Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 35


__ADS_3

ke empat sahabat itu masih asik dengan acara makan dan minumnya.tapi di sisi lain pemuda yang mengikuti mereka tersenyum puas.


"ji,,,gimana ceritanya sih,,,kok bisa ni,,,caffe punya lo,,,?"


"adaaaa,,,aja😜😜😜"


"wah,,,parah ni,,,anak,banyak banget rahasianya"


"ya,,,,secara jiya banyak duit,ya bisalah,,,,kok lo yang ribet sihπŸ™„πŸ™„πŸ™„"


"iya juga sih,,,"


"ji,,,lo kenal ama tu cewek??"


"gak,,,,cuma gue pernah ketemu sih,,,,ama tu bunglon"


"haaaaa,,,,kok bunglon sih,,,ji??"


"ya iyalah,,,,pinter buat ngelabui orang"


kini mereka tertawa lepas tanpa melihat ada yang mengikuti mereka dari keluar kampus tadi.


setelah puas bersama teman temannya,jiya langsung kembali ke mansionnya dengan wajah dinginnya.itu cukup membuat seluruh maid di kediamannya bergidik ngerih.


"Qwen,,,,selamat datang"


jiya hanya menganggukkan kepalanya.tapi jiya di kejutkan dengan suara seorang gadis yang menjadi targetnya untuk menjadi kakak iparnya.


"wahhhh,,,,,,gadis manja ini baru pulang rupanya😏😏😏"


"ya,,,,memang kenapa???"

__ADS_1


"kamu tu,,,,,gak tau ya,,,,,jika anak gadis itu harus bisa menjaga diri sendiri dan pulang kuliah tepat waktu"


"ya,,,,,ji tau kok,tapi satu hal yang kamu harus tau,,,,,ji gak perlu minta izin siapapun untuk pergi keluar rumah"


shin yang tak tau apapun tentang jiya,hanya bisa diam karena melihat ekspresi wajah jiya yang tak bersahabat seperti biasanya.


"bi,,,,,oppa di mana???:


"tuan yang mana Qwen??"


"yang mana aja"


"tuan muda ada di kamar dan tuan besar belum pulang Qwen"


jiya yang hanya menganggukkan kepala langsung mencari kevin di kamarnya.


"tok,,,,tok,,,,tok,,,oppa kamu di dalam??"


ceklekkk,,,,,,jiya membuka pintu dan langsung naik ke tempat tidur kevin.


"oppa,,,"


"ada pa,,,hmmm???"


"ji,,,mau ke jerman aja kuliahnya boleh gak???"


"🀨🀨🀨🀨"


"ji,,,,gak mau ketemu lagi sama in jun"


"kamu ada masalah dengannya"

__ADS_1


jiya menggelengkan kepalanya menandakan bahwa dia tak ada masalah dengan in jun,tapi bukanlah kevin jika percaya begitu saja dengan ucapan orang lain,apalagi itu menyangkut adik kesayangannya.


"jika itu maumu nanti kita bicarakan pada hyung dulu hmmmm"


jiya tidak menjawab, malah yang terdengar adalah suara dengkuran halus dari arah jiya,ternyata dia tertidur karena kelelahan.kevin yang melihat sang adik tertidur membenarkan kaki jiya dan memyelimutinya,kemudian dia menghubungi sang kakak dan menceritakan apa yang jiya inginkan.


tanpa menunggu ba bi bu lagi kenan langsung menghubungi in jun dan mencari tau yang sebenarnya.


in jun menceritakan semuanya pada kenan,kemudian kenan mengatakan akan membantunya.


setelah urusannya selesai kenan kembali ke mensionnya dan mencari sang adik,untuk memastikan keadaannya.


pagi seperti biasanya semua melakukan tugasnya masing masing.


hari hari berlalu tanpa ada canda tawa lagi dari jiya,bahkan sekarang jiya lebih banyak mengurung diri di kamarnya.


"tok,,,,,tok,,,tok,,,,Qwen ada yang mencari di bawah"


"siapa bi,,,,jika sudah biasa kemari suruh saja masuk ke kamarku"


"baik Qwen,,,,"


ceklekkkk,,,,pintu kamar jiya terbuka dan terlihat jiya sedang sibuk dengan laptopnya mengerjakan tugas tugasnya tanpa melihat siapa yang datang.


"ada apa mencariku,jika urusan kuliah kan bisa besok karena sekarang aku lagi sibuk ni,,,,,"


yang di ajak bicara hanya diam saja tak menjawab,jiya jadi bingung sendiri dan kemudian menoleh dan betapa terkejutnya dia,melihat sosok yang ada di hadapannya saat ini,,,,,


kira kira siapa ya,,,,,


ayo kasih masukkan ya,,,,,

__ADS_1



__ADS_2