Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 98


__ADS_3

di sela sela kegembiraan yang datang...ada pula kesedihan di antara keluarga besar jiya yang belum dapat di terima oleh mereka...karena sang gadis kesayangan belum juga mau meninggalkan alam mimpinya.


kevin melihat jam yang ada di tangannya...dan mengatakan bahwa ia akan memeriksa keadaan sang adik...memang ada dokter lain di rumah sakitnya...akan tetapi kevin tidak pernah mau menyerahkan penanganan sang adik pada orang lain...dan ia akan lebih puas jika memeriksanya langsung serta merawatnya...karena itu adalah sumpahnya dulu sebelum ia menjadi dokter.


dan itu pula yang membuatnya menjadi dokter karena ingin merawat gadis kesayangan keluarganya.


in jun dan kenan mengikuti kevin ke ruangan jiya...


kevin memeriksa denyut jantung jiya dan juga babynya...dan memastikan semuanya masih normal...demi memastikan kapan jiya akan siuman.


"vin...bagaimana keadaannya...apa masih dalam bahaya...???"(kenan)


"tidak hyung...dia baik baik saja...kita hanya menunggunya saja...dan seharusnya dia sudah bangun..."(kevin)


"hyung...apa kamu yakin..."(in jun)


"tentu saja..."(kevin)


in jun yang terus menggenggam tangan sang istri...terus memanggil namanya dan berdo'a semoga anak dan istrinya selamat.


tak lama berselang...tubuh jiya bereaksi dengan jari jarinya bergerak dalam genggaman in jun...


in jun yang merasakan pergerakan sang istri spontan memanggilnya...


"honey..."(in jun)


kevin yang mendengar in jun memanggil sang adik langsung mengecek keadaannya dan tersenyum...


"Qwennn...apa masih sakit hmmm...."(kevin)


"hhhhh....oppa...ji...di mana???"(jiya)


"kamu di rumah sakit sayang...."(kevin)


in jun yang setia menggenggam tangan sang istri tersenyum bahagia...melihat sang istri telah siuman...


"honeyyyy...."(in jun)


"☺☺☺☺"(jiya)


"Qwennnn..."(kenan)


"oppa..."(jiya)


"istirahatlah....kami semua ada di sini...."(kenan)


"🤨🤨🤨...kami...maksudnya...."(jiya)


"nanti mereka ke mari...karena sekarang mereka sedang berada di ruangan seseorang yang telah kamu temukan..."(kenan)


"🤨🤨🤨...siapa..."(jiya)


tuk...kenan menyentil kening jiya pelan...karena gemas melihat raut wajah jiya yang kebingungan.


"honey...memang siapa yang telah ku temukan..."(jiya)


"nanti juga kamu akan tau..."(in jun)

__ADS_1


kenan memberitahukan pada sang istri bahwa jiya telah sadar...dan mereka sudah boleh melihat jiya.


semua keluarga dengan segera melihat keadaan jiya...kecuali mommy jeny...karena ia harus menemani sang suami yang baru saja operasi...walaupun ia sangat ingin melihat sang putri.


"sayang...."(mommy rose)


"mommy..."(jiya)


mommy jeny langsung memeluk sang menantu...yang sudah di anggap putri sendiri olehnya...


"bagaimana keadaanmu ji..."(daddy juan)


"sudah lebih baik dad..."(jiya)


"ji...."(ayyana dan shin bersamaan)


"nuna..."(jiya)


"masih ada yang sakit..."(ayyana)


"tidak...tapi...kemana mommy..."(jiya)


semua orang tersenyum mendengar pertanyaan jiya...


kemudian kenan menjawab pertanyaan jiya...dengan mengatakan bahwa jika keadaannya sudah membaik maka jiya akan bertemu dengan sang mommy.


akan tetapi jiya beranggapan bahwa telah terjadi sesuatu pada sang mommy.


"oppa...ji...mau ketemu sama mommy...


"tidak sayang...bukan iti maksud kenan"(mommy rose)


tapi bukan jiya namanya jika tidak bisa membuat sang oppa menuruti keinginannya...


jiya mengancam akan mencabut selang infus yang berada di tangannya jika sang oppa tidak membawanya pada sang mommy...dan pada akhirnya kevin mengijinkan jiya menemui sang mommy dengan kursi roda.


ceklekkkk...pintu terbuka...


ke dua orang yang berada di dalam kamar inap itupun menoleh dan betapa terkejutnya sang mommy melihat jiya masuk denban mengenakan kursi roda dengan in jun yang mendorongnya.


