
"semuanya sudah siap tuan...."(pengawal kenan)
"baiklah....kita akan segera berangkat"(kenan)
mobil mobil berwarna hitam berjejer...kira kira ada sepuluh mobil yang berjalan beriringan dengan kecepatan di atas rata rata.
sementara itu di sebuah rumah yang cukup besar,duduk seorang pria paruh baya sedang memerintahkan anak buahnya untuk menculik seorang gadis yang akan menjadi sanderanya.
seorang pria sedang mengawasi apartement yang di tempati in jun dan jiya.
"honey....aku rindu sama mommy..."(jiya)
"mommy...yang mana??"(in jun)
"๐๐๐...tentu saja mommy jeny..."(jiya)
"๐คญ๐คญ๐คญ...honey...maafkan aku...karena seingatku...kita punya dua mommy..."(in jun)
"๐ค๐ค๐ค...iya juga ya..."(jiyร )
"โบโบโบ...dasar bumil..."(in jun)
in jun mengacak ngacak rambut sang istri karena gemas.
"honeyyyyyyy๐ค๐ค๐ค....rambutku kusut ni...."(jiya)
"โบโบโบ....kamu gemesin....ni...minum dulu susunya dan setelah itu aku akan mengantarmu ke mansion hyung..."(in jun)
๐ถ๐ถ๐ถ๐ถ....
hp in jun berbunyi...menandakan ada panggilan masuk.
"ada apa???"(in jun)
"tuan muda...ada yang telah menggunakan uang perusahaan di kantor cabang...dan amda harus segera memeriksanya langsung ke sana..."(asisten in jun)
"kenapa kalian bisa seceroboh ini sihhh..."(in jun)
__ADS_1
"honey...ada masalah di kantor"(jiya)
"iya...dan aku harus keluar kota untuk menyelesaikannya"(in jun)
"baiklah...aku akan di rumah mommy aja...sampai kamu pulang..."(jiya)
"baiklah...kalian siapkan keberangkatanku segera dan pastikan tidak ada kesalahan lagi...tapi sebelumnya aku akan mengantarkan istriku dulu ke mansion mommy mertuaku"(in jun)
in jun langsung mematikan hpnya.
"honey...aku pergi sendiri aja...atau biar supir mommy yang jemput gimana..."(jiya)
"kamu yakin...."(in jun)
"iya...tenang aja...dan sekarang ayo...aku siapkan pakaiamu..."(jiya)
setelah selesai...jiya dan in jun sama sama turun dari apartement dan menuju mobil masing masing...karena sebelumnya memang in jun telah menghubungi sang mertua untuk menjemput istrinya.
"honey...hati hati ya..."(jiya)
"iya...aku tau...๐๐๐...nanti kalau sudah sampai segera hubungi kami ya..."(jiya)
"oke...hati hati ya...
pak...pelan pelan bawa mobilnya"(in jun)
"baik tuan muda...kami berangkat"(supir)
setelah memastikan sang istri berangkat...in jun juga berangkat menuju kantor cabang nersama asisten pribadinya.
sementara di mension keluarga Lee...mommy jeny merasa cemas.
kecemasannya itu seperti akan terjadi sesuatu kepada putrinya.
mommy jeny...mondar mandir sambil terus berdo'a untuk putrinya,padahal jiya sedang dalam perjalanan ke mansion itu...tapi ntah mengapa ia merasa putrinya dalam bahaya.
"mungkin karena kasih sayang seorang ibu kali ya...hehehehe..."(author)
__ADS_1
"nyonya besar...ada apa...sepertinya anda gelisah..."(maid)
"aku juga tidak tau...tapi aku merasa jiya dalam bahaya"(mommy jeny)
"nyonya berdo'a saja...semoga Qwen baik baik saja...karena Qwen adalah gadis yang kuat...dan juga dia adalah cahaya rumah ini..."(maid)
"iya...kamu benar"(mommy jeny)
sementara di mobil...
"Qwennn...sepertinya ada yang mengikuti mobil kita..."(supir)
"mungkin pengawal oppa paman..."(jiya)
"semoga saja Qwen..."(supir)
tiba tiba...brakkk...brakkk...brakkkkkk...
aaaaaaaaakkkkk....
prank.....gelas yang mommy jeny pegang jatuh bertaburan ke lantai dan berserakan.
"astafirullahhal azhim...kenapa perasaanku semakin tidak enak ya..."(mommy jeny)
"mom...ada apa..."(ayyana)
"mommy tidak tau...tapi mommy merasa jiya dalam bahaya..."(mommy jeny)
"mom...sabar dulu ya...mungkin bentar lagi sampai"(ayyana)
sebenarnya ayyana sedikit khawatir karena ia juga dari tadi merasakan hal yang sama.
merasa bahwa akan ada bahaya untuk keluarganya.
hayo...hayo...apa yang sebenarnya terjadi ne...
jangan lupa like dan coment....
__ADS_1