Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 25


__ADS_3

Sementara itu,di perusahaan xxx terjadi kekacauan yang luar biasa.mereka mengalami kebangkrutan mendadak, karena pemilik saham terbesar di perusahaannya, mencabut seluruh aset yang mempengaruhi seluruh pemilik saham lainnya.


sudah bisa di pastikan bahwa itu adalah kemarahan dari seorang Lee kenan, karena mengetahui sang gadis kesayangannya telah di sentuh dan di sakiti,maka itulah resikonya.


"bibiiiii,,,,, "


"ya,,, Qwen,,,, "


"oppa sudah pulang belum?? "


"belum,,,,Qwen,,, mungkin bentar lagi"


"Qwen,,,, butuh sesuatu??"


"tidak,,,,tidak,,,,aku hanya bosan saja,,,, "


"baiklah Qwen,,, jika butuh sesuatu katakan saja, nanti saya kerjakan,saya permisi Qwen,,, "


jiya menganggukkan kepalanya.


dretttt,,, dretttt,,,, hp kenan bergetar menandakan ada panggilan masuk, dia langsung melihat dan senyumnya mengembang karena melihat nama yang tertera di layar hpnya.


"hallo Qwen,,,,, ada apa hmmmm?? "


"oppa,,,,kamu masih lama pulang??? "


"memangnya kenapa??? "


"oppa,,,ji mau ke supermarket di ujung jalan depan boleh ya,,,??? "


"memangnya mau beli apa?? kan bisa suruh bibi,yang belikan"


"hehehe,,, ji bosan di rumah,karena terlalu cepat pulang sekolah tadi"


kenan mengerutkan dahinya heran dengan sang adik, karena tidak biasanya dia pamit untuk ke supermarket.


"kamu bosan,,,atau kamu merindukan in jun hmmmmm??? "

__ADS_1


"heyyy,,,, dari mana oppa tau??? "


"Aura jiya,,,,, apa yang oppamu ini tidak tau hmmmm??? "


"eehhhh,,,, benar juga ya,,,,"


"hahahahaha,,,,, ya,,, sudah, pergilah dengan supir nanti oppa jemput, karena sebentar lagi oppa pulang, ok!!!! "


"ok,,, oppa,,,, bye,,,, "


jiya langsung mematikan hpnya dan segera memanggil supirnya untuk mengantarnya, tapi sebelumnya dia mengambil tas kecilnya di kamar.


sesampainya di supermarket, jiya hanya berkeliling dan melihat lihat saja karena memang dia tidak membutuhkan apapun, karena semua kebutuhannya sudah di atur dan di lengkapi oleh sang kakak.


tapi tiba tiba,,,,,


"awasssss,,,, nona,,,,, "


bruukkkk,,,, bruukkk,,,,, satu rak tempat minuman jatuh dan hampir saja menimpa tubuh jiya, jika tidak di tarik oleh seorang pemuda yang kebetulan sedang berbelanja juga.


"aaaawwwww, ,,,,,sakitttt"


"hmmmm,,,,tapi kakiku sakit, sepertinya tadi keseleo ketika hampir jatuh,,, "


deg,, deg,,,suara jantung pemuda itu seperti maraton,ketika melihat wajah jiya yang begitu manis di pandangnya.


"heyyy,,,tuan, kenapa kamu bengong???"


"ahhhh,,,,,maaf,,,,kamu cantik"


ucap pemuda tersebut tanpa sadar karena keceplosan.


"hahahaha,,,,,kamu lucu,,, kan aku jatuh, terus kakiku sakit, kok kamu bilang aku cantik,,,,dasar gak nyambung"


wajah pemuda tersebut memerah karena malu dengan ucapan jiya.


tapi kalau di pikir pikir,,,,, bener juga sih,,,pikir pemuda itu.

__ADS_1


"maaf nona, biar ku bantu berdiri,,,, "


"ya,,,, sudah cepat bantu aku,,, sakit tauuuu"


dengan sigap pemuda itu,membantu jiya berdiri dan meminta pelayan supermarket itu membawakannya kursi, agar jiya bisa duduk.


pemuda itu mengurut kaki jiya dengan hati hati, sambil memperhatikan kulit mulus jiya dan membatin


"sungguh sempurna ciptaan tuhan yang satu ini"


sambil tersenyum dan tetap mengurut kaki jiya.


"Qwennn,,,, kamu tidak apa pa,,,,??? "


jiya mendongak,menatap siapa yang begitu khawatir padanya.


"oppa,,,, "


"ada pa,,, dengan kakimu??? "


"hanya keseleo saja kok,,,, "


"kenapa bisa seperti ini,,,,??? "


"mmmm,,,, itu tadi rak yang sebelah situ ambruk oppa,,,,, dan kebetulan aku di situ,,,, jadi kena,,,,deh,,,,, hehehe,,,, "


"sudah seperti ini masih bisa tertawa,dasar kamu ini,,, "


jiya tersenyum menanggapi ke khawatiran sang kakak.


kenan langsung memanggil menejer supermarket tersebut dan memarahinya.


sedangkan pemuda yang mengurut jiya tadi,kembali bengong melihat kenan yang marah marah,dan kembali membatin


"sebenarnya,,,, siapa mereka,,,,?? "


temen temen, ntar author kasi yang greget dikit ya,,,,

__ADS_1


tapi jangan lupa kasi masukan ya,,,,makasih



__ADS_2