Gadis Kesayangan

Gadis Kesayangan
Bab 13


__ADS_3

Setelah satu jam, para gadis konyol itu tiba d mension keluarga Lee.


assalammualaikummmmm,,,,, ucap ke tiga gadis itu.


walaikum salam jawab maid di mension itu, silahkan masuk nona, saya akan panggilkan tuan dan nona.


baiklah bi,,, jawab diva


ke tiga gadis itu duduk di sofa ruang tamu dan tak lama kenan, kevin dan jiya turun keruang tamu.


kalian sudah datang ucap kenan


oppa,,,, jiyaaaaa,,,,,ucap sisil yang sudah berdiri hendak memeluk jiya


namun jiya malah berdiri di belakang kenan karena takut


eh,,,,,ji,,,, kamu baik baik aja,,,,kan?? ucap sisil heran


kalian duduk dulu ucap kenan


karena hal inilah makanya aku menyuruh kalian ke mari, dan kenanpun menceritakan kronologis tentang jiya, kemudian merekapun mengerti kenapa jiya seperti itu


ji,,,, kamu beneran gak ingat sama kita?? kata sisil yang merasa sedih,menangis ala ala bombay


lebay lo,,,,, sil,,,,ucap diva


sirik lo,, div ucap sisil


woi,,,,, lo,,,,berdua ya,,,, bukannya mikir gimana caranya buat baliki ingatannya jiya, eh,,,,,,malah lo,,,,,,yang ribut, omel rani. dan kedua kakak jiya hanya bisa menggelengkan kepala

__ADS_1


"sepertinya memang julukan yang di berikan jiya untuk teman temannya itu adalah genk rempong memang tidak salah"kenan membatin"


kalian mau istirahat di sini ataw di kamar ucap kenan.


memang boleh istirahat di kamar oppa,apa tidak merepotkan ucap sisil antusias karena dia merasa harus bisa merebut hati sang pujaan hati,siapa lagi kalau bukan kevin" batin sisil".


tidak ada yang di repotkan ucap kenan sambil melangkah pergi keruang kerjanya.


kevin kangsung kabur sebelum sisil mendekatinya


berbeda dengan jiya yang terbahak bahak melihat sang kakak kabur terbirit birit menghindari temannya.


eh,,, ji,,, gimana ceritanya sih, kok bisa kayak gini??? kata diva


sementara orang yang di tanya hanya mwngangkat bahu tanda tak tau.


udah ah,,,,, ntar kita pikiri lagi caranya buat baliki ingatannya jiya, sekarang kita ke kamar jiya aja yuk,,,, melepas rindu ucap diva, tapi tidak dengan sisil yang memang luar biasa kelakuannya.


haaaaaaaa,,,, jawab diva dan rani yang merasa heran๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜ฏ


kenapa lo,,, bedua,,,segitunya lihat gue๐Ÿ˜•๐Ÿ˜•๐Ÿ˜•kata sisil yang merasa tak salah.


lo,,,, belum makan sil??? ucap rani


sisil hanya menggeleng menandakan bahwa dia belum makan.


kedua sahabatnya tepok jidat


heeeyyy,,, sudah

__ADS_1


ayo,,, ikut gue,,,,


merekapun pergi ke dapur untuk memenuhi permintaan sisil.


mbak,,,,, siapin makanan ya,,,,,kata jiya pada seorang maid.


baik nona,,,,


dalam hitungan menit,makanan sudah terhidang dan merekapunakan bersama sambil bercanda.


tiba tiba jiya merasa jika hal seperti ini sering ia lakukan bersama teman temannya itu, tapi jiya tak dapat mengingatnya,bahkan kepalanya terasa nyeri ketika dia mencoba mengingatnya.


awwwwww,,,,,,jiya memegang kepalanya dan keringat dingin sudah keluar dari wajahnya karena menahan sakit.


jiiiiii,,,,lo,,,, kenapa????kata ketiga sahabat itu bersamaan, hingga membuat sang kakak yang berada di ruang kerjanya kaget karena suara dari ketiga sahabat adiknya itu.


Qwennnn,,,,,,apa yang terjadi ucap kenan panik dan langsung mengangkat jiya masuk ke kamarnya.


kevin yang baru saja keluar dari kamarnyapun kaget karena suara sang kakak terlihat begitu panik.


hyung,,,,apa yang terjadi kata kevin yang langsung memeriksa jiya.


bukannya kenan yang menjawab, tetapi divalah yang menjawab


"ketika kami makan, jiya tiba tiba memegang kepalanya oppa"


bagaimana keadaannya vin??? ucap kenan


tidak apa apa hyung,,,, dia memaksakan ingatannya saja kata kevin. biarkan dia istirahat dan semua akan baik baik saja.

__ADS_1


merekapun meninggalkan jiya untuk beristirahat.


__ADS_2