
ketika in jun dan ayyana sedang asik memakan mangganya dengan satu piring…ada suara bariton yang membuat bulu kuduk in jun berdiri…karena aroma dingin yang sangat mematikan.
"ekhemmmm…enak mangganya…apa perlu aku tambahkan lagi di piring itu…"(kenan)
"aduhhh…mati gue…ini ne…dari tadi yang gue takutin…"(in jun)
"ehhhh…sayang…kamu udah turun…aku lagi pengen makan mangga punya in jun…kamu marahhhhh…???"(ayyana)
"hmmm…memangnya gak bisa buat sendiri…kenapa harus satu piring🤨🤨🤨…"(kenan)
"aku maunya punya dia…ehhh tapi kenapa kamu makan mangga jun…"(ayyana)
"ntahlah nuna…rasanya seger aja makan mangga malam malam gini…"(in jun)
"oooohhhh…"(ayyana)
"biarkan ayyana makan dari piring in jun…kan itu maunya anak kamu ken…"(mommy jeny)
"hhuuuuhhhh…iya…aku paham mom…"(kenan)
"oppa…duduk sini…"(jiya)
"kamu…ada apa ke mari…???"(kenan)
"hmmm🤨🤨🤨emang kenapa…gak boleh…"(jiya)
" bukan gak boleh Qwen…cuma heran aja…karena biasanya kalau gak di telp juga gak bakal ke mari…"(kenan)
"ji…kangen mommy…dan juga ji…pengen makan salad buah buatan mommy…"(jiya)
ceklekkkk…pintu terbuka…dan masuklah kevin dan shin ke mansion itu…
"assalamualaikum"(kevin dan shin)
"walaikum salam"(mommy,kenan,ayyana,in jun dan jiya)
__ADS_1
"kok rame…"(kevin)
"ehhh…ada jiya ya…"(shin)
"iya…😚😚😚"(jiya)
"tumben Qwen…"(kevin)
"baiklah kami bersih bersih dulu ya…"(shin)
kevin dan shin menuju kamar mereka.
malam yang hangat di lalui keluarga Lee dengan bercengkrama satu sama lain.
pagi hari…terdengar begitu sepi…karena sang pemilik mansion masi betah di bawah selimut masing masing…tapi tidak dengan shin…yang dari subuh tadi sudah berada di dalam kamar mandi…yang memuntahkan isi perutnya dengan mengeluarkan cairan kuning…yang terasa begitu pahit di tenggorokkannya.
hoekkkk…hoekkkk…
hoekkkk…hoekkkk…
"sayangggg…kamu di kamar mandi…"(kevin)
kevin berulang x…memanggil sang istri…namun sama sekali tak di jawab oleh shin…
karena penasaran…kevin langsung masuk ke kamar mandi dan melihat shin sudah terduduk lemas di bawah kloset kamar mandi.
"sayang…kamu kenapa…"(kevin)
kevin langsung membawa shin ke tempat tidur dan meletakkannya perlahan…kemudian memeriksanya…
"☺☺☺sayangggg…kamu kapan terakhir x datang bulan…???"(kevin)
"ntahlah…mungkin bulan lalu…"(shin)
"baiklah…nanti kita periksa ke nuna ya…"(kevin)
__ADS_1
"kenapa ke nuna…bukannya kamu juga docter ya…🤨🤨🤨"(shin)
"nanti kamu juga tau…☺☺☺…nah sekarang bagaimana…apa masih mual"(kevin)
"kayaknya…udah mendingan…"(shin)
"baiklah…kita tunggu nuna bangun ya…"(kevin)
"he-emmm.…sayang sini…aku mau tidur lagi tapi maunya kamu pelukkkk…"(shin)
"baiklah…"(kevin)
akhirnya kevin dan shin kembali tertidur sampai hari sudah benar benar terang…
"pagi my…"(jiya)
"pagi sayang…"(mommy jeny)
"kok masi sepi…"(jiya)
"☺☺☺…kamu ini…mungkin oppa dan nuna kamu gak pada kerja…makanya lambat…ayo sini sarapan…"(mommy jeny)
mereka sarapan bertiga…tapi in jun malah memakan roti yang sudah di gigit oleh jiya…
"jun…ihhhh…😤😤kamu ambil sendirilah…kan di meja ada…kenapa malah makan punyaku…akunya gak kenyang kenyang tau…"(jiya)
"😁😁😁 abisnya…roti punya kamu enak…"(in jun)
"🤨🤨🤨 kumat…punyaku ini…sama yang di meja…sama aja x…kamu nyebelin ihhhh…"(jiya)
sang mommy juga heran dengan sang menantu…bukankah makanan yang jiya makan sama aja sama yang di meja…tapi kenapa in jun mengatakan kalau punya jiya enak…
kelakuan putri dan menantunya ini membuatnya geleng geleng kepala…
hayooo…jiya kenapa ya…🤔🤔🤔
__ADS_1
jangan lupa like dan coment…