
Setelah Rendra pergi, dengan rasa marah Dira menghampiri Gaby dan juga Adrian.
Dira menatap tajam pada Adrian dan juga Gaby.
"Apa yang sudah lakukan?
Terutama kamu Gaby, kenapa kamu menghianatinya? Apakah semudah itu cinta mu berpaling Gaby?"teriak Dira.
"Kak, kenapa Kakak berbicara seperti pada Gaby? Aku tidak terima ya Kak"saut Adrian.
"Cukup Adrian!
Dengar ya, Kakak sudah peringatkan kamu sebelumnya untuk tidak mendekati Gaby kembali apa lagi berusaha untuk merebutnya dari Raw.
Tapi kenapa, kenapa kamu tidak mau mendengarkan Kakak?"
"Kak, kenapa Kakak sangat perduli dan terus membela Raw.
Ingat Kak dia hanya bawahan kita, jadi Kakak tidak perlu seperti itu terhadap dia.
Lagi pula di sudah meninggalkan Gaby begitu lama tanpa penjelasan, apa Kakak menerima itu? Gaby adik ipar Kakak loh"
"Apa hanya karena itu?
__ADS_1
Iya Gaby?
Dia pergi karena ada alasan, semuanya ada alasannya"ucap Dira.
"Aku tahu ada alasannya, tapi apa? kenapa di tidak jujur padaku?"
"Gaby apakah pernah dia menanyakan tentang masa lalu, perna dia bertanya apa saja yang sudah kamu lakukan dengan Julio saat Julio menjadi Raw. Kamu tinggal satu atap bahkan satu tempat dengan Julio, pernah Raw bertanya padamu tentang itu?
Lalu berapa lama kamu pergi dan tinggal di Jerman hanya untuk memastikan perasaan mu, dan selama itu pun Raw selalu setia menunggu mu, meskipun bukan hanya kamu wanita yang menyukainya.
Biar aku beritahu padamu.
Raw tidak memberitahu kamu tentang apa yang di lakukan pada Jeriko dan Julio karena dia tahu dia sudah ingkar janji padamu, tapi Gaby, dia juga tidak bisa ingkar pada sumpahnya untuk membalas dendam pada orang yang sudah membunuh Kakak di depan matanya sendiri.
Dan kamu masih berdiri dengan tegak sampai saat ini karena Raw. Jika tidak ada Raw kamu sudah mati Adrian"jelas Dira.
Dira pun meneteskan air matanya. Adrian tidak mengerti kenapa Dira bisa sampai seperti ini membela Raw.
"Kenapa Kakak sangat menyayangi Raw?"tanya Adrian.
"Karena sejak Raw masih kecil Kakak yang menjaganya, Kakak membesarkannya seperti adik Kakak sendiri. Karena itu sumpah Kakak pada Rendra saat kematiannya.
Hingga akhirnya Ayah membawa Raw pergi dan Kakak mulai mencari jati diri Kakak kembali.
__ADS_1
Dan sekarang Kakak harus kehilangannya karena kalian"ucap Dira.
Dira pun pergi meninggalkan Adrian dan Gaby yang masih terdiam mematung. Gaby kini sadar kalau apa yang dia lakukan itu salah.
"Satu hal Gaby, selama ini Raw pergi karena dia sedang berusaha untuk mempertahankan hidup buah cinta nya dengan mu"
Deg
Buah cinta?
Gaby memikirkan kata kata Dira, dan Gaby teringat pada anaknya yang pernah Deon katakan kalau dia sudah meninggal.
Mungkinkah?
Gaby pun mengambil handphone nya lalu menghubungi nomor Raw, tapi sayang tidak aktif. Lalu Gaby pun menghubungi nomor Rendra dan sambungan telepon pun terhubung.
Sampai akhirnya Rendra mengangkat telpon dari Gaby. Rendra sama sekali tidak bersuara.
"Di mana kamu sekarang?
Aku akan pergi menemui mu, ada yang harus kita bicarakan"
"Heh, tidak ada yang perlu di bicarakan lagi. Lagi pula hari ini adalah hari terakhir kamu melihat ku"ucap Rendra dan sambungan telepon pun terputus.
__ADS_1