
kini in jun sedang mengikuti permainan si cewek sexi,sampai di mana dia akan menjerat in jun.
sedangkan jiya sudah berada di kamar hotelnya.
drettt,,,,drettt,,,,dretttt hp jiya berbunyi menandakan panggilan masuk,jiya tersenyum melihat nama yang tertera di layar hpnya.
"hallo oppa,,,,ada apa???"
"Qwen,,,,kamu baik baik saja??"
"aku baik baik saja oppa,,,,memang ada apa???"
"tidak apa apa,,,,,oppa akan urus rubah betina itu,kamu tenang saja ok!!!"
"oppa tau dari mana tentang rubah betina itu??"
"Qwen,,,,apa yang oppa gak tau tentangmu hmmm"
"baiklah,,,aku percaya dehhh"
"kamu istirahat ya,,,,"
"iya,,,oppa,,,,!!!"
jiya mematikan panggilannya dengan sang kakak.
karena kelamaan menunggu akhirnya jiya ketiduran dan memang dia masih merasa lelah karena resepsi kemaren.
"jun,,,,ini anak kamu loh,,,,"
"hmmm"
"apa bukti dari docter ini kurang akurat hah,,,,"
__ADS_1
"bukan kurang akurat,,,,tapi aku merasa tidak pernah menyentuhmu,,,,itu saja"
si cewek sexi gelagapan dengan ucapan in jun,tapi kemudian dia mencari alasan lagi,agar ucapannya tak dapat di bahtah lagi oleh in jun.
"waktu itu yang di hotel,yang kamu mabuk dan memaksaku melayanimu"
"hmmmm,,,,begitu ya,,,baiklah"
kemudian pengawal in jun membawa pesan dari kenan yang mengatakan bahwa semua itu memang benar,bahwa si cewek sexi sedang hamil,tapi anak yang dia kandung bukanlah anak in jun,melainkan anak dari pacarnya sendiri untuk menjebak in jun.dan kenan juga memberikan bukti bukti yang akurat.
"baiklah nona,,,sekarang apa maumu??"
"tentu saja aku mau kamu tanggung jawab dan menikahiku sayang,,,,,apa kamu mau anakmu lahir tanpa seorang ayah hah,,,,???"
"apa kamu yakin itu anakku dan bukan anak pacarmu yang lain"
"a,,,,apa maksudmu???"
"ma,,,,mana mungkin begitu"
"lalu ini siapa yang bersamamu di hotel xx,beberapa bulan yang lalu??"
"i,,,itu,,,bukan siapa siapa"
"baiklah sekarang kamu boleh pergi"
"tapi sayang,,,,,aku dan babynya mau bersama papanya"
"terserah padamu,,,,aku mau istirahat"
in jun meninggalkannya begitu saja dan kembali kekamarnya untuk menemui sang istri.
cklekkkk,,,,,pintu kamar hotel terbuka,dan orang pertama yang di cari in jun adalah jiya.
__ADS_1
ada rasa bersalah di hati in jun karena membuat jiya menyaksikan ulang si j*******ng tak tau diri itu,yang mengaku sedang mengandung anaknya.perlahan in jun mendekati ranjang,begitu damai wajah gadis ini sekarang yang sudah sah menjadi istrinya.
in jun berbaring di sebelah jiya dan tersenyum,betapa beruntung dirinya bisa mendapatkan jiya.
jiya perlahan mengerjapkan matanya karena merasa terganggu tidurnya dengan sentuhan tangan in jun di pipinya.
"ehhh,,,,,honey,,,,bukannya kamu bersama dengan si ulat bulu ya??"
in jun mengerutkan keningnya mendengar ucapan jiya.
"ulat bulu???
"iya ulat bulu"
"mana ada aku bawa ulat bulu honey,itukan gatal "
"si cewek sexi itukan ulat bulu,yang bergaya seperti orang kegatelanπππ"
"ππππ€£π€£π€£Qwen,,,,kamu bisa aja dehhh"
"kok kamu ketawa sihhh"
"ya,,,lucu aja julukanmu itu,tapi bener juga sihhh"
"jadiiii,,,,"
..."sudah sudah,,,,,jangan pikirkan,tapi sekarang bagaimana dengan kita???"...
..."ki,,,,kita,,,,a,,,,apa maksudmu??"...
in jun tersenyum mendengar ucapan istrinya,karena dia tau bahwa jiya pasti gugup dengan ucapannya tadi,sama halnya dengan dirinya saat ini,tapi dia dapat mengendalikan kegugupannya.
hayo,,,,,,,ada yang penasaran gak sama MPnya jiya dan junπππ,jujur aku juga belum pasti sihπππ
__ADS_1