Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 34


__ADS_3

" Bu.. mmhh... gimana kalo kak Ricky, Nika kenalkan ke Salsa " Arunika kepada ibunya


" Salsaa.. ?? " Ibu mengingat


" Iya Salsa bu "


" Salsa sahabat kamu dari SMA itu ? " tanya ibu lagi


" iyaa bu.. " Arunika antusias


" hmm.. " ibu hanya manggut-manggut


" Salsa udah jadi pengacara terbaik di kota ini sekarang bu, ia awal-awal nya ikut sama pengacara yang terkenal itu, lama-lama dia menangani perkara nya sendiri dan selalu berhasil, memang dia cerdas sih.. wajar kalau sampai karirnya menjadi seorang advokat bagus banget " Arunika menjelaskan ke Ibu


" hmm... kalau ibu sih setuju aja Nik, tapi apa Salsa nya mau sama Kakak kamu "


" ya kita coba aja ketemuin Salsa sama Kak Ricky kan bu, walaupun sebetulnya Salsa sudah tahu Kak Ricky dari foto tiap kali dateng main ke rumah tapi untuk ketemu langsung Salsa kan belum pernah "


" iyaa.. " ibu mengangguk


" yaa.. kalau Nika sih hanya mengenalkan saja bu, kalau memang Kak Ricky ada pilihan lain atau Salsa nya juga ada pilihan lain, ya ga maksa juga "


" ibu sebetulnya sudah sangat menginginkan kakakmu segera menikah, tapi.. semua tergantung Kak Ricky saja, ibu sangat berterima kasih jika kamu berniat seperti itu, kamu begitu sangat peduli kepada kakakmu "


" hmm.. ibu tenang aja, semua Nika yang atur, Mas Aksa pun tahu dia mendukung aja "


" Ya syukurlah.. kapan rencananya ? " tanya Ibu


" mmh... Nika hubungi Salsa dulu, kalau minggu depan dia ga sibuk mungkin minggu depan, untuk tempatnya mau disini atau cari restoran di luar juga oke bu "


" ya.. ibu percayakan semua ke kamu yaa "


" Oke bu.. " Arunika mengacungkan ibu jari dan telunjuknya menjadi O


" Makasih ya sayang.. oya kandungan kamu gimana ? " tanya Ibu


" Alhamdulillah bu, cucu ibu yang kedua ini semakin kuat, dan... aduh ... " Arunika memegangi perutnya


" Kenapa ? " ibu sedikit panik


" ini bu.. dia tahu Nika omongin makanya dia nendang perut Nika bu " Arunika meringis

__ADS_1


" oh... " ibu tertawa


" ibu kiraa apa.. sehat-sehat ya Nak diperut mama nya " Ibu Arunika mengelus-elus perut anaknya


" Aamiin.. makasih oma " Arunika tersenyum


" Nik.. jam berapa ini ? " ibu melihat ke arah dinding ruangan mencari jam dinding


" Oh.. jam 9 malam bu "


" Wah sudah malam, ibu pulang ya.. "


" ibu kenapa ga nginep aja sih .. " Arunika sedikit cemberut


" hmm.. nanti ya sayang, ibu di rumah masih banyak kerjaan, nanti ibu pasti nginep deh kesini "


" beneran ya... "


" iya.. oya.. ibu tunggu info dari kamu "


" mhh.. oh oke sipp bu "


Tidak lama Ayah menghampiri Ibu dan Arunika. Yang disusul oleh Aksa dan Kak Ricky


" hmm.. Ayah padahal nginep aja " Arunika kepada Ayah nya


" Iya Nih, Ayah dan Ibu sudah lama tidak menginap disini " Aksa menimpali


" Lain waktu nanti kita menginap disini ya.. " susul Ayah


" Iya padahal ga apa-apa ayah dan Ibu jika ingin menginap disini, di rumah biar Ricky yang jaga .. "


" hahahahhaha " semua yang ada diruangan tertawa


" lain waktu nanti ayah dan ibu memginap ya nak Aksa, oya Arsya mana ? " tanya ibu


" iya Arsya kemana Mas ? " tanya Arunika


" tadi sudah dibawa Siti, untuk tidur sepertinya Arsya juga sudah mengantuk " Aksa kepada ibu dan Arunika


" baiklah kalau begitu, kami pamit yaa.. "

__ADS_1


" baik ayah, ibu, kak Ricky, hati-hati dijalan " Aksa kepada kedua mertua dan kakak iparnya


" oke.. Sa.. saya Pamit ya.. "


" baik kak.. terimakasih sudah berkunjung "


Aksa dan Arunika mengantarkan ayah ibu dan kak Ricky sampai teras depan, setelah ketiganya masuk kedalam mobil dan berlalu meninggalkan rumah Arunika. Aksa dan Arunika masuk kedalam rumah, Aksa mengunci pintu memeriksa jendela dan pintu-pintu rumah yang lain, dikhawatirkan ada yang belum terkunci, setelah dirasa aman, Aksa menghampiri Arunika yang sedang merapihkan piring dan gelas.


" sudah selesai ? " tanya Aksa


" sudah, pintu jendela sudah pah ? " tanya Arunika


" sudah aman "


" oke "


Arunika menyusul Aksa menuju kamar, sebelum masuk ke kamar nya Arunika melihat dulu Arsya dikamarnya, ia melihat Arsya sudah terlelap tidur, saat Arunika menghampiri, Siti yang ketiduran terbangun.


" bu.. " Siti beringsut bangun


" suuttt... "


" saya ke kamar saya ya bu "


" oke, makasih ya "


" sama-sama bu, permisi "


" ya.. "


Arunika membetulkan selimut yang menutupi Arsya, terdengar suara pintu terbuka, Aksa masuk ke kamar Arsya melalui pintu didalam kamar yang terhubung ke kamar nya.


" Arsya sudah tidur mah ? "


" hmm.. " Arunika mengangguk


" ke kamar yuu.. "


" hmm.. " Arunika tersenyum


Setelah mengecup kening Arsya, Aksa dan Arunika kembali ke kamarnya, ia berjalan menyusul suaminya menuju kamar.

__ADS_1


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2