
Setelah sampai di rumah Nara Ansel langsung mengajak Nara dan Naya berangkat menuju rumahnya, agar mereka juga bisa lebih menghemat waktu. Sesampainya di rumah Ansel, baik Nara dan Naya langsung meluncur kearah taman sedangkan Ansel lebih dahulu menyimpan mobilnya ke garasi.
Mereka mendekorasi taman itu dengan indahnya di bantu dengan beberapa maid. Nara, Naya, Ansel dan mama papa Ansel tanpak sesekali bercerita dan tertawa bersama. Setelah selesai mendekorasi taman menjadi jauh lebih indah dengan beberapa pernah pernik ulangtahun. Para perempuan pun masuk ke dalam dapur untuk masak makanan spesial untuk hari spesial Queen.
Saat jam sudah menunjukkan pukul 11 pagi lebih Ansel berpamitan untuk menjemput Queen kesekolah seperti janjinya ke Queen. Ia mengendarai mobilnya dengan kesepatan sedang, saat sampai di sekolah Queen Ansel langsung turun dari mobilnya dan segera menuju tempat penjemputan anak.
“ daddy” panggil Queen berlari masuk ke dalam pelukan Ansel
“ gimana sekolahnya senang?” tanya Ansel mengelus kepala sang putri sembari mereka berjalan menuju tempat di mana Ansel tadi memarkirkan mobilnya
“ emm senang bangat. Tadi Queen bermain dengan teman teman Queen, temen Queen juga sudah banyak Lily juga sekarang sudah menjadi teman Queen. Lily tidak pernah lagi mengganggu Queen, bahkan Lily sekarang akan memarahi anak anak yang lain kalau ngejelek jelekin Queen.” Ucap Queen tersenyum
“ wah, baguslah. Daddy senang deh kalau lihat putri daddy ini girang seperti ini” ucap Ansel sembari membukakan pintu mobil untuk Queen
“ thank you dad” ucap Queen lalu masuk ke dalam mobil
“ ehh dad kita mau kemana ini?” tanya Queen saat Ansel bukannya membawanya kembali ke rumah melainkan mengambil arah yang berbeda dengan arah ke rumah mereka
“ daddy lapar, kita makan dulu yah?” pinta Ansel menatap kesamping di mana putrinya duduk
“ ohh baiklah dad” jawab Ansel
“ selesai makan, Queen mau kan temenin daddy beli baju sekalian beliin Queen gaun soalnya kita harus menghadiri sebuah acara. Nggak papa kan?” tanya Ansel
“ nggak papa dad. Queen juga dah lama nggak beli gaun baru. Queen mau gaun seperti princes ” ucap Queen
“ baiklah nanti queen bebas memilih gaun yang mana Queen suka” ucap Ansel tersenyum
Sepanjang perjalanan mereka banyak berbincang bincang. Queen juga tanpaknya tidak ingat lagi bahwa ini hari ulangtahunnya. Ansel sengaja mengulur waktu mereka untuk pulang, sebab agar anak anak panti asuhan lebih dahulu sampai di mansion mereka, karena ulang tahun Queen kali ini akan mereka rayakan bersama anak anak panti.
Selesai mereka makan, Ansel dan Queen pun menuju butik tempat dimana biasa keluarga Ansel memesan pakaian mereka. Butik langganan mereka merupakan butik terbesar dan terkenal di kota mereka yang juga merupakan butik milik dari tante Ansel.
__ADS_1
***
Tin.. tin
“ itu sepertinya anak anak panti sudah datang” ucap mama Anita
“ yuk kita samparin ma” ajak Nara. Mereka pun berjalan bertiga menghampiri anak anak panti yang baru saja sampai.
Anak anak panti datang saat jam sudah menunjukkan jam 2 siang lebih, mereka tanpaknya langsung datang saat setelah pulang dari sekolah mereka, jarak panti ke mansion Ansel memang jauh hingga mereka sampai disana pukul 2 siang dengan perkiraan mereka tadi berangkat dari panti pukul 1 siang.
