Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 38


__ADS_3

pagi hari yang di tunggu akhirnya datang,semua persiapan telah berjalan sesuai perintah dari kenan.dan jiya telah di dandani secantik mungkin oleh Mua terkenal yang di pesan langsung oleh kenan,pokoknya semua sesuai dengan perintah bos mafia itu tanpa ada hambatan,termasuk dengan pengamanan rumah dan hotel tempat resepsi nantinya,karena kenan tidak ingin terjadi hal buruk lagi pada jiya.


kenan yang menjadi wali untuk jiya sekaligus keluarganya karena ayahnya yang seharusnya menjadi wali,saat ini masih belum bisa untuk di bawa pulang oleh kenan.


setelah ijab kabul selesai baru jiya di bawa turun oleh ayyana dan shin,selaku anggota keluarganya juga.


in jun yang sangat terpanah dengan kecantikan jiya,tak dapat menhedipkan matanya.


"gilaaaaa,,,,cantik bener binik gue"


sahabat in jun yang ikut memperhatikan pandangannyapun sedikit menjahili in jun


"woiiii,,,,,iler lo,,,,udah kayak keran aja jun😂😂😂"


in jun yang terkejut dengan omongan sahabatnya langsung mengelap mulutnya,tapi setelah dia sadar jika sahabatnya itu hanya menggodanya,dia langsung menjitak kepala sahabatnya itu.


dan kini adalah sesi tukar cincin antara in jun dan juga jiya.



semua sahabat,kerabat,keluarga dan juga para kolegan bisnis kenan dan in jun ikut merasakan kebahagiaan yang saat ini pengantin baru itu rasakan.


kenan dan kevin merasa sangat sangat bahagia melihat jiya bahagia.mereka merasa bahwa tanggung jawab mereka telah selesai untuk membahagiakan gadis kesayangan mereka.


setelah acara siang ini selesai jiya dan in jun kembali ke kamar hotel yang telah di siapkan untuk mereka sambil menunggu acara nanti malam.

__ADS_1


jiya yang sudah gerah segera masuk ke kamar mandi,karena dia masuk ke kamar duluan jadi tidak perlu bertanya lagi pada in jun.


tak lama jiya masuk kamar mandi, in jun pun masuk dan mencari jiya tapi tak menemukannya,sampai akhirnya dia mendengar suara air dari kamar mandi yang menandakan bahwa sang istri sedang mandi,kemudian in jun meminta pelayan membawakan makan siang untuk mereka berdua.


keluarga jiya dan in jun telah memasuki kamar mereka masing masing.


ceklekkkkk,,,,,pintu kamar mandi terbuka,terlihat jiya keluar dari dalam kamar mandi dan memakai janduk kimononya.in jun yang melihat jiya sudah panas dingin di buatnya.


"honey,,,,,kamu gak mandi???"


in jun gugup menjawab pertanyaan jiya


"ya,,,,ya,,,,mandilah,,,,,"


"tank you honey,,,,,setelah itu kita makan"


"honey,,,,,masa harus turun lagi sih,,,,"


"ya gaklah,,,,,bentar lagi pelayan mengantarkan makan siang kita kok"


in jun mencium kening jiya dan masuk ke kamar mandi,tak lama ketukkan di pintu terdengar dan benar saja,itu adalah makan siang mereka.


malam ini jiya menjadi ratu untuk semua pangeran pangerannya,siapa lagi kalau bukan in jun,kenan dan kevin.semua orang mengagumi kecantikan jiya yang seolah olah tak akan pernah luntur.


in jun pun tak kalah tanpan,untuk menandingi kecantikan sang istri.

__ADS_1









kenan kenan dan kevin juga tak kalah tanpan,yang telah memiliki pujaan hati masing masing tapi belum berani mengungkapkannya.


kini pengantin baru itu menyalami tamu tamunya dengan berdiri di pelaminan tentunya.


in jun yang melihat jiya sudah sangat kelelahanpun melingkarkan tangannya di pinggang sang istri dan membawanya duduk agar bisa istirahat sejenak,karena tidak mungkin bagi mereka berdua untuk meninggalkan acara itu,walaupun memang sudah sangat lelah.in jun memanggil pengawalnya untuk mengambilkan sandal biasa untuk sang istri,karena jiya memakai hak tinggi untuk waktu yang agak lama,jadi kakinya terasa sangat pegal.


tak lama pengawalnya datang dengan sandal yang di minta dan memberikannya pada in jun,dan segera in jun meminta jiya melepaskan heellgelnya dan menggantinya dengan yang ada di tangannya.


pasangan pengantin itu menyelesaikan resepsinya sampai larut malam dengan di temani orang orang tersayang dan terdekatnya.


ayo,,,,kasi masukkan donk biar author tambah semangat

__ADS_1


__ADS_2