
Hari hari berlalu dengan begitu cepat, dan kini mulai datang penggangu yang akan menguji cinta dan kesetiaan seseorang pada sang kekasih.
hari ini adalah hari libur bagi jiya, tapi tidak untuk ke dua kakaknya yang gila kerja itu.
"oppa,,,, apa kabar dengan nuna ayyana ya,,,??? "
kenan yang sedang mengerjakan sesuatu di leptopnya tersentak dan membelalakkan matanya, mendengar ucapan jiya.
"ekhemm,,,, apa maksudmu Qwennn,,,,??"
"ji,,,, sudah lama gak ketemu sama nuna"
"jadi apa hubungannya sama oppamu ini??? "
"ya,,,, ada lah,,,, kenapa oppa tidak melamarnya saja"
"apa kamu kira segampang itu hmmm??? "
"ya,,,, gampanglah,,, oppa tinggal bilang suka pada nuna, lamar dan langsung nikahi aja,,,,,gampang kan,,,,,??
"haaiiissss,,,, anak ini, kalau ngomong gak di pikir dulu apa ya,,,,?? "
kenan hanya geleng geleng kepala mendengar ucapan jiya.
"baiklah,,,, nanti oppa pikirkan lagi ok!!! "
jiya mencari kakaknya yang satu lagi namun tidak menemukannya,bahkan sudah beberapa hari ini kevin jarang pulang ke rumah.
"mmmm,,,, oppa, dimana docter dingin itu?? "
kevin mengerutkan dahi mendengar pertanyaan jiya.
__ADS_1
"maksudmu siapa Qwen,,,?? "
"sudah pastilah oppa kevin, memang ada lagi docter dingin di rumah ini,selain dia,,,,,,??"
"ooooo,,,,, sudah beberapa hari ini dia di sibukkan dengan pasien yang katanya omongannya absurd dan tidak ada saringannya,sedangkan docter yang bisa menanganinya cuma kevin, karena mereka sama sama absurd,,,πππ"
"ooooooooo"
jiya berfikir bahwa yang absurd itu adalah kenan sendiri,karena sampai sekarang tidak ada seorang gadispun yang bisa jadi pacarnya,jiya berfikir sambil geleng geleng kepala.
pada akhirnya jiya merasa bosan karena walaupun libur, namun sang kakak tetap bekerja melalui laptopnya.
sudah beberapa hari in jun tidak memberi kabar pada jiya dan juga tidak masuk kuliah,yang ada di fikiran jiya,jika in jun sedang sibuk dengan urusan kantornya,karena selain kuliah in jun juga menjabat sebagai Ceo di perusahaan orang tuanya.
di sebuah rumah sakit, seorang docter yang dingin sedang di sibukkan dengan kelakuan seorang pasien yang luar biasa keusilannya.
"nona,,,, ku mohon berhentilah membuat ulah,,,,π©π©"
"heyyy,,,,, docter dingin,,,,aku gak mau di suntikkkkπ€π€π€,itu sangat menyakitkan tau,,,,"
"π―π―π―π―"
"π€π€π€π π π π‘π‘π‘"
"ke mari kamu gadis nakal,,,, kamu harus di suntik dan harus minum obatmu,,,, jika tidak maka kamu akan ku serahkan pada docter yang genitttt,,,,π€π€π€π‘π‘π‘mauuu???"
"haaaaa,,,,,π§π§π§tidak tidakkkk,,,, aku tidak mau,,,, lebih baik docter kulkas dari pada docter genit,,,, itu sangat menyeramkan,,,π°π°π°"
"πππkalau begitu,,,, lakukan apa yang ku perintahkan sekarang, karena aku sudah lelah menghadapimu dan aku kurang istirahat karenamuuuu,,,,πππ"
"dan satu lagi,,, hari ini aku akan pulang,aku sudah merindukan gadis kesayanganku di rumah,,,,,πππ"
__ADS_1
"apaaaa,,,,,π±π±π±kamu mau pulang??? itu berarti kamu tidak merawatku lagi,,,,??? "
"yapppp,,,, kamu benarrrr,,,,, "
"tidak tidakkkk,,,, aku tidak mau di sini,,, aku mau ikut kamu pulang ke rumah"
"π§π§π§,,,,kamu sudah gila ya,,,, "
"memang kamu siapaku haaaaa,,,,, "
"aku pasienmu kulkas,,,, "
"jadi,,,, kalau kamu pasienku,memangnya harus ikut aku pulang ke rumah??? "
"tidak tidak,,,, kamu bukan istriku, bukan adikku, bukan saudaraku dan bukan siapa siapaku,,,, jadi tidak boleh ikut denganku"
"kkulkasssss,,,,,π°π°π°ku mohon padamu,,,, bawalah akuuuu,,,,, "
"aku janji,,,, tidak akan menyusahkanmu,,,,πππ"
kevin tidak tega melihat gadis itu, dia merasa kasihan padanya.
"mmmm,,,, baiklah kamu boleh ikut denganku,,,, tapi harus janji,,,, tidak membuat keributan di rumahku"
"aku janji,,,,,πππ"
"bersiaplah kita akan pulang, tapi begitu sampai di rumah kamu harus segera minum obatmu"
"tapi,,,, kulkas,,,, jangan di suntik lagi ya,,, aku janji, akan patuh padamu"
"hhmmmm"
__ADS_1
akhirnya kevin membawa gadis itu pulang ke mensionnya.
temen temen,kasih saran ya,,,,,