
Setelah ritual yang membuat jiya kelelahan,in jun tidak mengijinkannya untuk memasak makan malam.In jun memesan makanan melalui aplikasi,agar jiya tidak pergi ke manapun selain berbaring di tempat tidurnya.
In jun yang merasa bersalahpun menunggu makanannya dan membawanya ke kamar karena jiya masih terlelap akibar ulahnya.
"Qwen…ayo bangun sayang…kita makan dulu…nanti baru sambung lagi tidurnya"
"hmmmm…"
dengan malas jiya membuka matanya dan mulai memakan makanannya dengan in jun yang menyuapinya hingga selesai.
kini in jun dan jiya sedang menonton tv di kamarnya(author ralat lagi)
yang menonton tv hanya jiya,sedangkan in jun malah asik menjelajahi b*****t kembar jiya dengan tangannya.
"iissss…honey…tangannya jangan gitu donk,aku gak fokus ni…nontonnya😐😐😐"
"😂😂kamu sih…bikin aku ketagihan"
"apa sih…🤨🤨🤨"
"gak…🤣🤣"
"Qwen…lagi ya???"
"🤨🤨🤨lagi…apa???"
"itu…😋😋😋"
"haaaa....."
jiya yang mengertipun langsung menutup tubuhnya dengan kedua tangan dan juga selimut untuk menutupi tubuhnya agar in jun tidak dapat melihatnya.
__ADS_1
"😂😂😂😂kenapa di tutup??kan aku sudah lihat semua bahkan sudah merasakannya makanya mau lagi…karena membuat ketagihan"
"honeyyyy😤😤😤badanku sudah remuk redam kamu buat masih bilang mau lagi...."
"😂😂😂aku bercanda Qwen…mana mungkin aku menyerangmu lagi…sudah nontonnya karena sudah malam dan besok kamu kuliahkan??"
"🤨🤨🤨kok cuma aku…memang kamu gak kuliah???"
"gak…karena besok aku akan keluar kota untuk beberapa hari,,,,"
"keluar kota???kok kamu gak bilang sih"
"aku juga baru tau…karena tadi sekertarisku yang memberi tau dan itu tidak bisa di wakilkan"
"memang berapa hari perginya??"
"paling lama lima hari honeyyy☺☺☺"
"iya janji…"
"baiklah ayo…tidur"
pagi ini jiya bangun lebih awal,karena selain dia harus kuliah kini jiya juga harus melaksanakan tugasnya sebagai istri,yaitu menyiapkan sarapan untuk suaminya dan juga mengurus keperluannya.
"honeyyyy…sudah waktunya bangun,apa kamu lupa jika akan berangkat ke luar kota"
"hmmmm"
"honeyyyy…ayolah…nanti sarapannya dingin"
"cium dulu…"
__ADS_1
"muuuaaacchhh…sekarang bangun dan hari ini aku kuliah siang jadi bisa mengantarmu ke bandara.
kini in jun sudah rapi dan bersiap untuk berangkat ke luar kota dengan pesawat pribadinya,tapi sebelumnya dia akan menghabiskan pagi ini untuk sarapan dengan jiya karena untuk beberapa hari ke depan mereka tidak akan bertemu dan itu cukup berat buat in jun karena meninggalkan sang istri tercinta.
"honeyyyy… nanti kamu tidur di rumah mommy aja ya…selama aku di luar kota"
"iya… tenang aja…kalaupun aku tidak di rumah mommy,paling ke rumah oppa"
"ya udah terserah kamu aja…yang penting jangan di sini sendirian ya…"
"he-emmm😊😊😊"
in jun dan jiya sudah berada di bandara,dan semua pengawal sudah siap untuk mengantarkan nona muda mereka,kemanapun dia akan pergi selama tuan mudanya ke luar kota.
"baiklah honey…aku berangkat ya…"
"he-emmm…hati hati ya…dan kabari aku jika sudah sampai"
jiya mencium tangan suaminya kemudian pipinya,tapi in junm malah menahan tengkuk jiya dan m*****t bibirnya yang sudah mulai menjadi candu baginya.dan setelah beberapa detik jiya memukul dada in jun karena kehabisan nafas.
"honey…kamu ingin membunuhku…??"
"hehehe maaf…khilaf😁😁😁"
"ada ada aja khilaf…mana ada orang khilaf kayak gitu😐😐😐"
"ya udah aku berangkat…bye🖐🖐"
karena in jun sudah berangkat,kini jiya menuju ke kampusnya dengan di antar pengawal yang di telah di siapkan in jun.
ok....temen temen kita lanjut lagi tapi jangan lupa like dan coment y,,,,,biar author tambah semangat....
__ADS_1