Mereka langsung mengarahkan para anak anak panti dan pengurus panti untuk menuju taman. Nara dan Naya juga langsung menyuruh para panti untuk makan siang tapi mereka berkata mereka sudah terlebih dahulu makan dari panti sebelum datang, hingga pada akhirnya Nara dan Naya menyajikan makanan ringan dan minuman untuk orang orang panti agar para anak anak tidak bosan menunggu kedatangan Ansel dan Queen yang baru saja di kabari Nara dan sekarang Ansel dan Queen masih di perjalanan pulang.
***
“ daddy kok rumah kita sepi yah?” tanya Queen kebingungan saat mereka kembali kerumah dan mendapati keadaan rumah tanpak sepi tak biasanya. Tadi Daddy nya mengajaknya untuk pulang terlebih dahulu ke mansion mereka sebab daddy nya mengatakan melupakan sesuatu yang tertinggal.
“ daddy gak tau sayang. Para maid kemana yah?” tanya Ansel dengan wajah sama kebingungannya agar menyempurnakan sandiwara yang saat ini ia perankan
“ ohh tunggu dulu yah. Daddy telpon oma dulu” jawab Ansel mengambil hp nya dari saku celananya lalu menghubungi nomor mama Anita yang ada di kontaknya
Tut.. tut..
Tirr,, tirr
“ ehh itu suara hp oma dari taman dad” ucap Queen yang mendengar suara dering hp sang oma yang berasal dari taman yang tak begitu jauh dari mereka, yang hanya tertutup oleh pintu yang tanpaknya tidak di tutup rapat yang membuat suara deringan hp sang oma masih dapat terdengar
“ sepertinya oma dan yang lain sedang di taman deh. Kita lihat yuk” ucap Ansel
“ yuk, sekalian mau pamit” ucap Queen riang sembari berjalan dengan cepat terlebih dahulu meninggalkan sang daddy
“ om...”
__ADS_1
Dor..
“ ahh..”
“ happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday, happy birthday, happy birthday to you” nyayian penuh semangat oleh orang orang yang ia sayang dan anak anak panti asuhan mengejutkan Queen. Ia menatap sang daddy yang berdiri di sampingnya dengan senyum yang mengembang dan sebuket mawar merah di tangan daddy
“ daddy” lirih Queen dengan mata berkaca kaca
“ happy birthday sayang. Selamat ulang tahun dan sehat selalu ya” ucap Ansel mengecup pucuk kepala Queen dan menyerahkan buket bunga yang dia pegang
“ daddy dan yang lainnya tak lupa” tanya Queen pelan
“ bagaimana kami bisa lupa akan hari bahagia kesayangan kami” jawab oma Anita dan papa Juno yang datang menghampiri Queen
“ selamat ulang tahun sayang, semoga panjang umurnya” ucap mama Anita mengecup kening Queen
“ makasih oma” jawab Queen tersenyum
“ selamat ulang tahun cucu opa. Semakin pintar kedepannya yah” ucap papa Juno yang mengecup kedua pipi Queen
“ makasih opa” jawab Queen
“ hei kesayangan mama sudah besar ternyata. Semoga kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik lagi yah sayang” ucap nara memeluk Queen
“ makasih mama. Ini adalah ulang tahun terbaik Queen” ucap Queen memeluk Nara
“ selamat ulang tahun keponakan aunty sayang, semoga panjang umur dan sehat selalu yah” ucap Naya dan memberikan pelukan hangatnya
“ selamat ulang tahun Queen, panjang umur dan sehat selalu” ucap anak anak panti serempak yang di intruksi oleh para ibu pantinya
“ sama sama semua. Makasih sudah datang” jawab Queen malu malu lalu memeluk pinggang Nara yang berada di sebelahnya.
__ADS_1
Mereka pun merayakan ulang tahun Queen dengan meriah, banyak momen momen spesial yang Queen dapat dari ulang tahunnya kali ini. Bahkan ulang tahunnya kali ini sangatlah berbeda jauh dengan ulang tahunnya sebelumnya.