
setelah acara selesai,in jun yang melihat sang istri kelelahan menyuruhnya terlebih dahulu membersihkan diri lalu beristirahat,setelah jiya selesai barulah dia yang membersihkan diri dan menyusul jiya ke alam mimpi.
pagi hari jiya terbangun seperti biasa,tapi jiya merasa ada yang menimpa berutnya,jiya berbalik dan betapa terkejutnya dia kala melihat sosok tampan ciptaan tuhan yang sangat sempurna baginya.
"honey,,,,honey,,,,ayo bangun,,,,ini sudah siang"
in jun sama sekali tidak bergerak dari posisinya,malah semakin mengeratkan pelukannya.
"aaaaaaa,,,,,,,samchon mesuuuumm,,,,,,"
in jun membulatkan matanya kala mendengar ucapan sang istri.
"ehhhhh,,,,,honey kamu bilang apa barusan,,,,,"
"aku bilang samchon mesuuummm"
kemudian jiya langsung lari ke kamar mandi karena in jun melonggarkan pelukannya.
setelah kurang lebih satu jam,in jun panik kenapa sang istri belum juga keluar dari kamar mandi.
"honey,,,,,kamu baik baik saja,,,,???"
in jun terus menggedor pintu kamar mandi,sampai jiya menyembulkan kepalanya keluar.
"mmmm,,,,,honey,,,,,aku boleh minta tolong ambilkan pakaianku di koper,karena tadi aku lupa bawa๐๐๐"
in jun tersenyum mendengar ucapan jiya dan segera mengambilkan apa yang istrinya minta.
setelah jiya selesai,kini giliran in jun yang masuk kamar mandi membersihkan diri.
__ADS_1
kini sepasang pengantin baru itu turun ke lantai dasar untuk sarapan bersama keluarga besar mereka.
"pagi sayang๐๐๐"
"pagi mom"
"pagi oppa,,,,pagi semuaโบโบโบ"
"pagi juga Qwen"
"pagi ji,,,,"
pagi ini mereka sarapan di hotel,di selingi canda tawa karena tingkah konyol sahabat sahabat jiya dan juga in jun,sedangkan yang lain hanya menikmati hiburan yang ada.
setelah sarapan selesai,semua orang melanjutkan aktifitas masing masing dan meninggalkan hotel.
sedangkan si pengantin baru akan menghabiskan liburan untuk beberapa hari di hotel ini,berhubung karena ini adalah salah satu hotel milik in jun maka semuanya dapat di kendalikan dengan mudah,begitulah kira kira ya....๐๐๐.
"lepaskan aku,,,,,apa kalian tidak kenal siapa aku hah,,,,,"
"maaf nona,,,,kami hanya melaksanakan tugas saja"
"baiklah,,,jika kalian melaksanakan tugas,maka biarkan aku menemui calon suamiku"
jiya yang kebetulan juga menyaksikan kejadian itupun mengerutkan kening mendengar ucapan si cewek sex.
ya,,,,,yang membuat keributan adalah si cewek sexi tempo hari.
"heyyy,,,,,nona,memang siapa calon suamimu itu??"
__ADS_1
mendengar ada yang bertanya tapi bukan pelayan hotel,sang cewek langsung melihatnya dan langsung bergelayut manja pada in jun,tapi sang empu langsung menepisnya.
jiya menyaksikannya merasa geram dan mengepalkan tangannya,tapi dia masih bisa mengendalikan emosinya.
"maaf nona,,,,siapa orang yang kamu cari???"
tanpa menjawab si cewek sexi dengan pedenya membentak jiya.
"itu bukan urusanmu,,,,karena kamu cuma orang luar dan orang yang ku cari ada di depanku"
"maksudmu in jun???"
"benar,,,,dan sebentar lagi kami akan menikah,,,,dan untukmu jangan terlalu berharap padanya,,,,,,mengerti๐๐๐"
"๐ฒ๐ฒ๐ฒoooo,,,,,wawww,,,,,,benarkah???"
"tentu saja"
"ekhemmm,,,,jun,apa pendapatmu??"
"aku gak pernah bilang apapun padanya"
si cewek sexi merasa malu dengan ucapan in jun,lalu dia mengatakan hal yang tak dapat di terima akal sehat jiya,,,,yaitu dia sedang mengandung anak in jun dan memberikan bukti dari rumah sakit kepada jiya.
jiya yang melihat itu sontak terhuyung ke belakang,untung ada in jun yang menopang tubuhnya di belakang.
jiya meremas kertas itu dan menatap tajam in jun yang meminta penjelasan.
"Qwen,,,akan aku buktikan jika ini semua buktu bohong,,,,percayalah padaku dan akan aku tunjukkan siapa istriku yang sebenarnya"
__ADS_1
in jun mencium kening jiya dan menyuruh pelayan mengantarkan jiya ke kamar mereka,sementara dia akan mengurus rubah betina ini.