
Dilain tempat Arunika sedang duduk menikmati keindahan sore hari bersama Arsya dan Siti di salah satu cafe, ia sambil memantau cctv di rumah dari ponselnya, ia melihat Aksa yang mondar-mandir di dalam rumah merasa kasian sekaligus lucu, pasti Aksa akan marah besar jika ia tahu bahwa ia sedang mengerjai suaminya.
Arunika teringat semalam jika hari ini adalah ulang tahun Aksa, ia padahal sudah sering mengingatnya jauh-jauh hari namun entah mengapa ia pun lupa, Aksa pun begitu ia pasti lupa dengan hari lahir nya sendiri karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya, setelah Aksa pergi dari rumah menuju kantor, Arunika mulai merencanakan sesuatu, ia meminta bantuan Siti, sebelumnya Arunika pun sudah menghubungi ibu mertuanya dan memberi tahu bahwa ia akan memberikan kejutan untuk Aksa.
Orangtua Arunika pun diberi tahu, jadi nanti orangtua Aksa dan Orangtua Arunika akan datang bersama-sama ke rumah Arunika.
" Sit.. awas itu Arsya nanti jatuh "
" Iya bu, saya selalu pegang Arsya "
" oke "
" oya bu, kapan kita pulang ? " tanya Siti
" Sebentar lagi saya nunggu mama papa dan ayah ibu dulu, kalau mereka sudah siap baru kita berangkat juga dari sini "
" oh iya bu, pak Aksa marah ga ya bu ? " tanya Siti
" kalau saya rasa sih dia pasti marah.. hmm kamu tahu kan papa nya Arsya hehehe "
" hmm.. iya bu.. tapi nanti ibu dimarahin sama pak Aksa gimana ? "
" engga apa-apa, kalau dia tahu lagi dikerjain terus kita kasih kejutan palingan marah nya juga ga jadi "
" iyaa ya bu heheh " Siti kembali fokus kepada Arsya
Arunika masih memantau, cctv di rumah melalui ponselnya ia melihat Aksa duduk di sofa ruang tv, ia sesekali terlihat sedang menelepon, namun entah menelepon siapa, karena ponsel Arunika sengaja di non aktifkan ia akan menggunakan ponsel siti untuk menghubungi kedua orangtua dan mertuanya nanti, karena Aksa tidak menyimpan no ponsel siti sehingga ia tidak bisa menghubungi Siti.
Arunika menjadi geli sendiri, sesekali ia tertawa melihat tingkah Aksa yang ia lihat dari ponselnya. Tidak lama ada pesan masuk ke ponsel Siti, pesan dari kedua orangtua dan mertua Arunika jika mereka sudah siap, akhirnya Arunika pun bersiap untuk kembali ke rumah, dengan membawa kue dan kado untuk Aksa.
...****************...
__ADS_1
Dirumah Aksa masih saja bingung sendiri, ia memberanikan diri untuk menghubungi orangtua Arunika terlebih dahulu. Telepon terhubung..
" Halo.. nak Aksa Assalamu'alaikum "
" ya bu, waalaikumusalam "
" hmm.. bu apa ada Nika dan Arsya kesana ? "
" Nika ? Arsya ? engga , memangnya mereka kemana ? kok kamu sampai ga tau " Ibu Arunika bersandiwara
" hmm.. iya bu mungkin sedang ke swalayan dengan siti, eeh... saya coba hubungi Arunika lagi " Aksa menjadi kikuk sendiri
" hmm.. ya.. "
" kalau begitu saya tutup dulu ya bu teleponnya "
" iyaa nak.. "
" Halo Aksa.. apa kabar nak ? "
" Alhamdulillah kabar baik mah "
" Tumben nih, gimana Arsya Nika baik dan sehat-sehat semua ya " tanya mama Aksa bersandiwara juga
" Alhamdulillah mah, tapi ini mah mhh.. engga jadi deh "
" kenapa ? ada apa ? " tanya mama Aksa
" mmh.. engga apa-apa mah " Aksa sudah berfikir sepertinya Arunika tidak ada ke rumah orangtuanya karena barusan mama nya menanyakan kabar Arsya dan Nika
" duhh gimana nih, kemana kamu Nikaaaaa ! " batin Aksa
__ADS_1
" kenapa Aksa, ga biasanya kamu, ada apa cerita ayo "
" engga kok mah ini apa, Nika sama Arsya pergi dari rumah "
" Apa ?? pergi dari rumah "
" i..iiya mah "
" ada masalah apa kamu sama Nika, Nika di apain sama kamu sampe dia pergi dari rumah !! " tanya mama Aksa, namun dalam hati mama Aksa tertawa mendengar Aksa sepertinya sedang bingung sendiri
" engga mah, ga ada masalah apa-apa, aku juga ga tau tiba-tiba Nika ga ada di rumah "
" Aksa.. cari Nika sampai ketemu ! ga mungkin kalo ga ada apa-apa nika bisa pergi dari rumah "
" yaudah mah, aksa tutup dulu ya telepon nya , Aksa mau cari Nika "
Klik telepon di tutup
Tidak lama Aksa langsung naik ke lantai dua menuju kamar nya mengambil kunci mobil dan dompet ia segera turun dan berjalan menuju pintu ruang tamu ia akan mencari Arunika.
Saat Aksa akan membuka pintu, Arunika, Arsya dan Siti sudah sampai di depan pintu rumah, sengaja Arunika yang masuk rumah terlebih dahulu kedua orangtua dan mertuanya menunggu di luar pagar rumah yang tidak terlihat oleh Aksa.
" Nika... darimana kamu !! " Aksa dengan nada suara tinggi Siti yang mendengarnya menjadi kaget ia langsung membawa Arsya yang sedang tidur ke dalam karena sudah diberi kode oleh Arunika.
Arunika hanya terdiam dan tersenyum, membuat Aksa semakin kesal dan jengkel
" Jawab ! darimana sih, telepon ga bisa, ga nitipin pesan apa-apa, tau-tau pergi ga bilang-bilang, kamu tahu aku khawatir sama kamu, sama Arsya ! " Aksa semakin berapi-api, ia pun semakin jengkel karena Arunika tetap diam seribu bahasa.
🍭🍭🍭
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰
__ADS_1