
in jun terkejut mendengar sang istri sedang hamil…
tapi tidak di pungkiri bahwa itu adalah kabar yang paling membahagiakan bagi in jun…melebihi kebahagiaannya waktu memenangkan tander di perusahaan…
"honeyyyy…aku sangat bahagiaaaa…karena kamu sedang mengandung buah cinta kita…😘😘😘"(in jun)
in jun langsung memeluk sang istri…
kemudian bergantian dengan kedua mommy mereka…
kedua oppanya,kedua nunanya dan juga ke tiga sahabatnya…
semua orang berbahagia denhan kabar itu…apalagi keluarga Lee…karena ke tiga keturunan keluarga Lee sedang ada di rahim ibunya masing masing…
setelah mengetahui kehamilan jiya…
seluruh keluarga berhati hati…karena tidak dapat di pungkiri akan ada orang yang iri pada mereka dan akan menghancurkan kebahagiaan itu dalam sekejap mata…
kini kenan memperketat pengawalan terhadap istri,ibu dan juga adik adiknya…demi keselamatan buah hati mereka…
🎶🎶🎶hp kenan berbunyi…yang menandakan ada panggilan masuk.
"ada apa…"(kenan)
"tuan…sepertinya ada orang yang mengetahui keberadaan tuan besar…dan mereka berencana untuk melenyapkannya…"(pengawal kenan)
"siapkan segalanya dan tunggu kabarku beberapa hari lagi…maka kita akan menjemputnya pulang…"(kenan)
__ADS_1
"baik tuan"(pengawal kenan)
tutttttt…sambungan telp di putus oleh kenan.
"kurang ajarrrr…siapa sebenarnya dia…kenapa selalu mengganggu keluargaku…"(kenan)
dua hari berlalu setelah jiya pingsan…dan kini in jun terkulai lemas…karena setiap pagi dia harus merasakan muntah muntah seperti biasa.…tapi mual itu akn hilang pada saat menjelang siang…jadi in jun pergi ke kantor…apabila sudah tidak mual lagi…dan itu di lakukan pada saat siang hari…dan para rekan bisnisnya sudah memaklumi hal itu.
"honeyyy…aku mau cek kehamilan di rumah oppa saja…karena di sana juga lengkap seperti di rumah sakit kok…"(jiya)
"baiklah…nanti sore kita ke rumah hyung…tapi sekarang aku harus ke kantor dulu"(in jun)
"aku ikut kamu boleh…"(jiya)
"dengan senang hati nyonya…"(in jun)
kini in jun dan jiya telah sampai di kantor in jun…
"selamat datang tuan muda…nona…"(aaisten in jun)
in jun hanya menganggukkan kepala…sementara jiya sudah tersenyum lebar…
"apa jadwalku hari ini…"(in jun)
"nanti jam dua…anda ada meting dengan klien dari singapore tuan…dan selebihnya hanya beberapa berkas yang perlu di tanda tangani"(asisten in jun)
"baiklah…belikan aku rujak mangga yang ada di seberang jalan itu ya…"(in jun)
__ADS_1
"kalau nona ada yang mau di beli…"(asisten in jun)
"aku mau ayam geprek aja dehhh…tapi gak usah pake nasi ya…dua porsi…"(jiya)
"baik saya permisi…"(asisten in jun)
"honeyyy…kemarilah…"(in jun)
"gak ahhh…kamukan lagi kerja…"(jiya)
"gak pa pa…cepat ke mari…"(in jun)
jiya mendekati sang suami…tanpa aba aba in jun menarik jiya hingga terduduk di pangkuannya…dan meletakkan dagunya di ceruk leher jiya…
"aku suka wangi tubuhmu…karena dapat menetralkan mualku…"(in jun)
"kok gak bilang dari tadi…"(jiya)
"gak pa pa…gini aja udah nyaman kok…"(in jun)
in jun menanda tangani berkas sambil memeluk sang istri dari belakang…
sambil menunggu pesanan mereka datang…
sekitar tiga puluh menit pesanan mereka datang…dan langsung saja mereka lahap sampai tak tersisa…
kini saatnya in jun dan jiya pulang kantor dan segera menuju ke mansion keluarga Lee…
__ADS_1
temen temen jangan lupa like dan coment ya…