Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 15


__ADS_3

Hari ini hari libur, Aksa berjanji kepada Arunika untuk mengantarkannya belanja bulanan, seperti biasa jika berbelanja mereka tidak membawa Arsya karena Arsya tidak terlalu betah jika diajak keliling swalayan lama-lama ia pasti akan cepat minta pulang. Terkecuali hanya pergi berjalan-jalan Aksa dan Arunika pasti mengajak Arsya dan juga Siti.


" Siti.. saya sama bapak pergi dulu ya.. titip Arsya " Arunika kepada Siti


" Iya bu, tenang saja den Arsya aman bu.. "


" oke, makasih.. oya kamu mau titip apa ? " tanya Arunika


" hmm.. tidak bu terima kasih "


" kamu bukannya suka ngemil kan ? " Arunika kepada Siti


" mhh.. iya.. tapi.. ga usah bu terima kasih " Siti malu-malu


" yaudah kalo gitu, kamu masih malu-malu aja, padahal udah lama kan kamu disini "


" bu.. ibu sudah sangat baik sama saya.. saya malu bu " Siti kepada Arunika


" hmm.. kamu juga kan sudah bantu saya menjaga Arsya "


" sudah tugas saya bu "


Aksa menghampiri Arunika yang sedang berbicara dengan Siti.


" Udah siap mah ? " Tanya Aksa


" mhh.. pah, udah kok " Arunika menoleh ke arah Aksa


" Sit, tolong jaga Arsya ya.. " Aksa kepada Siti


" Siap pak "


" Oke "


" Kita pergi dulu ya Sit, kunci semua pintu "


" Iya bu "


Siti mengekori Aksa dan Arunika untuk mengunci pintu rumah.


Aksa dan Arunika menaiki mobil, berlalu menuju Swalayan, karena memang Arunika hari ini akan membeli beberapa keperluan rumah tangga untuk satu bulan.


Sesampainya mereka di Swalayan, Aksa dengan sigap membawa dua troli besar, ia tahu pasti Arunika berbelanja kebutuhan rumah tidak akan sedikit.


" Sini pah satu sama aku .. "


Aksa menyerahkan satu troli ke Arunika.


" kemana dulu mah ? " tanya Aksa

__ADS_1


" Cari beras dulu deh "


" Oke.. "


Aksa selalu mengekori kemanapun Arunika berjalan, sampai di satu tempat Arunika sedang memilih beberapa susu untuk Arsya , Aksa sedang memilih beberapa makanan, mereka hanya terhalang satu lorong, dari kejauhan ada seorang pria yang sedari tadi memperhatikan Arunika, lalu pria itu menghampiri Arunika dan mulai menyapanya.


" Hai.. permisi " pria itu ke Arunika


" hah... ya.. " Arunika langsung menoleh kaget


" Arunika, apa kabar ? " tanya pria itu


" Pak Reza .. Alhamdulillah kabar ba..baik pak " Arunika menjawab


Pak Reza adalah guru Arunika semasa SMA ia guru muda pada saat itu yang selalu memberikan perhatian ke Arunika.


" Alhamdulillah.. lagi belanja ? " tanya Reza


" euhh iya pak " Arunika merasa canggung


" oya kamu dari jaman sekolah sampai sekarang engga berubah loh.. masih sama "


" hmmmm... " Arunika hanya tersenyum dipaksakan


" gimana kamu sekarang pasti sudah jadi advokat dong ? teman kamu Salsa dan Monic gimana ? kalian satu kampus kan ? " Reza terus bertanya ke Arunika


" euhh.. engga pak, saya ga jadi advokat, diantara kita bertiga hanya Salsa yang menjadi advokat "


" Karena saya yang melarang istri saya untuk bekerja menjadi advokat " Aksa datang menghampiri Arunika setelah ia mendengar istrinya berbicara dengan seorang laki-laki dari balik lorong, Aksa buru-buru menghampiri istrinya.


Arunika langsung membalikkan badannya ke arah datangnya suara, Arunika semakin kikuk, ia takut jika suaminya menadi salah faham, Arunika sangat tahu karakter suaminya.


" oh.. jadi.. kamu sudah menikah nika ? kok tidak mengundang guru-guru di sekolah ? " Reza mengalihkan pembicaraan


" kita menikah waktu itu karena sedang masa pendemi, jadi tidak terlalu banyak yang kami undang, hanya keluarga dan kerabat dekat saja, mohon maaf jika kami tidak mengundang bapak " Aksa kepada Reza


" oh..o..a... i..iya pak Reza seprti itu, oya pah, kenalin ini guru aku waktu sekolah SMA, Pak Reza ini suami saya " Arunika dengan kikuk memperkenalkan Aksa ke Reza


" oh ya Pak, saya Reza "


" Saya Aksa, suami Arunika " Aksa datar


" kamu,masih banyak yang mau dicari kan ? " tanya Aksa ke Arunika


" oh.. i..iya .. kalau gitu.. saya duluan ya .. permisi pak Reza " Arunika berpamit Aksa hanya tersenyum datar


" oya silahkan .. mari... " Reza memperhatikan kepergian Arunika dengan Aksa


Arunika kembali mencari beberapa kebutuhan yang di perlukan, ia berusah untuk menetralkan suasana, namun Arunika sadar mood Aksa seperti nya menjadi kurang baik.

__ADS_1


" duh ada-ada aja sih, kenapa juga pake ketemu pak Reza, disaat aku udah nikah kaya gini.. alamat panjang kali lebar nih .. di introgasinya " batin Arunika


Ia masih melihat Aksa tidak berbicara, Aksa hanya mengikuti kemana Arunika pergi.


" Pah .. coffe latte papah habis kan ya, mau beli berapa nih ? " tanya Arunika berusaha untuk mengembalikan mood Aksa


" hmm... " Aksa hany mengangguk


" mulai kan kalo udah hmm..hmm..hmm.. " batin Arunika lagi


Arunika mengambil beberapa bungkus coffe latte untuk stok Aksa di rumah.


" hmm.. apalagi ya.. " Arunika mengambil sabun cuci berwarna biru, biasanya ia membeli yang warna pink, ia akan alergi jika yang berwarna biru, Arunika sengaja apakah Aksa akan kembali bicara jika ia salah mengambil barang.


" kenapa yang biru ?! " tanya Aksa


Akhirnya Aksa kembali berbicara, strategi Arunika berhasil.


" oh iya pah, salah ambil hehehe "


" kamu itu.. kamu kan alergi kalo pake yang biru, jangan cari gara-gara deh, sini.. papa ambilin yang pink " Aksa menukarkan sabun yang tadi Arunika ambil


Arunika hanya tertawa namun ia tahan saat Aksa menoleh ke arahnya.


" kenapa ? "


" engga apa-apa, ihh ketus banget "


Aksa kembali menoleh ke Arunika.


" papa kenapa sih ? kesambet setan apa pah ? "


" husss .. ngomongnya sembarangan "


" ya papa nya gitu "


" kok kamu bisa ketemu sih sama guru kamu yang dulu katanya suka kasih-kasih perhatian gitu ke kamu "


" ya mana mama tahu pah, namanya ketemu, ya ketemu aja, eh kok papa bisa tahu kalo dia guri yang suka perhatian ke mama "


" ya tahu lah .. mama kan pernah cerita "


" oh iya kah ? kok mama lupa " Arunika tertawa menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" tau ah .. " Aksa berlalu mendorong troli meninggalkan Arunika


"kumat kalo udah kaya gini.. huft " gumam Arunika ia kembali mendorong troli menyusul Aksa


🍭🍭🍭

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2