DUDA DINGINKU

DUDA DINGINKU
eps 35


__ADS_3

“ mereka sangat bahagia bukan, mereka sangat sangat serasi” ucap David lirih pada Naya yang ada di sampingnya


“ emm, sangat sangat serasi. Yang satu tampan yang satu sangat cantik” jawab Naya menyetujui ucapan David


“ sama seperti kita dong, saya tampan kamu cantik” ucap David menatap Naya. Sedangkan Naya yang di berikan rayuan bukannya tersipu malah menaikkan alisnya menatap penuh selidik David akan kelanjutan ucapannya


“ gimana kalau kita mengikuti jejak mereka, saya siap lahir batin kok” ucap David bersungguh sungguh


“ sorry om, saya ya yang tak siap lahir batin” balas Naya mendengkus


“ kalau gitu akan saya tunggu hingga siap lahir batin” ucap David yang tak menyerah


“ saran saya nih, jangan nunggu saya om. Soalnya takutnya sampai tua om nggak bakalan dapatin saya. Carilah wAnita yang lain selain saya untuk anda ajak serius om, masih banyak wAnita lain yang lebih baik dari saya di luaran sana.” Ucap Naya serius menatap lekat David yang ada di sebelahnya


“ why? Kasih saya satu alasan untuk jawaban kamu” ucap David


“ karena saya tak ingin memiliki hubungan apapun dengan pria selain teman” ucap Naya singkat


“ jadi om bisa dekat denganku sebagai teman tidak lebih dari itu, dan jikalau pun om memiliki perasaan padaku segeralah hapus sebelum perasaan itu semakin besar. WAnita lain lebih berhak mendapat cintamu yang besar om” kata Naya sembari bangkit dari duduknya


“ yuk, sudah waktunya kita menyalami kedua mempelai” tambah Naya


Mereka berdua pun berjalan menuju altar mengikuti yang lain. saat giliran Naya untuk mengucapkan selamat pada pengantin, Naya memeluk erat Nara.


“ selamat sayang, bahagia selalunya. Jangan lihat dari harganya ya” ucap Naya memberikan kado miliknya sepasang sandal dari merek ternama untuk Ansel dan Nara


“ makasih ay, gue bahagia memiliki lo sebagai sahabat gue yang selalu ada disetiap perjalanan gue. Cepat nyusul ya” ucap Nara memeluk Naya sekali lagi


Setelah dari Nara, Naya pun berganti untuk memberikan selamat pada Ansel.


“ selamat om, saya berharap kebahagiaan mewarnai kehidupan rumah tangga kalian. Dan jangan lupa keponakan gue agar cepat di produksi oke” ucap Naya bergurai


“ kau tenang saja. Nanti malam akan saya ajak lembur sahabatmu” kekeh Ansel


“ bagus bagus, saya tunggu hasilnya om” ucap Naya tertawa lalu turun untuk mengkulineri semua makanan makanan enak yang ada di pesta


“ selamat bro, gue tunggu Queen Queen lainnya” ucap David menyalim Ansel setelah ia selesai menyalim Nara


“ nggak perlu lo raguin, entar gue buat yang banyak. Lo cepetin nyusul gih bosan gue lihat lo ngejomblo mulu” ucap Ansel


“ lo mah. Nih kado gue” kata David menyerahkan kadonya lalu segera kabur sebelum kena semprot oleh sang sahabat

__ADS_1


Melihat David yang buru buru pergi dari hadapannya membuat Ansel penasaran apa kado dari sahabat laknatnya itu, ia rogoh saku jasnya seketika ia mengumpat menatap kesal kado dari David.


“ sialan lo vid, gue gak butuh ini kampret” dumel Ansel menatap sebungkus k*nd*m yang menjadi kado sahabatnya itu


Sedangkan David yang menatap wajah kesal sang sahabat dari bawah malah terkekeh kekeh hingga perutnya kram, sedangkan para undangan yang melihat David tertawa malah menyingkir dari David mengira David sudah terkontabinasi oleh virus gila karena di tinggal nikah oleh sang atasan.


Setelah selesai makan Naya naik keatas podium tempat di mana tadi seorang penyayi yang di undang bernyayi, ia meminta izin kepada pambawa acara terlebih dahulu setelah di beri izinlah makanya Naya bisa berdiri di atas podium saat ini.


“ mohon waktunya sebentar nya, sebelumnya perkenalkan saya Naya sahabat dan saudari dari mempelai wAnita. Di hari bahagia sahabat saya, saya ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk menghibur semuanya. Jika suara saya kurang ramah di telinga mohon di maklumi” ucap Naya sedikit terkekeh diakhirnya


Sedangkan Nara menatap penasaran sang sahabat baru kali ini sosok Naya ingin bernyayi ia yang bahkan sudah bersahabat dengan Naya sejak lama saja belum pernah mendengarkan suara Naya saat bernyayi.


“ sahabat tak akan pergi”


Sahabat, coba kita arungi


Lautan luas kita seb’rangi


Gungung yang tinggi ‘kan kita daki


Tak terasa letih


Melangkah ku ke ujung samud’ra


Kar’na tanpa kamu, aku hampa


Sahabatku di setiap langkah


Kau selalu ada


Dan istimewa di hati


Selamanya rasa ini


Sahabat takkan terganti


Suara Naya mengalun merdu memasuki gendang telinga semua orang. Nara menatap haru sahabatnya itu, matanya tanpak berkaca kaca ia juga ikut bernyayi tanpa suara mengikuti lirik dari lagu itu.


Dan ingatlah hari ini


Sampai kita tua nanti

__ADS_1


Selamanya rasa ini


Sahabat tidak pernah pergi


Selamanya di dalam hati


Kau sahabatku, takkan terganti


Ho-ho ooo


( kau sahabatku)


Melangkah ku ke ujung samud’ra ( ke ujung samud’ra)


Kar’na tanpa kamu, aku hampa (sahabatku)


Sahabatku di setiap langkah ( langkah)


Kau selalu ada ( selalu ada)


Dan istimewa di hati ( istimewa di hati)


Selamanya rasa ini ( rasa ini)


Sahabat tak akan terganti (tak akan terganti)


Dan ingatlah hari ini ( hari ini)


Sampai kita tua nanti (tua nanti)


Sahabat tidak pernah pergi ( pergi)


Selamanya di dalam hati ( hati), oh-oh ( ho-oh)


Setelah Naya menyelesaikan nyayiannya suara tepuk tangan bergelora memenuhi ruangan itu, Naya juga tanpa sadar menitihkan sedikit air matanya tapi dengan cepat ia hapus tanpa ketahuan oleh siapapun. Setelah mengucapkan terima kasih Naya pun turun dari panggung.


Acara berlanjut dengan meriah, Ansel juga mengajak Nara berkenalan dengan para rekan bisnisnya. Para tamu juga di berikan sajian sajian mewah. Queen tak mengganggu Nara dan Ansel setelah foto bersama Queen langsung bersama dengan Naya, makan dan bercanda bersama dengan Naya. Naya juga mengenalkan sang nenek dan keluarga paman nya tak lupa ani juga pada Queen, yang membuat Queen memekik bahagia karena mendapatkan keluarga lagi.


Queen tidak kalah cantiknya dengan sang mama hari ini, gadis 7 tahun itu menggunakan gaun indah yang senada dengan sang mama, rambutnya yang di cepol membuat Queen tambah menggemaskan dengan riasan tipisnya.


__ADS_1



Nara dengan gaun pengantinnya.


__ADS_2