
Di rumah Aksa, semua keluarga sedang berkumpul, dan berbincang di ruang tv, tidak lama terdengar suara ketukan pintu.
" Siapa itu ? " tanya Arunika kepada suaminya
" Sebentar saya lihat dulu " Aksa berjalan menuju pintu utama rumahnya, melihat dari lubang kecil yang ada dipintu terlihat Kakak iparnya dan Salsa berdiri tepat di depan pintu rumah Aksa.
Aksa langsung membuka pintu rumah " Wah Kak ? kok kesini bukan nya sedang bulan madu ? " Aksa menyalami kakak iparnya.
" Hmm kita baru saja pulang tadi siang, di rumah tidak ada siapapun, saya rasa Ayah dan Ibu pasti sedang disini " Ricky kepada Aksa
" iya betul, Ayah dan Ibu sedang disini, Nika juga baru pulang dari rumah sakit, Oya masuk kak, Salsa silahkan " Aksa mempersilahkan masuk.
" Ok terima kasih Sa "
" Terima kasih Pak Aksa "
Ricky dan Salsa masuk kedalam rumah.
" Kok sebentar sekali Kak, bulan madunya ? " Tanya Aksa sambil berjalan masuk kedalam rumah
" Salsa nih, ga betah " Jawab Ricky.
" Hah " Aksa mengehentikan langkahnya.
" Iya gimana saya mau betah, dibawanya ke hutan " Salsa beringsut.
" Hahahaha .. itu bukan hutan, itu tempat yang sangat aman untuk bulan madu " Ricky tertawa Aksa pun ikut tertawa.
Mendengar Aksa dan Ricky tertawa, semua yang berada di ruangan mengalihkan pandangannya ke sumber suara.
" Seperti suara Kak Ricky Bu " Arunika kepada Ibu
" Iya Nik, kok sudah pulang ? " Ibu merasa heran
Tidak lama Aksa menghampiri bersama Ricky dan Salsa.
" Kak Ricky, bukannya... sedang bulan madu yaa " Arunika kepada Kakaknya.
" Sudah pulang tadi siang, saya gak sabar ingin segera melihat keponakan yang kedua " Ricky segera menyalami kedua orangtuanya dan kedua mertua Arunika disusul oleh Salsa.
" Hmm.. kok sebentar ? " tanya Arunika.
Salsa dan Ricky berpandangan, ia tidak mungkin mengatakan seperti apa yang Ricky katakan kepada Aksa karena disitu ada kedua orangtuanya dan kedua mertua adiknya.
" Ehh itu .. ada pekerjaan.. iya ada pekerjaan yang harus kakak selesaikan terlebih dahulu "
" Bener gitu Sa ? " Arunika ke Salsa
" I..iyaa Nik.. " Salsa tersenyum dipaksakan
" Hmm.. gituu.. "
" Lagipula kan bisa disambung lagi nanti bulan madunya " Celoteh Ricky membuat semua yang berada di ruangan tertawa.
eh.. kok gue bisa ngomong gitu batin Ricky.
" Oya .. hampir lupa ini ada sedikit kado buat Arsya dan adik bayi " Salsa menyerahkan 2 bungkusan kado besar di serahkan ke Arunika.
__ADS_1
" wahh.. terima kasih banyak ya " Arunika menerima kado yang diserahkan Salsa
" Kak, pasti belum makan kan ? Ayo makan dulu semua masih siap kok, kalau kita baru aja selesai makan " Aksa kepada Kakak nya dan Salsa.
" Oh ya gampang Sa, masih kenyang " Ricky kepada Aksa
Mereka bercengkrama di ruang tv, aura kebahagiaan terpancar dari wajah kedua keluarga ini.
" Oya mana nih keponakan kedua kok belum lihat " Ricky ke Arunika
" Dia sedang tidur di kamar Kak "
Tidak lama Siti datang menggendong Arsya yang sudah bangun tidur.
