
tiga hari telah berlalu...kini jiya dan daddynya sudah di perbolehkan pulang...dan akan di rawat di rumah saja oleh kevin dan ayyana.
mommy jeny meminta agar jiya tinggal sementara waktu di mansion utama keluarga Lee...demi untuk memastikan kesehatan jiya benar benar sudah membaik.
"pagi sayang....๐๐๐..."(kenan)
"mmmmhhhh....pagi...kok tumben udah bangun...memangnya jam berapa ini...."(ayyana)
"๐๐๐...masi jam 4.30 pagi..."(kenan)
"๐ฏ๐ฏ๐ฏ...masa sih...kok aku jadi merasa ada sesuatu deh..."(ayyana)
"tentu saja...๐๐...aku mau mengajakmu olah raga pagi sayang...karena sudah lebih dari seminggu aku puasa๐๐๐..."(kenan)
tanpa aba aba kenan langsung ******* bibir sang istri dengan lembut...menyesap manisnya bibir ranum ayyana.
ayyana yang di perlakukan sangat lembut oleh suaminya...mulai terbuai akan belaian sang suami dan membalasnya...dan terjadilah olah raga pagi ala kenan๐๐๐....
sementara itu...jiya yang memang dasarnya semenjak hamil selalu aktif...pagi pagi sekali sesudah sholat subuh berkeliling halaman belakang mansion keluarganya dan mengumpulkan bunga yang akan bermekaran.
sementara sang mommy dan sang daddy sudah duduk santai dengan kopi dan teh hangat beserta camilannya...sambil melihat tingkah jiya yang menurut mereka tetaplah putri kecilnya yang manja.
"mom...dad...kalian sudah di sini..."(jiya)
"memangnya kenapa sayang...apa kami mengganggumu hmmm..."(daddy kenzo)
"bukan...cuma heran aja...kok pagi pagi udaj di sini..."(jiya)
"kamu sendiri di sini...terus di mana suamimu..."(mommy jeny)
"ooo...dia masih tidur mom..."(jiya)
"ekhemmm..."(in jun)
semua orang menoleh pada orang yang berdehem...ternyata in jun sudah dari tadi melihat interaksi sang istri dan juga mertuanya dari pintu yang menghubungkan antara mansion utama dan juga taman belakang.in jun terbangun dari tidurnya kala merasa sang istri sudah tak ada lagi di sampingnya.
"honey..."(jiya)
jiya berlari menghampiri sang suami...
in jun yang melihat jiya berlari langsung panik dan secepat mungkin dapat sampai pada sang istri...
"honey...kamu itu hamil...bagaimana mungkin berlari mendekatiku...kalau kamu jatuh bagaimana....๐คจ๐คจ๐คจ"(in jun)
"๐๐๐...maaf...ji...lupa..."(jiya)
tuk...in jun menyentil kening jiya karena gemas mendengar pengakuannya karena lupa...jika ia sedang hamil...sedangkan sang mommy dan daddynya hanya bisa geleng geleng kepala di buatnya.
"pagi mom...dad..."(kevin dan shin)
"pagi sayang..."(mommy jeny)
"pagi..."(daddy kenzo)
"hey...sedang apa kalian..."(kevin)
"hyung...aku tanya padamu...
apa yang akan kamu lakukan jika nuna berlari mengejarmu pada saat hamil seperti ini..."(in jun)
"tentu saja memarahi dan menghukumnya...karena dia sedang mengandung anakku..."(kevin)
__ADS_1
jiya yang mendengar sang suami mengadu pada oppanya...tentu saja dia menjadi kesal.
"issss...oppa...tidak semua kelakuan kami wanita hamil harus kalian atur...benarkan nuna...๐๐๐"(jiya)
"mmmm...yap...kamu benar ji...๐๐๐"(shin)
kemudian shin melirik sang suami yang sudah berubah dingin...shin dengan susah payah menelan ludahnya...
jiya yang melihat nunanya takut pada sang oppa...kemudian mendekati sang oppa dan mengancamnya...
"oppa dengar ya...jika berani memarahi dan menghukum nunaku...maka akan ku bawa pergi dia dan kalian tidak akan dapat menemukan kami๐๐๐"(jiya)
"haaaaa๐ฎ๐ฎ๐ฎ....awas kalian ya..."(kevin)
jiya yang di kejar oleh kevin berlari dan...
"awwwwww...."(jiya)
"jiya...."(mommy jeny)
"jiya..."(daddy kenzo)
"Qwennnn..."(kevin)
"honey..."(in jun)
"ji...."(shin)
semua orang panik mendengar jiya mengatakan awwww....
in jun langsung menangkap tubuh jiya dan mendekapnya...
