Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 101


__ADS_3

hari hari yang indah dan menyenangkan di lalui keluarga besar itu dengan cinta dan kasih sayang yang berlimpah...


kini usia kandungan ayyana sudah memasuki bulan ke tujuh...


sementara usia kandungan shin dan juga jiya sudah memasuki bulan ke lima...


ke tiga bumil itu sedang menjalani kisah manja mereka pada orang orang terkasih...tapi walaupun begitu...jiyalah yang paling tidak bisa diam dalam segala hal...sehingga seluruh anggota keluarga kewalahan di buatnya...seperti pagi ini jiya merengek pada in jun...agar memanggilkan sang daddy kenzo ke rumahnya untuk menyuapinya sarapan.


"ayolah honey....ini masih terlalu pagi...dan kasian daddy kenzo jika harus kemari cuma gara gara menyuapimu..."(in jun)


"ya udah...suruh aja daddy tinggal di sini...bereskan..."(jiya)


"😮😮..astaga honey...🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️..."(in jun)


tanpa in jun sadari ternyata sang daddy sudah sampai di apartement mereka...karena maid yang mengurus apartement mereka menghubungi daddynya...karena melihat perdebatan antara kedua majikannya itu...


"Qwennnn..."(daddy kenzo)


in jun dan jiya terkejut mendengar panggilan sang daddy...


"haaaaa...daddyyyyyyy...."(jiya)


"kok daddy...sudah sampai sini...???"(in jun)


"hmmm...apa maksudmu honey...apa kamu tidak senang jika daddy kemari...dan bukannya bagus jika daddy datang...jadi kamu tidak perlu menjemputnya ke mansion oppa bukan...???"(jiya)


in jun tidak dapat berkata kata lagi...karena sebenarnya ia bukannya tidak senang...jika sang daddy datang...tapi ia heran...bagaimana bisa sang daddy sampai di apartementnya sebelum di jemput atau di telp olehnya...dan itu benar benar menjadi teka teki baginya...


"Qwen...jangan berprasangka buruk dulu pada suamimu...karena memang dia tidak tau...jika daddy datang...karena memang bukan dia yang menghubungi daddy...tapi pelayan kalian yang menelpon tadi...karena dia bilang kalian berdebat dari tadi...karena jiya meminta daddy menyuapinya sarapan...bukan begitu sayang..."(daddy kenzo)


"benar sekali daddy...eh...tapi dimana mommy..."(jiya)


"mommymu...di rumah...karena yang sedang hamil itu bukan cuma kamu sayang..."(daddy kenzo)


"daddy benar...tapi pagi ini jiya mau makan jika di suapin sama daddy...boleh ya..."(jiya)


"tentu saja boleh sayang...ayo...daddy juga sudah lapar...karena tadi belum sarapan..."(daddy kenzo)


setelah selesai sarapan...jiya masih dalam mode manja terhadap sang daddy...sampai hampir tengah hari...barulah sang daddy kembali ke mansion keluarga Lee.


sementara itu...kenan masih memastikan kebenaran tentang adik sang mommy yang di kabarkan memang masih hidup.


setelah kandungan jiya dan juga memasuki bulan ke lima...mereka tidak di izinkan pergi kuliah oleh suami masing masing....tetapi itu semua tidak membuat mereka ke habisan akal untuk bertemu dengan the gank rempong....

__ADS_1


seperti biasa...setelah selesai kuliah mereka akan berkumpul di kediaman keluarga Lee...


in jun yang super protectif terhadap jiya...selalu mengantarkannya ke rumah sang mommy...demi keselamatan jiya dan juga babynya...baru ia akan berangkat ke kantor...itu semua di karenakan karena kejadian penculikan beberapa waktu yang lalu.


walaupun pengawalan terhadap jiya sudah di perketat oleh kenan...namun in jun masih tidak percaya...karena ia tidak ingin kejadian itu terulang kembali.


