DUDA DINGINKU

DUDA DINGINKU
eps 31


__ADS_3

Setelah mereka foto prewed, Ansel dan Nara pun pamit kepada tante maya. Seperti yang sudah di jadwalkan oleh mama Anita mereka pun sekarang menuju tempat biasa mama Anita membeli perhiasan, meneka akan membeli cincin pernikahaan.


Sesampainya di toko perhiasan Ansel dan Nara langsung memilih cincin yang akan mereka kenakan untuk seumur hidup mereka mulai dari hari pernikahaan mereka berdua hingga seterusnya.


“ ini adalah model model perhiasan terbaik kami tuan, nona. Silahkan di lihat lihat terlebih dahulu” ucap karyawan toko itu


“ ini bagus sayang, coba lihat kamu suka gak” kata Ansel menunjuk sepasang cincin simple dan elegan yang diatasnya terdapat mutiara indah yang pastinya mahal untuk cincin perempuannya.


“ bagus, aku suka” ucap Nara kagum ia juga sudah melihat cincin itu sedari tadi


“ saya ingin yang ini” ucap Ansel dan karyawan itu langsung membungkuskan pesanan Ansel lalu Ansel pun melakukan pembayaran.


“ kita jalan jalan yuk, udah 4 udah tanggung kalau balik ke perusahaan” ucap Ansel


“ terserah hubby aja, Nara ngikut aja” jawab Nara


Ansel pun membawa Nara untuk berjalan jalan sekalian refresing ke pantai yang ada di kota mereka. Sesampainya di pantai Nara langsung saja berlari sembari merentangkan tangannya dengan bahagia.


“ haha, by lihat. Indah bangat” ucap Nara bahagia


“ lebih indahan senyum kamu sayang” ucap Ansel serius


“ ihh by, aku serius. Ini indah bangat, aku dan Naya belum pernah kemari. Lain kali aku akan membawa Naya kemari dia pasti akan kagum” ucap Nara


“ emm” jawab Ansel ber emm ria lalu memeluk Nara dari belakang

__ADS_1


“ haha, by. Ihh nakal bangat” ucap Nara menggaliatkan tubuhnya karena merasa geli karena di gelitiki oleh Ansel


“ haha, kejar. Blee” ucap Nara tertawa bahagia karena berhasil bebas dari pelukan Ansel dan tak lupa memeletkan lidahnya mengejek Ansel


“ kamu, tunggu saja” ucap Ansel mengejar Nara


Mereka pun akhirnya saling mengejar dan menyiram hingga membuat mereka menjadi basah kuyuk. Mereka saling menjahili satu sama lain, hingga mereka tertawa bahagia dengan begitu senang. Mereka tanpak seperti tidak memiliki masalah hidup saat tertawa seperti saat ini.


“ haha, udah udah sayang. Udah basah ini kita gak bawa baju ganti loh” ucap Ansel menangkap Nara yang jahil terus menyiraminya


“ haha” tawa Nara dan langsung terdiam seketika sembari mengatakan “ by, dingin” ucap Nara merengek


“ kan apa aku bilang. Yuk kita pulang aja, kita makan dirumah kamu nginanya” ucap Ansel menggendong Nara membawanya menuju mobil sesampainya di mobil Ansel langsung melampirkan jas kantor miliknya yang dia simpan di dalam mobilnya.


“ makasih by” ucap Nara memegang jas Ansel agar tidak melorot sembari tersenyum


Sesampainya di rumah mereka langsung saja masuk dan ke kamar mereka masing masing, Nara pergi ke kamar yang kemarin ia dan Naya tempati lalu mandi dan berganti pakaian dengan pakaian yang sudah di siapkan bik asih yang sudah di suruh oleh Ansel sebelum mereka sampai kerumah.


“ mama” panggil Queen sembari mengetok pintu kamar Nara, ia tadi di beritahu oleh bik asih bahwa sang mama sedang berkunjung


“ ehh sayang” ucap Nara setelah membukakan pintu


“ mama” panggil Queen girang sembari memeluk inggang Nara


“ ohh putri cantik mama” ucap Nara mengecup kepala Queen dengan sayang

__ADS_1


“ putri mama udah mandi belum?” tanya Nara pada Queen yang masih betah memeluknya


“ belum, Queen baru saja pulang les” ucap Queen


“ ohh putri mama les apa?” tanya Nara mengelus rambut lebat Queen


“ hari ini Queen les musik ma” jawab Queen


“ emang Queen ada les apa aja?” tanya Nara


“ Queen ada les karate, les musik dan dance, dan satu lagi les bahasa inggris” ucap Queen


“ wahh, banyaknya. Anak mama Nara ini rajin bangat” ucap Nara


“ yaudah yuk mama mandiin” ucap Nara


“ ehh, nggak usah mama Queen bisa mandi sendiri kok” jawab Queen tak ingin merepotkan Nara


“ nggak papa sesekali di mandiin sama mama, ayok” ucap Nara tak ingin di bantah, ia tau pasti Queen ingin melakukan hal itu tapi pasti ia merasa tak enak menyusahkan siapa pun


“ makasih mama” ucap Queen terharu


Nara pun menarik tangan Queen menuju kamar Queen, lalu langsung memandikan Queen mereka mandi sembari bercanda gurai. Nara memandikan Nara dengan sangat telaten. Setelah memandikan Queen Nara pun memakaikan pakaian tidur Nara lalu mengeringkan dan menyisir rambut Queen dan terakhir memakaikan sedikit bedak pada wajah menggemaskan Queen.


“ sekarang putri kecil mama sudah harus dan pastinya cantik paripurna” ucap Nara menatap puas akan hasil kerjanya yang membuat Queen semakin tanpak cantik

__ADS_1


“ makasih mama. Mama sudah mengwujudkan keinginanku sejak lama yang sudah lama aku idam idamkan. Makasih mama udah mau menjadi mama nya Queen” ucap Queen memeluk Nara dengan mata yang berkaca kaca karena bersyukur TUHAN akhirnya mengabulkan doanya selama ini.


“ sama sama sayang. Mama menyayangimu” jawab Nara membalas pelukan Queen


__ADS_2