"ya allah...jiya..."(mommy jeny)


"mommy..."(jiya)


sang mommy langsung menghampirinya...dan menanyakan apa yang membuat sang putri mencarinya.


"ada apa sayang...kenapa kamu sudah turun dari tempat tidurmu..."(mommy jeny)


"ji...takut mommy kenapa napa...karena oppa bilang...ji...boleh menemui mommy jika sudah baikkan..."(jiya)


"tentu saja itu benar sayang...karena kamu masih lemah dan harus banyak istirahat"(mommy jeny)


jiya melihat ke arah belakang sang mommy...dan tersenyum pada orang itu.


"hai...dad..."(jiya)


semua orang merasa aneh dengan ucapan jiya...

__ADS_1


"hai...cantik...apa kamu baik baik saja..."(daddy kenzo)


"ji...baik dad..."(jiya)


"sayang....apa kamu memang mengenalnya..."(mommy jeny)


"daddy yang memberikan jiya hp waktu itu...dan daddy juga yang menyuapi jiya makan waktu mual kemaren mom..."(jiya)


"kamu yakin hanya itu...mmm...maksud mommy...apa kamu tidak merasa dia adalah dad...."(mommy jeny)


belum sempat mommy jeny selesai bicara...jiya sudah menyahut...


"memang jiya sudah menganggap daddy jimmy seperti daddy sendiri...karena jiya rindu kasih sayang daddy jiya yanh sudah lama pergi...apa itu salah mom...😢😢😢"(jiya)


"tidak....sayang...bukan itu maksud mommy...tapi apa kamu tidak merasa bahwa dia mirip seseorang di sini...dan kamu tidak merasa kalian juga mirip sayang..."(mommy jeny)


jiya yang mendengar ucapan sang mommy jadi teringat dengan kenan dan kevin...karena memang ada kemeripan antara sang oppa dengan daddy angkatnya.


"mommy...sebenarnya apa yang kalian rahasiakan dariku...🤨🤨🤨"(jiya)


semua orang tersenyum melihat jiya kebingungan.


"cantik...apa kamu tidak mau bertanya pada daddy..."(daddy kenzo)


"memang apa yang daddy akan jelaskan padaku...apa daddy juga punya rahasia padaku..."(jiya)


"☺☺☺...jun...bawa jiya ke mari..."(daddy kenzo)


in jun segera mendorong kursi roda jiya mendekat pada sang daddy.


"cantik...apa kamu tidak merindukan daddymu hmmm..."(daddy kenzo)


"tentu saja ji...merindukan daddy...tapi....oppa bilang daddy sudah meninggal...jadi jiya cuma punya daddy juan saja sekarang...tapi ketika daddy jimmy datang...ji...merasa bahwa ji...sudah menemukan daddy😢😢😢...jadi apakah itu salah..."(jiya)


"kamu tidak salah sayang...tapi...kalau daddy bilang sekarang daddymu sudah kembali...apakah kamu senang..."(daddy kenzo)


"maksud daddy...apa..."(jiya)


"aku adalah daddy kalian...karena kecelakaan waktu itu...daddy mengalami amnesia...dan melupakan kalian semua...tapi ketika melihatmu...daddy merasa mengenal...bahkan sangat merindukanmu sayang...tapi daddy tidak tau perasaan apa itu...tapi ketika daddy melihat kenan...ingatan daddy kembali..."(daddy kenzo)


"oooo....😗😗😗"(jiya)


"apa sudah bisa menerima kenyataan bahwa daddy ini masih hidup hmmm..."(daddy kenzo)


jiya manggut manggut mendengar penjelasan sang daddy...dari awal hingga akhir...dan semua orang tertawa melihat kelakuan jiya.


"Qwennn..apa tidak mau memeluk daddy..."(daddy kenzo)


"mau daddy...tapi oppa bilang jiya tidak boleh banyak bergerak..."(jiya)


"hmmm...baiklah...kalau begitu istirahatlah...biar cepat sembuh..."(daddy kenzo)


jiya memandang sang oppa dengan penuh arti...sedangkan sang oppa sudah mengerti apa maksud dari tatapannya.


kevin langsung...mengatur ruangan yang bisa di tempati untuk dua tempat tidur...dan akhirnya satu kamar di sulap menjadi ruangan yang istimewa...khusus untuk kamar keluarga mereka saja ketika menginap di rumah sakit.


yuk...jangan lupa like dan coment ya....

__ADS_1


__ADS_2