" Eh.. yang om tanyain Adik bayi, yang keluar kakak Arsya, sini sini Om gendong " Ricky mengambil Arsya dari pangkuan Siti.
Arsya digendong oleh Ricky, disaat melihat Aksa, Arsya menangis ingin digendong oleh Papanya.
" Papa.. " Arsya merengek.
" Kok nangis, kan lagi di gendong Om Ricky "
" Papa... " Arsya kembali merengek.
" Kenapa sayang cucu omah, kok gitu " Oma Arsya menyahut.
Arsya semakin merengek.
" Sini Papa gendong, Kak tidak apa-apa Arsya saya gendong saja "
Akhirnya Ricky menyerahkan Arsya ke Papanya.
Ricky menjadi senyum-senyum sendiri, membuat Salsa dan Arunika merasa aneh.
Salsa menyenggol tangan suaminya.
" Kak.. kenapa ? "
" Hah... euhh.. " Ricky terlihat sedikit kaget.
Arunika yang masih memperhatikan kakak nya menjadi heran sendiri.
" Kakak kenapa ? " Bisik Arunika.
" Hmm.. tidak apa-apa "
" Kok aneh "
" Ah engga .. perasaan kamu saja "
Tidak lama Siti kembali datang menghampiri Arunika sambil menggendong Anak kedua majikannya.
" Permisi bu, adik bayi menangis " Siti kepada Arunika
" Oh ya sini Sit "
Siti menyerahkan adik Arsya ke Arunika.
__ADS_1
" Waduh... sayang haus ya "
" Mana cucu opah yang kedua nih "
" Cucu oma mana ya ? "
" Ini rupanya keponakan yang kedua, Oya siapa namanya ? " Tanya Ricky.
" Hmm.. Mas.. mas Aksa " Panggil Arunika.
" Ya.. namanya adik bayi siapa ? "
" Iya nih Ayah juga penasaran siapa nama cucu yang kedua ini "
" Hmm.. namanya Arsyi iyaa.. Arsyi Dianendra " Jawab Aksa
" Halo... Arsyi... "
" Arsyi sayang... "
Semua menggoda bayi kecil Arunika, mereka terlihat sangat bahagia, begitupun Ricky dan Salsa sang pengantin baru. Ricky terlihat terus menggoda Arsyi.
" Hmm.. sepertinya Kak Ricky sudah tidak sabar nih ingin memiliki momongan juga " Arunika menggoda kakak nya.
" Hah... " Salsa terlihat kaget namun segera disembunyikan kekagetannya.
" Salsa.. " Arunika melirik Salsa.
" Hmm.. i..iyaa.. Nik.. euhh.. Aamiin Nik Aamiin " Salsa mengamini.
" Aamiin... semoga segera ya.. Nak Ricky Nak Salsa " Ibu mertua Arunika ikut mengamini.
" Aamiin "
" Aamiin "
" Otw cucu ketiga yaa .. untuk Ayah dan Ibu " Ricky kembali digoda oleh Aksa.
" Euhh i.iiya .. Aamiin " Ricky terlihat salah tingkah membuat semua yang berada di ruangan tertawa.
...******* TAMAT *******...
🍭🍭🍭
Terimakasih Author
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Haloo pembaca semua.. terimakasih banyak yaa yang sampai saat ini masih setia mendukung dan membaca kelanjutan novel saya..
Akhirnya Dosenku Suamiku Season 2 sudah tamat, selesai lebih cepat dari perkiraan saya 🤭🤭 Terima kasih pembaca semua.. saya berharap dari apa yang saya tulis, yang baiknya silahkan ambil namun yang jelek nya lebih baik dibuang saja..
Terimakasih untuk komentar-komentar possitif dari pembaca semua, untuk lebih dekat silakan follow ig dan tiktok : author.ayuni
Tetap ikuti saya yaa.. karena nanti akan ada informasi untuk novel baru lagi... semoga terhibur dengan karya-karya yang sudah saya suguhkan ....
salam sayang..
__ADS_1
Ayuni 😘