Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 19


__ADS_3

Ji,,,,,apa itu sakit??? kata in jun yang melihat kulit jiya melepuh.


haaaa,,,,, jiya yang kaget mendengar seorang pria khawatir padanya selain sang kakak.


aku gak pa pa kok jun,,,,,ucap jiya


sil,,,,, kamu ambilkan tas dan buku jiya ke kelas, aku akan mengantar jiya pulang sekarang juga kata in jun.


semua orang heran menatap in jun dan jiya, sebenarnya ada hubungan apa antara jiya dan in jun.kenapa in jun begitu perhatian padanya, sementara jiya tidak pernah menceritakan apapun tentang in jun. sampai diva bertanya pada jiya


Ji,,,,, ada rahasia yang tidak kami ketahui tentang kalian,,,,????


jiya spontan menggelengkan kepala tanda tak ada apapun.


sudah sudah,,,,,, lebih baik bawa dulu jiya untuk di obati oppa kevin, karena ini terlalu parah sampai kulitnya melepuh dan di sini obatnya kurang.


ke tiga teman jiya mengangguk setuju dan sisil segera mengambilkan tas jiya dan juga in jun


kalian pulang saja, nanti kami yang akan meminta izin pada guru ucap diva.


setelah menerima tas mereka, in jun segera menggendong jiya dan membawanya keluar.


jiya yang kaget berusaha turun karena dia malu menjadi pusat perhatian satu sekolah.

__ADS_1


jun,,,,,turunkan,,,,aku bisa jalan sendiri ucap jiya.


diam,,,,,kata in jun dingin dan datar


setelah sampai di parkiran in jun menyuruh jiya mengambil kunci mobilnya di saku celananya.


jiya membulatkan matanya atas perkataan in jun.


jangan melotot padaku,,,, cepat kerjakan kata in jun.


ta,,, tapi jun,,,, ucap jiya terbata bata


kenapa,,,,,,atau mau aku cium kamu sekarang juga,karena tidak mendengarkanku kata in jun.


didalam hati jiya berkata"


'enak aja main cium cium sembarangan, memangnya siapa kamu???"


jangan mengataiku yang tidak tidak ji,,,,,


haaaaa,,,,jiya melongo dengan ucapan in jun, yang seolah olah tau isi kepalanya.


setelah pintu terbuka,in jun langsung mendudukkan jiya di sebelah tempat duduk kemudi,kumudian in jun segera memutari mobil dan masuk untuk mengantarkan jiya pulang. tapi sebelum itu dia menghubungi kenan dan memberitaukan kejadian yang menimpa jiya.

__ADS_1


sesampainya di rumah, jiya sudah di tunggu oleh kevin, karena kebetulan kevin baru saja pulang karena ada barangnya yang ketinggalan di rumah.


Qwen,,,,,apa yang terjadi sebenarnya ucap kevin.


hanya kena kuah bakso oppa,,,, ucap jiya.


kevin langsung memeriksa luka di kulit adiknya,dan betapa terkejutnya kevin melihat kulit sang adik.


Qwen,,,,,kamu bilang ini hanya,,,,, ucap kevin yang sudah mengeraskan rahangnya karena marah.


siapa yang melakukannya ucap kevin.


jiya yang melihat kakaknya emosi karena lukanya menelan salavinanya kasar dan memandang in jun untuk minta pertolongan, tapi orang yang di pandang hanya pura pura tak melihat jiya.


hmmmm,,,,,oppa,,,, bisa gak jangan bahas siapa yang buat,tapi lebih fokus aja buat sembuhi lukanya kata jiya yang takut sang kakak akan mencari siapa orang yang telah melukainya.


oppa pasti akan sembuhi lukanya dan setelah itu, jangan harap bisa menyembunyikannya dari oppa kata kevin yang membalut luka jiya tanpa melihatnya.


sedangkan in jun menaikkan sudut bibirnya tersenyum mendengar ucapan kakak beradik itu.


dan akhirnya jiya pasrah dengan ucapan sang kakak.


__ADS_1


__ADS_2