
setelah melakukan aktifatas suami istri in jun kini tidur di samping jiya karena kelelahan sambil memeluk tubuhnya.
sore hari jiya terbangun terlebih dahulu dan langsung mandi,kemudian keluar kamar untuk menyiapkan makan malam mereka.
setelah kurang lebih tiga puluh menit berkutat dengan dapur akhirnya jiya menyelesaikan memasak dan menatanya,kemudian segera membangunkan sang suami tercinta.
"honey… hey…ayo bangun karena aku sudah lapar…"(jiya)
"hmmm…"(in jun)
"cepat mandi dulu…aku tunggu di meja makan ya…"(jiya)
"baiklah nyonya…"(in jun)
jiya menuju lemari untuk menyiapkan baju in jun,sedangkan in jun sendiri langsung masuk ke kamar mandi dan menyelesaikan ritualnya,kemudian menyusul sang istri ke meja makan.
"honey…mulai besok jangan dekat dekat dengan si daniel itu lagi ya…"(in jun)
"memang kenapa…lagian aku juga kurang suka dengan sikapnya padaku…"(jiya)
"tidak ada sih…hanya gak suka aja…"(in jun)
"oooo…"(jiya)
dan merekapun makan sambil bercanda hingga selesai.
__ADS_1
jiya dan in jun sedang berada di ruang tamu sambil menonton tv…
😁😁😁hanya jiya yang nonton sedangkan in jun sedanh asik m******i perut rata jiya…
"honey…berhenti…"(jiya)
"apanya berhenti??"(in jun)
"aiiissss…berhenti m******i perutku…itu sangat geli…"(jiya)
bukannya berhenti…in jun malah semakin menenggelamkan kepalanya di perut jiya.
"Qwen…aku ingin…in jun junior akan segera hadir di sini…biar rumah kita rame…"(in jun)
"☺☺☺sabar ya…"(jiya)
"gak kok"(jiya)
"tapi kok belum ada tanda tanda jadi ya…"(in jun)
"dasar omesss…kamu kira buat baby itu kayak beli tepung…terus di uleni langsung jadi haaaaa…enak aja…semua ada prosesnya tau…"(jiya)
"😁😁😁maaf Qwen…aku salah"(in jun)
"udah ahhhhh…tidur yuk…besok pagi kamukan ada meting pagi…"(jiya)
"ya udah ayok"(in jun)
__ADS_1
pagi hari seperti biasanya,jiya bangun terlebih dahulu untuk memasak dan mempersiapkan segala keperluan in jun,setelah itu jiyapun mandi dan mengenakan pakaiannya karena akan ke kampus.
"honeyyyy…kamu di mana?? tolong pasangkan dasiku…"(in jun)
"iiisss…gak usah treak treaklah…berisik tau… kayak di hutan aja…"(jiya)
"😁😁😁maaf…abisnya aku gak lihat kamu…"(in jun)
"ya udah sini…ntar telat lo…"(jiya)
"iya…eh…kok kamu pakai baju kayak gini…ganti…"(in jun)
"iya…"(jiya)
jiya langsung mengganti pakaiannya,dan kembali menghampiri sang suami…tapi lagi lagi in jun menolak dan menyuruhnya ganti…hingga beberapa kali dan jiya juga sudah capek karena bolak balik ganti…dan semuanya tidak ada yang cocok menurut in jun.
"honeyyy…kamu kenapa sih…???aku udah ganti sepuluh kali lo…tapi semuanya tetap salah dan jawabanmu itu tidak logika…karena memang bajuku semua kayak gini dan baru kali ini kamu protes sama bajuku…sekarang aku gak mau ganti lagi karena di luar sana masih banyak yang pakai baju lebih **** dan lebih minim kurang bahan…pokoknya aku gak mau ganti lagi…titik…"(jiya)
"Qwen…tapi aku punya alasan untuk itu…aku gak mau kalau si daniel itu dekat dekat kamu…karena dia bilang mau ngelamar kamu dan mendapatkan kamu apapun alasannya…"(in jun)
"tererah…kamu kalau mau sarapan udah ku siapkan…kalau mau ke kantor berangkat aja karena aku gak jadi kuliah…aku mau ngilangi setres…dan satu hal yang perlu kamu ingat…aku bukan wanita yang gampang dekat dengan seorang pria asing…"(jiya)
jiya segera meninggalkan in jun yang masih mematung karena mendengar ucapannya.yang ada dalam fikirannya sekarang adalah kekantor sang oppa.
jangan lupa like dan coment sayanh…
__ADS_1