamu ulek semua bumbu ini sampai halus ya.. "


" siap bu.. " Siti mengambil bumbu yang akan dihaluskan lalu ia mulai mengulek beberapa bumbu lama siti mengulek belum halus juga.

__ADS_1


" duh kenapa sih ini kok ga halus-halus " batin Siti


Arunika yang melihat Siti sedang mengulek tertawa kecil, Arunika kembali dengan masakan nya


" bu.. ini kok ga halus-halus ya.. " Siti sedikit menyerah


" Masa ? coba lagi terus pasti nanti juga halus " Arunika kepada Siti


" kenapa ga pake blender saja sih.. " gumam Siti


" Kenapa Sit ? " Arunika mendengar sedikit gumaman Siti


" euhh engga bu ini.. kenapa dihaluskan nya tidak menggunakan blender saja "


" nanti rasa nya beda kalo dihaluskan menggunakan mesin beda dengan manual menggunakan ulekan " Arunika menahan tawanya ia melihat Siti yang masih terus mengulek menghaluskan bumbu


" katanya mau pintar masak, nah itu awal nya jadi harus bisa dulu ngulek bumbu sampai halus tanpa bantuan mesin penghalus " Arunika kepada Siti


" hmm.. pegel juga ya bu .. hehehhe "


"hmm... " Arunika hanya mengangguk lalu tersenyum Geli melihat Siti yang sudah hampir pasrah.


🍭🍭🍭

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2