Dua Cinta Untuk Satu Hati

Dua Cinta Untuk Satu Hati
BAB 56.


__ADS_3

Malam pun tiba, Ilona kembali ke rumah Rendra. Saat Ilona kembali, Ilona melihat Rendra yang sedang menimang anaknya.


Terlihat dengan jelas kalau Rendra sudah sangat mengantuk.


"Sini biar aku yang menidurkannya, kamu pergilah tidur lebih dulu"ucap Ilona sambil mengambil alih bayi itu.


Karena Rendra memang sudah sangat mengantuk, Rendra pun mempercayakan anaknya pada Ilona.


Rendra langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa tanpa berkata apa pun lagi pada Ilona.


Ilona tidak mengerti kenapa Rendra begitu sedikit bicara. Tapi sepertinya dia sedang mempunyai begitu banyak masalah kali ini, dan sepertinya sangat berat.


"Nona Ilona"panggil Q.


"Iya"


"Mari saya antar anda ke kamar"ucap Q.


Ilona pun mengikuti langkah Q yang berjalan di depan sambil membawa kopernya, sedangkan Ilona masih dengan sangat telaten menimang bayi tampan itu.


"Silahkan Nona ini kamar anda"

__ADS_1


"Baiklah, terimakasih banyak Q.


Oh iya katakan pada Rendra, kalau anaknya akan tidur bersama dengan ku"ucap Ilona.


"Baik Nona"saut Q yang kemudian langsung pergi meninggalkan Ilona.


Ilona pun masuk kedalam kamar lalu menutup pintu itu dan menguncinya dari dalam.


Ilona terus menimang bayi itu hingga akhirnya bayi itu pun tidur di gendongan Ilona. Kemudian Ilona menaruh bayi itu perlahan di atas tempat tidur.


"Selamat tidur sayang semoga mimpi indah"ucap Ilona yang kemudian mencium kening dan dada bayi itu.


Lalu Ilona mengambil stetoskop lalu mendengarkan detak jantung bayi itu. Ilona tersenyum dan air matanya pun menetes.


Mamah senang sekali karena walaupun kamu sudah tidak ada, Mamah masih bisa mendengar suara detak jantung kamu"


Ilona pun menyiapkan stetoskop nya kembali lalu Ilona pun memutuskan untuk tidur.


Pada tengah malam anak Rendra menangis dengan sangat kencang. Ilona terbangun, lalu dengan cepat menggendong bayi itu.


Ilona bergegas keluar kamar untuk membuat susu, namun saat Ilona membuka pintu, Ilona terkejut saat melihat Rendra sudah ada di depan pintu sambil membawa susu.

__ADS_1


"Ini"ucap Rendra sambil memberikan botol susu itu pada Ilona.


"Kenapa kamu bisa tahu kalau aku akan buat susu?"tanya Ilona.


"Karena aku tahu kapan anakku akan merasa lapar"jawab Rendra.


"Hmm, Ren kalau boleh aku tahu kemana istri kamu? Maksudku pasti cape kan mengurus anak seorang diri, terlebih lagi kamu harus bekerja, apa terjadi sesuatu pada istri mu?"tanya Ilona.


Untuk sesaat Rendra terdiam dan hanya menatap anaknya. Ilona tahu kalau Rendra tidak akan menjawab pertanyaannya itu.


"Dia memilih laki laki lain dan tidak mempercayai ku"ucap Rendra yang kemudian pergi meninggalkan Ilona.


Ilona merasa bersalah, Ilona tahu pasti itu menyakitkan untuk Rendra.


"Mungkin ini alasan kenapa Rendra memilih untuk pergi keluar negri"


________


Waktu berjalan dengan sangat cepat, mentari pun sudah mulai menyinari bumi kembali. Rendra, Ilona dan yang lainnya sudah berada di bandara dan siap untuk berangkat ke luar negeri.


Berat rasanya meninggalkan semua kenangan di sini, tapi rasa sakit di hatinya tak lagi bisa tutupi. Rendra ingin pergi jauh dan melupakan semuanya.

__ADS_1


Rendra akan membangun dan menulis kisah kehidupannya yang baru di sana.


"Selamat tinggal rasa sakit, aku harap ini yang terakhir. Aku akan menutup rapat rapat kisah hidup ku yang lalu sebagai Raw, dan aku akan menulis kisah yang baru sebagai Rendra."


__ADS_2