Dua Cinta Untuk Satu Hati

Dua Cinta Untuk Satu Hati
BAB. 45.


__ADS_3

Deon menatap Q yang sedari tadi juga menatap Deon dengan terus tersenyum.


Q tahu ada begitu banyak pertanyaan yang ingin Deon tanyakan padanya, namun entah kenapa Deon belum juga berbicara apa pun.


"Tuan Deon, jika anda memiliki sebuah pertanyaan silahkan saja tanya pada saya, mungkin saja saya bisa menjawabnya,"ucap Q.


"Ya, memang saat ini saya punya begitu hal yang ingin saya ketahui, terutama tentang istri saya dan juga Rendra."


"Saya mengerti, jadi biar saya menceritakan sedikit tentang Nona Dira dan juga Tuan Rendra, mungkin setelah Tuan Deon mendengar cerita saya, Tuan Deon dapat mendapatkan jawaban yang Tuan Deon inginkan."Ucap Q.


Deon hanya terdiam dan menatap wajah Q dengan serius. Q pun akhirnya langsung menceritakan sedikit tentang Dira dan juga Rendra.


"Saya tidak tahu, awal pertemuan Tuan Rendra dan juga Nona Dira, yang saya tahu saat Tuan Rendra membentuk kami menjadi sebuah kelompok yang cukup tangguh, Tuan Rendra sudah bersama dengan Nona Dira.


Bahkan Tuan Rendra adalah tangan kanan dari Tuan Hermansyah.


Seiring berjalannya waktu, kami semuanya tahu bahwa Tuan Rendra dan juga Nona Dira saling mencintai.

__ADS_1


Mereka sering pergi berdua hanya untuk sekedar menghabiskan waktu, atau berlatih dan menjalankan misi.


Tuan Rendra sangat mencintai Nona Dira, karena itu apa pun akan dia lakukan untuk melindungi dan membuat Nona Dira bahagia.


Tapi kami tidak tahu, kenapa Tuan Rendra tidak ingin menikahi Nona Dira. Meskipun sudah berulang kali Nona Dira mengungkapkan isi hatinya untuk menikah dengan Tuan Rendra."


"Rendra menolak Dira?,"tanya Deon," Kenapa?."Sambung Deon.


"Itu saya tidak tahu, yang saya tahu mereka saling mencintai.


Bahkan Tuan Rendra meninggal pun karena cintanya pada Nona Dira.


Tapi apa yang kami lakukan saat ini, kami sedang menjalankan perintah dari Tuan Rendra.


Dulu saat Tuan Rendra membawa Tuan muda Raw yang masih kecil, pada saat itu Tuan Rendra melihat bakat yang di miliki oleh Tuan muda Raw, bahkan kemampuannya yang tidak jauh berbeda dengan nya.


Setelah itu Tuan Rendra pun memerintah kami untuk bersumpah setia juga pada Tuan muda Raw, dan menjaga semua yang akan di tinggalkannya untuk Tuan muda Raw.

__ADS_1


Dan seperti yang anda lihat saat ini, kami sudah kembali dan berada di bawah tangan Tuan muda Raw yang kini sudah mengubah identitas nya menjadi Tuan Rendra."


Deon terdiam saat mendengar cerita dari Q. Namun saat teringat perkataan Q yang mengatakan Dira dan Rendra saling mencintai membuat Deon kesal.


"Apa mungkin rasa itu masih tersisa sampai saat ini?.


Apakah sikap Dira saat bersama Rendra sama seperti saat bersama dengan ku atau justru lebih?


Apakah aku pernah ada di hatinya, atau dari dulu sampai saat ini hanya Rendra yang ada di hati nya. Lalu bagaimana dengan ku?."


"Seperti Rendra?."Tanya Deon.


"Tuan Rendra adalah orang yang tidak dapat di tebak, dia dingin namun hangat.


Tapi dia juga sangat panas dan pada saat itu, tidak akan ada yang berani mengganggunya.


Wajah tampan, sorot matanya tajam, namun penampilannya urakan.

__ADS_1


Meskipun begitu Tuan Rendra banyak di sukai oleh wanita, salah satunya Nona Dira."


Setelah mendengar jawaban dari Q, Deon pun langsung pergi dari tempat itu.


__ADS_2