DUDA DINGINKU

DUDA DINGINKU
eps 41


__ADS_3

Naya banyak berbincang bincang dengan bunda sindi, ia juga bermain dengan anak anak panti hingga ia lupa waktu dan juga bisa mengurangi kesepian yang melandanya.


**


**


“ daddy, ihhh geser...” marah queen mendorong ansel menjauh


“ geser kemana sih queen. Daddy sudah di ujung ini” kata ansel kesal


“ geser dikit, jangan dekat dekat” marah queen memelototi daddynya


“ daddy sudah tak dekat loh queen yang cantik, tempat kamu juga sudah lebar noh” ucap ansel tak terima dengan menunjuk tempat di mana saat ini queen sedang terlentang


“ tap...” ucapan queen terpotong sebab sang pawang sudah angkat suara


“ sudahlah sayang, by kita kapan tidurnya kalau kalian hanya berantam terus. Mama tinggal nih ke kamar tamu” ancam nara. Ia sudah pusing mendengarkan perdebatan antara putrinya dan suaminya tentang tempat tidur.


Seperti yang sudah di katakan queen melalui telepon tadi pagi yang ingin tidur bersama dengan kedua orangtuanya dan akhirnya nara dan ansel pun mengabulkannya. Tapi setelah hampir setengah jam bukannya bisa tidur dengan damai tapi kedua kesayangannya itu malah asik berdebat yang tak ada habisnya.


“ tidur atau tidur bersamanya tidak jadi” ucap nara lagi, mendengarkan ancaman sang komandan baik ansel maupun queen langsung bungkam dan menarik selimut mereka tak lupa menutup mata mereka untuk tidur

__ADS_1


Cup..


“ selamat tidur mama. Semoga mimpi indah” ucap queen bangun kembali hanya sekedar mengecup pipi nara


Cup...


Cup...


“ selamat tidur istriku dan putri tersayang daddy. Semoga mimpi indah” ucap ansel tak mau kalah


“ daddy..”


“ ehemmm” deheman dari nara kembali membuat ansel dan queen diam tak berkutik, tak lupa langsung mengambil posisi tidur agar lebih nyaman dan menutup mata menyelami mimpi indah yang akan datang.


Melihat keduanya yang sudah terlelap jatuh ke alam mimpi membuat nara menarik selimut hingga sebatas dada ansel dan queen lalu memberikan kecupan sayang kepada kedua orang itu dan menggumamkan kata kata pengantar tidur.


**


**


“ ini hadiah pernikahan kalian dari mama dan papa” ucap papa juno menyerahkan 2 tiket pesawat dengan tujuan ke negeri sakura

__ADS_1


“ makasih pa, ma” ucap nara, ia sangat bersyukur memiliki kedua mertua yang sangat baik dan pengertian kepadanya. Saat masih gadis dahulu ia sempat takut bila ia akan mendapatkan mertua yang galaknya seperti mertua mertua yang ada di sinetron sinetron.


“ apa jet pribadi kita telah di jual?” tanya ansel dengan menaikkan salah satu alisnya menatap bergantian pada mama dan papanya


“ ngaco kamu sel, yah enggak lah” jawab mama anita


“ jadi ngapain harus menggunakan pesawat umum bila kita mempunyai jet pribadi sendiri ma, pa” ucap ansel menatap balas pada mama nya


“ beda ansel. Beda, bila ingin berbulan madu lebih seru jika naik pesawat umum dari pada jet pribadi. Kamu nanti rasain sendiri saja, mama benar atau ngarang aja” ucap mamanya dengan sungguh sungguh


“ benar itu, mama dan papa dulu juga gitu an. Nenek dan kakekmu juga menyuruh kami menggunakan pesawat umum alih alih menggunakan jet pribadi. Dulu juga daddy seperti kamu nggak setuju, tapi setelah menjalaninya barulah papa tau bedanya di mana bila bulan madu menggunakan jet pribadi dan pesawat umum.” Tambah papa juno menimpali ucapan mama anita


“ terserahlah, ansel ikut aja” ucap ansel pasrah asalkan ia akan pergi bersama istrinya kan nggak mungkin dia harus bulan madu sendiri nggak bulan madu dong namanya


“ kamu ini sel, nggak ada bilang makasih makasih malah lesu gitu di kasih hadiah. Beda bangat sama menantu mama ini” gerutu mama anita menatap putra semata wayangnya itu


“ ia makasih ma, udah kan” ucap ansel menatap mamanya dengan sedikit senyum


“ terpaksa bangat senyumnya sel” ucap mamanya tak habis pikir


Setelah penerimaan hadiah pernikahan mereka pun menyudahi berbincang bincangnya dan memulai sarapan pagi mereka dengan nihmat. Setelah selesai sarapan mereka pun memulai aktivitas mereka, ansel dan nara mengantar queen bersekolah sedangkan mama anita dan papa juno menuju perusahaan.

__ADS_1


__ADS_2