
"ka,,,,kamuuuuu,,,,,mau apa kemari???"
"tentu saja untuk menemuimu"
"aku tidak ingin bertemu denganmu,pulang sana dan jangan pernah kemari menemuiku"
"π€¨π€¨π€¨π€¨,aku ada salah sama kamu hmmm"
"masih nanya lagi,,,,,ya adalahhh,,,"
"kalau begitu aku minta maaf,dan kamu boleh menghukumku apa saja,asal jangan bersikap dingin lagi padaku dan juga semua orang"
"itu urusanku,,,,,dan kamu urus saja urusanmu sendiri"
"Qwennn,,,,,aku akan cerita semua padamu tapi bukan sekarang,,,,ku mohon dengarkan aku"
"baik,,,,ku beri kamu satu kesempatan lagi tapi jika terulang lagi no second ok"
"terima kasih Qwen,,,,mari sini duduk di sofa"
"nanti saja,aku masih banyak tugas,,,jika kamu lapar turun ke bawah,jika mau mandi tinggal masuk kamar mandi dan jika ngantuk maka tidurlah"
in jun tersenyum mendengar omongan jiya,karena dia sebenarnya datang untuk memboyong jiya pulang kerumahnya.
in jun sudah mempersiapkan sesuatu yang sangat istimewa untuk jiya,karena mommy in jun sudah tidak sabar menginginkan jiya menjadi menantu dan juga putrinya.
karena terlalu lama menunggu jiya akhirnya in jun tertidur di sofa kamar jiya.
"akhirnya selesai juga,,,,,aaaa,,,,capek banget dehhhh"
jiya lupa jika ada in jun di kamarnya,tanpa ba bi bu,,,,,jiya membuka bajunya dan hanya menyisakan tangtopnya dan celana pendeknya,kemudian membuka lemari untuk mencari baju untuk di bawa ke kamar mandi.in jun yang sudah sadar,memperhatikan jiya dari ujung kaki hingga ujung rambut.begitu sempurna ciptaan tuhan yang satu ini baginya.
"ekhemmm,,,,"
jiya mendengar ada orang berdehem,dan memutar tubuhnya menghadap ke orang tersebut.
"aaaaaa,,,,,,apa yang kamu lakukan di sini???"
__ADS_1
"π€¨π€¨π€¨π€¨π€¨π€π€π€π€"
"sebenarnya,,,,tadi aku udah ijin sih,,,,βΊβΊβΊ"
"ijin sama sapa??"
"sama hyung"
"terussss,,,,,,sejak kapan kamu di situ???"
"π€π€π€aku di sini sejak kamu mengerjakan tugas tugasmu itu"
"kok aku lupa ya,,,,π€π€π€"
pletakkk,,,,,in jun menyentil kening jiya gemas
" aaauuuwwww,,,,sakit junnnnππ"
"sebenarnya apa yang sedang kamu kerjakan hmmmm???"
"aku sedang mengurus surat suratku untuk pindah kuliah"
"ka,,,,kamu serius yang,,,,???"
"itu semua,,,,gara gara kamu kok"
"akuuuuu???"
"he-emmmm"
tanpa pikir panjang,in jun langsung melihat isi laptop jiya dan menghapus semua file yang telah jiya susun dengan rapi
"jangannnn,,,,,"
"tidak ada jangan,,,,,ππππ"
"kamu jahat jun,,,,aku sudah menyusunnya selama dua hari ini,dan dengan mudah kamu hapus,,,hik,,,hik,,,hikkkπππ"
__ADS_1
"sayangggg,,,,jangan nangis donk"
"gimana aku gak nangis,kamu sudah hapus semua kerja kerasku"
"mana mungkin aku kasih ijin istriku pergi jauh dariku"
"π―π―π―,,,,tadi kamu bilang apa,,,,coba ulangi"
"dengar baik baik ya,,,,aku tidak mengijinkan istriku pergi jauh dariku"
"siapa istrimu???"
"tentu saja nona muda dari keluarga Lee"
"sejak kapan aku menikah denganmu??"
"besok"
"apaaaa,,,??"
"ya,,,besok kamu resmi jadi istriku"
"kapan aku bilang mau menikah denganmuπππ,,,seenaknya saja"
"aku tidak perduli kamu setuju atau tidak yang penting semua sudah selesai,dan besok hanya butuh tanda tanganmu saja"
"kamu sudah gila ya,,,,"
"ya,,,,aku gila karenamu"
"haiiisss,,,,,,pulang sana,cuci tangan,cuci kaki,minum obat cacing terus tidur ya,,,,"
"aku mau tidur di sini"
"a,,,apaaaaa,,,,"
"sudah sana mandi,,,sebelum aku yang memandikanmu sayanggggg,,,,"
__ADS_1
wajah jiya merah seperti tomat mendengar ucapan in jun,dan segera berlari kekamar mandi tapi jiya lupa membawa bajunya karena tadi dia di kejutkan oleh in jun jadi bajunya terjatuh di lantai.
sabar ya,,,,buat oppa oppanya jiya kita bahas setelah ini,,,,,