Dua Cinta Untuk Satu Hati

Dua Cinta Untuk Satu Hati
BAB 52.


__ADS_3

Waktu berjalan dengan sangat cepat, enam bulan kini telah berlalu. Banyak hal yang telah Rendra lalu dan lewati. Dan begitu besar harapannya untuk kesembuhan anaknya.


Dan semua yang di harapkannya pun kini terkabul, kondisi anaknya semakin membaik, bahkan sudah bisa ia bawa pergi. Hari ini Rendra berencana untuk membawa anaknya menemui Gaby. Rendra sangat yakin kalau Gaby pasti akan sangat senang jika tahu kalau anaknya masih hidup.


Rendra pun pergi bersama dengan Q. Di dalam perjalanan Rendra terus tersenyum, dia tidak sabar untuk bertemu dengan Gaby dan juga anaknya yang berada pada Gaby.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya Rendra pun sampai di rumah Deon. Rendra langsung keluar dengan anak yang dia gendong.


Namun setelah beberapa langkah Rendra langsung menghentikan langkah di saat Rendra melihat pemandangan yang sama sekali tidak ingin di lihatnya.


"Q....."panggil Rendra.


"Ya"saut Q.


"Bawa anakku masuk ke dalam mobil!"


"Baik."

__ADS_1


Setelah Q membawa anaknya masuk kedalam mobil, Rendra berjalan dengan cepat menghampiri Gaby dan juga Adrian yang sedang berciuman.


Lalu Rendra pun bertepuk tangan yang membuat Gaby dan Adrian terkejut, apalagi saat melihat Rendra.


"Kenapa berhenti, lanjutkan sayang! Aku ingin tahu sejauh mana kamu dan dia sudah melangkah"ucap Rendra.


"Tunggu dulu, kamu salah paham, ini tidak seperti yang kamu pikirkan"ucap Gaby.


"Memangnya apa yang aku pikirkan?"tanya Rendra yang membuat Gaby tidak bisa menjawab ucapan Rendra.


"Sudahlah Gaby untuk apa kamu merasa bersalah padanya. Kalau pun memang sudah terjadi sesuatu di antara kita, itu salahnya sendiri kenapa pergi tanpa berkata apa pun"ucap Adrian.


"Kenapa Gaby? Kenapa kamu menodainya, apakah semua yang sudah aku korbankan untuk mu masih belum cukup untuk membuktikan betapa aku mencintaimu.


Bukankan selama aku pergi aku selalu menghubungi mu meskipun tidak menjawab apa kamu pertanyakan, setidaknya kamu mengerti kalau aku akan kembali?"ucap Rendra yang terlihat begitu kecewa pada Gaby.


"Maaf, maaf karena aku berpikir kamu sudah tidak perduli dengan ku dan juga anak kita"ucap Gaby.

__ADS_1


"Heh, jadi itu yang kamu pikirkan terhadap ku selama ini. Baiklah Gaby, silahkan kamu bersama dengan cinta pertama mu kembali, aku sadar aku tidak pantas untuk mu.


Kamu wanita baik, sedang aku bukan laki laki yang baik. Dan semua yang dia katakan benar, aku sudah ingkar janji padamu, aku menghabisi Jeriko dengan tidak manusiawi dan juga sudah membuat Julio lumpuh seumur hidup.


Orang seperti aku tidak pantas bersanding dengan wanita suci seperti kamu"Ucap Rendra yang kemudian langsung pergi meninggalkan Gaby.


Gaby hanya terdiam mematung dan tidak bisa berbuat apa pun. Hatinya benar benar terluka, namun Gaby tahu Rendra pasti sangat kecewa padanya.


Saat Rendra akan masuk kedalam mobil, Dira mencekal tangan Rendra dan meminta Rendra untuk tidak pergi.


Namun kali ini Rendra menolak mentah mentah permintaan Dira. Rendra sudah terlanjur kecewa dengan apa yang sudah di lakukan Gaby dan Adrian.


"Aku mohon Ren"ucap Dira.


"Maaf tapi aku tidak bisa, Nona tahu selama ini aku berjuang menjaga anak aku agar bisa bertahan hidup.


Tapi apa yang aku dapatkan sekarang, sebuah penghianatan. Dan aku tidak bisa menerima yang namanya penghianatan.

__ADS_1


Sekarang aku tidak perduli jika Nona Dira ingin memberitahu Gaby semuanya. Karena pada saat itu aku akan pergi bersama dengan anakku ketempat di mana kalian tidak akan menemukan kami"


Setelah itu Rendra pun pergi.


__ADS_2