
JANGAN LUPA LIKE!
đź‘‘đź‘‘đź‘‘
Satu bulan sudah Theo melakukan perjalanan dari Kerajaan Ilussio menuju Akademi Cumulus menggunakan kereta kuda.
Satu hari setelah kedatangannya, dia di bimbing menuju kastil asrama yang tidak terlalu jauh dari Akademi.
Hari ini adalah hari pertama dia bersekolah.
Sebuah kereta kuda berwarna putih yang ditarik oleh dua kuda putih di depannya berhenti di depan gerbang Akademi Cumulus.
Kereta kuda tersebut tampak mewah dan elegan. Terdapat lambang Kerajaan di kereta kuda tersebut sehingga orang-orang dapat mengenali bahwa orang yang berada di dalam kereta kuda tersebut merupakan keluarga kerajaan.
Akademi Cumulus merupakan salah satu akademi terbaik di dunia ini. Akademi tersebut di bangun oleh seorang ahli sihir terkemuka puluhan tahun yang lalu.
Akademi Cumulus terletak di Kerajaan Amber yang berada di benua timur bagian utara. Sedangkan, Kerajaan Ilussio berada di benua timur bagian barat.
Kerajaan Amber merupakan kerajaan kecil yang tidak bisa dibandingkan dengan kerajaan Ilussio karena kerajaan ilussio merupakan salah satu kerajaan terkuat dan terbesar di dunia 'Otome Game' ini.
Meskipun begitu, Kerajaan Amber termasuk ke dalam kerajaan yang tergolong makmur.
Seorang pemuda berambut hitam dan bermata bak safir turun dari kereta kuda dengan wajahnya yang ... sangat tampan tetapi dingin. Kulit nya selembut sutra dan seputih susu membuatnya semakin mempesona.
Banyak pasang mata tertuju padanya dengan wajah berbinar seolah menemukan keindahan surgawi. Tentu saja tatapan tersebut berasal dari para siswi, sedangkan siswa lainnya hanya menatap iri pada pemuda tersebut.
__ADS_1
'Desainer game ini sangat pandai mendesain wajah seseorang.'
Pemuda tersebut adalah Theodoric Abelard. Dia berjalan dengan ekspresi tak acuh dan tidak memperdulikan bisik-bisik para gadis.
“Bukankah dia Pangeran Theodoric? Ternyata rumor itu benar bahwa Pangeran Theodoric adalah Pangeran Tertampan!”
“Bukan hanya tampan, Pangeran Theodoric juga sangat berbakat dengan sihir petirnya!”
“Lihatlah! Dia berjalan ke arah ku!”
“Jangan mimpi! Tentu saja Pangeran Theodoric berjalan ke arah ku!”
“Ku dengar dia belum bertunangan”
“Jangan mimpi!”
Begitulah kira-kira bisik-bisik tersebut.
Tak lama kemudian, sebuah kereta kuda mewah lainnya berhenti di depan gerbang dan turunlah seorang pemuda berambut pirang dengan matanya yang sebiru langit.
Dia memasang senyum ramah ketika perhatian semua orang tertuju padanya. Theo menoleh sejenak untuk melihat siapa yang datang. Di mata Theo, senyuman tersebut terkesan licik.
'Tak ku sangka akan bertemu tokoh utama secepat ini!'
Theo melanjutkan langkahnya dan tidak memperdulikan pemuda tersebut.
__ADS_1
“Bukankah Anda adalah Pangeran Theodoric Abelard dari Kerajaan Ilussio?” katanya memanggil Theo.
Theo menoleh sejenak lalu melanjutkan langkahnya. Pemuda yang diabaikan Theo mengerutkan kening. Dia berjalan cepat mengejar Theo tetapi tetap elegan dan berwibawa.
Pemuda itu berdiri di depan Theo menghalangi jalannya.
“Maaf atas ketidaksopanan ku sebelumnya. Namaku Pangeran Rafael dari Kerajaan Aqua. Aku harap kita bisa menjadi teman” katanya dengan senyum yang tak luntur di wajahnya sambil mengulurkan tangan.
“Minggir. Kau menghalangi jalan ku! Aku tidak berminat berteman dengan mu!” balas Theo dengan suara sexy nya.
Dia melangkahkan kakinya meninggalkan Rafael yang masih mengulurkan tangan. Rafael tertegun lalu berbalik menatap punggung Theo.
“Haha... Ternyata kau sudah menganggap ku sebagai lawan mu! Benar juga, ini adalah akademi terbaik. Baiklah, mulai sekarang kita akan menjadi RIVAL!” kata Rafael sedikit mengeraskan suaranya.
Theo hampir tersandung mendengar perkataan Rafael. Dia menoleh mendapati Rafael yang tersenyum penuh percaya diri. Kemudian Rafael membenarkan kerah jubahnya lalu meninggalkan Theo yang masih tercengang tetapi wajahnya tetap dingin.
'Apa ada saraf yang putus di otak nya?'
Kemudian ia juga melanjutkan langkahnya.
Bersambung...
đź‘‘đź‘‘đź‘‘
JANGAN LUPA LIKE!
__ADS_1