Dua Cinta Untuk Satu Hati

Dua Cinta Untuk Satu Hati
BAB51


__ADS_3

Sesampainya Rendra di rumah sakit, Rendra pun langsung menemui Dokter yang tadi menghubunginya.


"Dokter"ucap Rendra saat masuk kedalam ruang Dokter itu.


"Tuan Rendra, silahkan duduk"ucap Dokter.


Rendra pun langsung duduk di hadapan Dokter. Kemudian Dokter pun menjelaskan semuanya pada Rendra mengenai jantung yang Rendra cari untuk anaknya.


"Saya yakin kali ini pasti cocok Tuan"


"Apa orang tuanya tidak masalah jika jantung anaknya aku ambil?"tanya Rendra.


"Saya sudah berbicara padanya, dan setelah berpikir dia setuju jika jantung anaknya akan di donorkan pada anak anda.


Tapi dengan satu syarat, Tuan harus mengizinkan dia bertemu dengan anak tuan kapan pun dia mau"jelas Dokter itu.


"Apa alasannya?"tanya Rendra kembali.


"Karena dia ingin mendengarkan detak jantung anaknya yang nantinya akan berada di tubuh anak Tuan"jawab Dokter.


"Baiklah kalau masalah itu saya tidak masalah lagi pula itu haknya, dengan mengikhlaskan jantung anaknya untuk di donorkan pada anak saya saja, saya sudah sangat senang.


Tapi apa boleh saya tahu kenapa Dokter memilih anak itu?"


"Tidak ini hanya sebuah kebetulan saja, karena memang dari sejak dia lahir di punya kelainan dan kondisinya sesali saja lemah. Dan saya perkirakan dia tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi.


Kemudian saya pun mengatakan semuanya pada Ibunya dan dia bersedia jika jantung anaknya akan di donorkan pada anak Tuan Rendra"jelas Dokter.


"Boleh saya melihat anak itu dan juga bertemu dengan orang tuanya?"


"Tentu saja Tuan, kebetulan Ibunya baru saja datang. Ayo saya antarkan."

__ADS_1


Rendra pun pergi bersama dengan Dokter itu untuk bertemu dengan orang tua dan juga anak itu.


Tak lama mereka pun sampai di sebuah ruang inap, Dokter mengetuk pintu kamar lalu masuk bersama dengan Rendra.


"Selamat siang Nyonya, Tuan Rendra ingin bertemu dengan anda"ucap Dokter.


Wanita itu pun melihat kearah Rendra sambil tersenyum. Sedangkan Rendra sedikit terkejut saat melihat wanita itu.


Wanita itu memang tidak kenal dengan Rendra, tapi Rendra sangat kenal wanita itu, karena bagaimana pun dia adalah Kakak iparnya.


Wanita berdiri dan mengulurkan tangan pada Rendra, Rendra pun menyambut uluran tangannya.


"Perkenalkan nama saya Ilona, dan itu anak saya Boy"ucap wanita itu memperkenalkan dirinya.


"Rendra"


"Maaf Tuan Rendra, Nyonya Ilona saya ada urusan, silahkan kalian mengobrol dulu"ucap Dokter.


"Iya, terimakasih Dokter"saut Rendra.


"Apakah Boy sudah lama seperti ini?"tanya Rendra membuka pembicaraan dengan Ilona.


"Ya, aku yakin Dokter sudah mengatakan semuanya padamu.


Maaf sebelumnya jika gaya bicara aku seperti ini, ya agar lebih nyaman saja.


Bagaimana dengan anak kamu?"ucap Ilona.


"Sejak lahar anakku memiliki jantung yang bermasalah, saat itu aku masih yakin kalau dia akan baik baik saja.


Tapi ternyata, dia tidak akan bisa bertahan lebih lama dengan jantung. Jadi aku mencari jantung yang cocok untuknya.

__ADS_1


Sebelumnya ada orang yang mau menjual jantung anaknya padaku dan aku akan membayar berapapun yang mereka minta, tapi sayang jantung itu tidak cocok.


Lalu kenapa kamu merelakan jantung anakmu di donorkan pada anakku?"


"Mau bagaimana lagi, hidup anakku tidak akan lama lagi. Padahal aku bahagia saat dia lahir ke dunia ini, karena dia aku pasti tidak akan kesepian lagi dan hidup ku tidak akan terasa hampa.


Tapi ternyata takdir berkata lain, ya mungkin ini adalah karma untuk ku"jelas Ilona.


"Karma?"


"Iya.


Dulu aku hidup bersama dengan keluargaku. Hidupku selalu berkecukupan, aku selalu di manja oleh Mamaku dan aku pun selalu mendapatkan apa yang aku mau.


Bahkan aku bisa menikah dengan pria yang aku sukai. Tapi setelah menikah aku tidak pernah merasakan sebuah kebahagiaan dalam pernikahan itu, bahkan cinta dari suami ku pun tidak.


Aku dan Mama ku sangat serakah dan kami ingin semua harta yang di tinggalkan oleh Papah jatuh ketangan kami, padahal kami sedikit pun tidak punya hak untuk itu.


Hingga terjadi sesuatu yang sangat tidak aku inginkan, Mamah ku meninggal dan aku menyalakan adikku sendiri karena kesalahannya yang Mamahku lakukan, karena aku tidak terima dengan apa yang sudah terjadi saat itu.


Sekarang aku menyesali semuanya, dan aku sadar bahwa yang terjadi padaku saat ini adalah balasan dari semua yang aku lakukan dulu."


"Apa suami mu setuju dengan keputusan mu mendonorkan jantung Boy pada anak ku?"tanya Rendra.


"Keputusannya tidaklah penting, lagi pula dia bukanlah Ayah dari anak ku. Jujur saja aku juga tidak tahu siapa Ayah dari anakku ini, tapi anakku tidak salah apa pun bukan, dia tidak tahu apa apa"jawab Ilona.


"Baiklah aku sangat berterima kasih padamu atas kebaikan mu dan keikhlasan mu"ucap Rendra.


"Tapi setelah jantung anakku menjadi jantung anakmu, aku mohon jangan halangi aku untuk bertemu dengan anakmu, karena aku ingin mendengar detak jantung anakku"pinta Ilona pada Rendra.


"Kamu tidak perlu khawatir akan hal itu"

__ADS_1


Setelah cukup lama berbicara dengan Ilona, Rendra pun pamit untuk menyimpan semuanya.


Rendra sangat yakin kalau kali ini pasti akan cocok karena bagaimana pun Ilona adalah Kakak Gaby dan pasti mereka memiliki gen yang sama


__ADS_2