"Qwennnn....apa yang sakit sayang..."(kevin)
"jun...bawa jiya masuk...aku akan mengambil peralatanku..."(kevin)
"eeee....tidak tidak....ji...tidak apa pa..."(jiya)
"bagaimana tidak...perutmu kram begitu...masih berani bilang tidak apa pa...๐คจ๐คจ"(kevin)
"memang benar kok...ji...tidak apa pa...ni lihat..."(jiya)
jiya langsung berdiri dan berputar putar...menunjukkan pada semuanya jika ia tidak bermasalah...
lain halnya dengan kevin yang sudah hampir copot jantungnya melihat sang adik yang bertingkah seolah olah hanya bercanda.
"Lee Aura jiya....๐ค๐ค๐ค..."(kevin)
"๐ฏ๐ฏ๐ฏ...daddy...jiya takutttt...oppa marah sudah seperti singa...."(jiya)
"๐ฎ๐ฎ๐ฎapa katamu...aku seperti singa..."(kevin)
"he-emmm...."(jiya)
jiya sudah berdiri di belakang sang daddy karena menghindari amukan kevin yang sedang kesal padanya.
"Qwen...ayo kita periksa perutmu..."(kevin)
suara kevin melembut memanggil sang adik agar mau di periksa...akan tetapi jiya tetap tak mau...karena memang sebenarnya perutnya tak bermasalah sama sekali.
"Qwen...sekali lagi oppa bilang ayo perilsa..."(kevin)
__ADS_1
"tidak mau...๐๐๐...karena memang perutku baik baik saja...dan anak anakku juga tidak apa pa..."(jiya)
"ya ampun anak ini...haeee....ayolah daddy bujuk dia...kita tidak ingin ada apa apa dengannya dan babynyakan..."(kevin)
kemudian sang daddy menatap jiya dengan kasih sayang agar putrinya menuruti ucapan sang oppa.
"sayang..."(daddy kenzo)
"tidak daddy...beneran tidak apa apa...tadi jiya hanya berbohong agar oppa tidak memlototi nuna saja..."(jiya)
๐๐๐๐seketika itu juga sang daddy dan mommynya tertawa...melihat kevin di kerjai oleh jiya.
"a...apa...kamu membohongiku cuma karena aku memlototi istriku...ya ampun jiya....๐ค๐ค๐ค"(kevin)
"๐๐๐...ampun oppa...ji...janji tidak buat lagi...suer deh..."(jiya)
jiya mengatupkan jarinya menyerupai huruf v...tapi masih tetap berada di belakang sang daddy.
sang mommy mengakhiri perdebatan antara sang putra dan putrinya dengan mengajak mereka sarapan bersama.
๐ถ๐ถ๐ถ๐ถ...hp kenan berbunyi...menandakan ada panggilan masuk.
"ada apa..."(kenan)
"kami sudah menemukan orang yang mencelakai Qwen...tuan..."(pengawal kenan)
"bagus...bawa dia ke tempat biasa"(kenan)
"baik tuan..."(pengawal kenan)
ayyana yang baru saja masuk ke kamarnya heran melihat sang suami yang sudah rapi...padahal hari ini seharusnya ia tidak ke kantor karena libur...
"sayang...kok udah rapi...memang mau kemana..."(ayyana)
"mau keluar sebentar...ada teman lama yang datang dan mengajak bertemu..."(kenan)
"benarkah..."(ayyana)
"he-emmm..."(kenan)
cup...kenan mengecup bibir sang istri sekilas...
kenan dan ayyana keluar dari kamar dan menuju ruang tamu...
disana telah berkumpul keluarganya.
"hyung...mau kemana..."(in jun)
"aku mau keluar bentar..."(kenan)
"apa ada masalah ken..."(daddy kenzo)
"tidak dad...baiklah semuanya aku pamit dulu...
aku pergi dulu sayang...dan anak papa jangan nakal ya...di perut mama..."(kenan)
"hati hati sayang..."(ayyana)
kenan menuju markas mafianya yang ia sembunyikan dari keluarganya.
di sini author kasi tau ya...kl kenan jadi King mafia no satu di asia itu karena kecelakaan yang terjadi pada orang tuanya...dan berusaha agar bisa melindungi mereka di kemudian hari.
__ADS_1
dan yang paling utama adalah keselamatan sang adik...siapa lagi kalau bukan Lee aura jiya yang menjadi Princes keluarga Lee.
jangan lupa like dan coment ya...