
jiya memandang kagum pada sosok gadis yang kevin bawa pulang dan tanpa mereka sadari jiya tersenyum manis,walaupun hanya sedikit tapi dapat di artikan bahwa jiya sangat sangatlah senang dan bahagia.
"kulkasssss,,,,, cepatlah,,,, ataw aku tidak mau minum obat itu,,,, biar kamu merawatku seumur hidupmu,,,,π π π "
jiya yang dari tadi menahan tawa, akhirnya bersuara juga untuk menghindari agar tawanya tidak pecah
"sudahlah oppa,,,, ambilkan saja obatnya,,,,ππtoh,,, kamukan punya banyak obat di apotikmu itu"
gadis itu merasa bahwa jiya sedang mengejeknya,lalu mengeluarkan unek uneknya.
"dasar gadis sombong,,,ππ"
"π―π―,,,,kamu bilang apa tadi nona,,,,"
"o,,, ya kenalkan aku jiya,,,, dan kamu,,,,,?? "
"memang penting ya,,,, dengan namaku?? "
jiya geleng geleng kepala,,,, ternyata benar dugaan jiya jika gadis ini sedang cemburu.
"memang kamu gak punya nama ya,,,?? "
"ya,,,, punyalah,,,, namaku kwan shin,,,ππ"
sang gadis keceplosan karena emosi melihat jiya yang sok akrab dengannya, padahal mulanya dia tidak mau memberitahukannya pada jiya.
"oooo,,,, jadi namamu shin,,,, "
"oppa,,,, apa lagi yang kamu tunggu,,,, cepat ambilkan obatnya,,,, "
kevin heran sendiri dengan kedua gadis itu, kenapa keduanya marah marah padanya.
"hhhhh,,,, baiklah tunggu sebentar,,,,, haiiiiissss,,, pusing aku sama kalian,,,π²π²π²"
"heyyy,,,, kamu cemburu ya,,,, "
"haaaa,,, cemburu,,,,mana ada,,,,,πππ"
"oooo,,,,, baguslah jika tidak cemburu"
"memangnya kenapa?? "
__ADS_1
"tidak apa pa,,,, ji,,,,cuma mau bilang kalau,,, "
"hhhhh,,,,, sudah sudah jangan di teruskan lagi,,,, aku tidak mau dengar"
"yakin,,,, gak mau dengar,,,,?? "
"gak sama sekali!!! "
"ntar,,,, nyesellll,,,, "
"aku bilang gak,,,, ya gaklah,,,, "
sesaat kemudian kevin kembali dan memberikan obat pada shin,dengan sehera shin meminumnya.
kemudian kevin mengajak jiya ke ruang keluarga.
sementara itu kenan sedang mengerjakan sesuatu yang adik adiknya tidak tau.
dretttt,,,,, drettttt,,,,
"ada pa??? "
"tuan,,,, misi kita berhasil"
"benar tuan,,,dan kami sudah menemukannya"
"bagus,,,, dan awasi terus,,,beberapa hari lagi kita akan menjemputnya"
setelah mematukan hpnya kenan keluar untuk melihat gadis kesayangannya.
kenan yang mendengar suara jiya heran,,, dengan siapa gadis itu tertawa,kenan terus berjalan sampai pada ruang makan dia melihat seorang gadis duduk dengan wajah sedihnya.
"siapa gadis ini,,,,,??"
"jika dia bukan jiya lantas siapa,,,,,??"
kenan menuju ruang tamu dan bertanya.
"Qwennn,,,, kamu di sini,,,,??? "
"hhhh,,, oppa,,,,ada pa,,,,??"
__ADS_1
"jadi,,, yang di meja makan siapa?? "
"oooo,,,,, itu pasienku hyung"
"ehhhh,,,, bukan oppa,,,,,itu pacarnya,,,, "
"Qwennnnn,,,, kalau ngomong jangan asal"
"hehehe,,,, πππ"
"haiiiiii,,,,,terserah kalianlah,,,,, aku mau keluar sebentar"
"oppa,,,, ji,,,, ikuttttt,,,, "
"π―π―π―tumben,,,,"
"nanti ji,,,, jadi nyamuk"
"baiklah,,,,,ayo,,,,,"
"heyyyy,,,,, mana boleh begitu,,, "
"ya,,,, bolehlah,,,,, "
"Qwennnnn,,,,, "
"iya,,,, oppaku sayang,,,, "
"ya,,,, sudahlah,,,, aku istirahat saja"
kemudian kevin berlalu ke kamarnya tanpa melihat kiri dan kanan. kenan dan jiya saling pandang kemudian tertawa,,,,ππππ.
sementata itu gadis yang ada di meja makan heran, dengan suara tertawa jiya dan seorang laki laki dan itu tentu saja bukanlah kevin.
dia berfikir keras,,, sebenarnya siapa hadis ini, ,,,kenapa kevin sangat menyayanginya, dan siapa pula pria yang berada di dekat jiya itu.
sementara itu dia melihat kevin yang menaiki tangga menuju kamarnya.
sementara itu di tempat in jun, sedang terjadi masalah besar, perusahaannya sedang mengalami kerugian besar karena ada yang mencoba untuk menguras keuangan perusahaannya.dan itulah sebabnya kenapa in jun menghilang beberapa hari ini dan tidak sempat mengabari jiya sama sekali.
kira kira,,,, apa yang sedang di kerjakan kenan ya,,,,
__ADS_1
jangan lupa like teman teman