Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 25


__ADS_3

Keesokan hari nya Aksa pergi ke kantor menggunakan mobil Arunika yang sempat ia belikan beberapa waktu lalu, untuk keperluan Arunika mengajar ke kampus niat nya sih seperti itu, tapi tetap saja Aksa masih belum mengijinkan sepenuhnya, ya begitulah Aksa ia lebih senang menjadi supir pribadi istrinya daripada melihat istrinya mengendarai mobil sendiri atau bersama supir.


" Mah.. papa pinjam mobil ya.. " Aksa kepada Arunika sambil memasang dasi di leher nya, Arunika yang sedang membereskan pakaian kotor yang akan ia bawa ke bawah untuk di cuci pun menoleh lalu menghampiri Aksa


" Pakai aja pah, lagian juga jarang aku pake kan " Arunika meraih dasi lalu membetulkannya


" Makasih mah.. " Aksa tersenyum


" ga perlu berterimakasih, itu kan mobil papa juga "


" siapa bilang, itu mobil mama, makanya papa minta ijin untuk pakai mobil itu, kalo itu mobil papa buat apa papa minta ijin pakai aja langsung "


" iyaa... " Arunika mengiyakan ia tidak mau berdebat dengan suaminya karena ia sudah tau ujung nya pasti akan kalah.


Setelah selesai memasangkan dasi, Aksa yang disusul Arunika keluar kamar menuju ruang makan tidak lupa Arunika membawakan jas kerja Aksa yang masih tergantung di pintu lemari pakaian.


Dimeja makan sudah terhidang beberapa menu makanan.


" Mah , tumben banyak banget masak nya, biasanya sarapan nasi goreng aja " Aksa menggoda


" hmm.. ga tau pah mama lagi seneng masak aja " Arunika sambil mengambilkan nasi ke atas piring untuk Aksa


" ga apa-apa papa seneng kok, apapun itu mau kamu masak banyak atau nasi goreng aja, papa tetep seneng kalo kamu yang masakin "

__ADS_1


" hmmm... yaudah dimakan pah "


Mereka berdua sarapan bersama, tidak lama Arsya menghampiri kedua orangtuanya, yang disusul oleh Siti.


" kenapa sayang lari-lari ? " tanya Arunika


" Maaf bu, Mas Arsya ga mau mandi saya jadi kejar-kejaran deh bu " Siti kepada Arunika


" Sayang.. kamu mandi yaa.. sama bi Siti ayoo.. jangan lari-lari nanti selesai mandi langsung sarapan.. " Arunika ke Arsya


" ga mau.. !! " Arsya terus berlari


" aduh bu.. permisi saya mau kerjar Mas Arsya " Siti kembali mengejar Arsya


" Arsyaa.. ! jangan begitu ayo mandi ! jangan lari-lari seperti itu.. "


" Pah.. " Arunika menatap Aksa pertanda tidak setuju Aksa berbicara terlalu keras kepada Arsya


Arsya mendengar suara ayah nya langsung diam.


" tuh kan, papa nya Mas Arsya jadi marah, ayo mandi dulu " Siti membujuk Arsya


Arsya menghampiri Siti, lalu ia mengikuti apa yang diperintahkan ayah nya. Arsya dibawa untuk mandi oleh Siti.

__ADS_1


" Pah.. jangan keras-keras kalo bicara ke Arsya dia masih kecil " Arunika kepada Aksa


" Ga apa-apa mah, Arsya laki-laki , papa bukan memarahi dia, hanya saja ia harus sudah mulai disiplin dan menurut apa yang diucapkan oleh orangtuanya, mendidik bukan berarti memarahi " Arsya kepada Arunika


" hmm.. " Arunika hanya menghela nafas


Setelah selesai makan seperti biasa Arunika membereskan piring lalu merapihkan kembali meja makan, Aksa bergegas untuk berangkat ke kantor, tidak lupa ia mengenakan jas dan membawa tas kerjanya.


" Mah .. papa berangkat ya.. hati-hati di rumah, sampaikan ke Arsya papa berangkat.. " Aksa kepada Arunika tidak lupa ia pun mengelus perut Arunika seraya berkata " sayang.. papa berangkat dulu yaa jaga mama ya sayang .. "


Arunika hanya tertawa kecil melihat tingkah suaminya, sejak kehamilan Arsya sampai kehamilan yang sekarang perlakuannya kepada Arunika tidak berubah malah semakin posesif.


Aksa berjalan menuju pintu utama, saat Akan memasuki mobil Aksa kembali menghampiri Arunika.


" kenapa pah ? " tanya Arunika


" kunci mobilnya mana ? " tanya Aksa balik


Arunika tertawa " itu.. di laci pah "


" oke " Aksa berjalan mengambil kunci mobil lalu kembali berjalan ke garasi mobil, untuk segera berangkat menuju kantor.


🍭🍭🍭

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2