"yuuuuhuuuu...assalamamualaikummmmm...."(sisil)


"ya Alloh...sisil...lo...bisa gak treak treak kalau namu ke rumah orang..."(diva)


"😁😁...maaf va...udah kebiasaan..."(sisil)


"makanya...mulut lo...di kasih rem...biar gak blong..."(diva)


"wah...parah ni...anak...lu...kira guwe apaan"(sisil)


"udah udah..malu ihhh...lo...badua kalau berantem jangan di sini ahhhh...malu sama mommy jeny nanti..."(rani)


"woi....lu...kira rumah oppa guwe pasar apa...seenak jidat aja treak treak...terus ribut...ckckck..."(jiya)


"eh...ada bumil yang cantik...😘😘😘..."(sisil)


"🤮🤮🤮🤮...mual guwe denger lo...muji guwe..."(jiya)


"tau...ah...pokoknya guwe lagi mual denger pujian lo..."(jiya)


dengan santai jiya duduk di sofa ruang tamu dan meminta jus mangga pada maid dan kemudian bertanya pada sahabatnya minuman apa yang mereka inginkan.


"eh...ada tamu ya..."(mommy jeny)


"hallo...tante..."(diva,sisil dan rani)


"udah lama kalian sampai..."(mommy jeny)


"baru kok tan..."(diva)


"kalian mau minum apa...biar tante buatin..."(mommy jeny)


"jangan tante...tadi udah minta sama maid...jadi tante gak usah repot repot..."(sisil)


"iya my...lagian mereka udah tau tempat minum dan makan di mana...jadi biarin aja...tidak perlu repot sama mereka..."(jiya)


"iya...bener tante yang jiya bilang...☺☺☺"(sisil)

__ADS_1


"mommy...di mana nuna..."(jiya)


"nuna yang mana...nunamu ada dua sayang..."(mommy jeny)


"eh...iya juga ya...maksud ji...nuna shin..."(jiya)


"mungkin di kamarnya..."(mommy jeny)


jiya menyuruh maid untuk memanggilkan shin turun karena sahabat sahabatnya sudah datang.


tak lama...shinpun turun dan bersenda gurau bersama para sahabatnya,jiya dan juga sang mommy.


pagi telah berganti siang dan siang telah berganti sore...kemudian malam.


kini jiya telah kembali ke apartementnya...karena sore tadi setelah pulang kantor...in jun menjemputnya.


kevin sedang membaca laporan...pasien yang tadi pagi masuk ke rumah sakitnya.sedangkan shin sedang membuat susu untuknya sendiri dan membuatkan suaminya coklat hangat...kemudian membawanya ke kamar...kevin yang melihat istrinya membawa nampan berisi minuman...langsung meletakkan kertas yang ia pegang di meja samping tempat tidurnya.


"sayang...kok kamu yang buat...."(kevin)


"memang kenapa...kamu tidak suka...atau mau yang lain..."(shin)


"tidak...bukan itu maksudku...tapi kenapa kamu yang buat susu dan coklat...kenapa tidak bilang padaku...jadi biar ku buatkan..."(kevin)


"kamu aja sibuk...sekali kali...bolehlah kalau aku yang buat...."(shin)


"baiklah...tapi jangan sering sering ya...nanti kamu kecapean..."(kevin)


"aman sayang...aman sayang..."(shin)


kevin yang menerima susu coklat hangatnya...langsung meminumnya hingga tandas...begitu pula dengan shin yang menghabiskan susunya karena ia akan segera beristirahat.


tapi tidak dengan kevin...yang melihat sang istri ...begitu menggoda imannya...dan iapun tak menyia nyiakan kesempatan itu...


shin begitu terkejut...ketika kevin mendorongnya ke atas kasur empuknya...kemudian dengan gerakan cepat menindih dan melucuti pakaiannya.


shin yang merasakan tubuhnya di sentuh oleh kevin tak dapat menolak karena setiap sentuhan kevin adalah ibadah baginya.


kevin yang mendapatkan lampu hijau langsung saja membawa sang istri mengarungi samudera cinta dan berhenti di puncak kenikmatan.


teman teman maaf ya...author gak bisa terus update...karena author lagi banyak kerja...jadi hanya sesekali aja upnya...jangan marah ya...


karena terlalu di potsir kerja jadi author banyak gak sehatnya...

__ADS_1


jangan lupa like dan coment ya...biar ada semangat untuk author...


__ADS_2