
🎶🎶🎶bunyi hp mommy in jun berdering…menandakan ada panggilan masuk.
"heyy…anak nakal…tumben menelponku…"(mommy in jun)
"ya Alloh…mommy…di telp salah…gak di telp salah juga…mommy maunya gimana??"(in jun)
"hmmmmm…di mana putriku…"(mommy in jun)
"my…sebenarnya yang anakmu itu siapa sih…aku atau jiya haaaaa…"(in jun)
"isssss…kamu ini…masih tanya lagi…mana putriku…"(mommy in jun)
"haiiiii…mertua sama menantu sama saja…hanya membuatku kesal…"(in jun)
"😯😯😯apa kamu bang tadi…coba ulangi lagi…"(mommy in jun)
"gak ada…aku cuma bilang…kalau istriku merindukanmu…jadi bisakah mommy datang ke mari…"(in jun)
"bisa…😊😊😊memangnya kalian di mana…"(mommy in jun)
"kami di mansion keluarga Lee…karena tadi malam jiya meminta menginap di sini…"(in jun)
"baiklah…sebentar lagi mommy ke sana…"(mommy in jun)
panggilanpun berakhir…kini in jun turun ke bawah dan menemani sang istri menonton tv…
"sudah…"(jiya)
"sudah apanya??"(in jun)
"isssss…tadi katanya mau telp mommy…"(jiya)
"oooo…udah…dan mommy bilang bentar lagi kemari…"(in jun)
in jun rebahan di sofa dengan berbantalkan paha jiya…namun tiba tiba…jiya memukul bahu in jun menggunakan remot tv…
"awww…aduhh…honeyy…sakitt…"(in jun)
__ADS_1
"jauh jauh dariku…karena aku masih marah padamu…"(jiya)
"ya ampun nyonya kang…masa masih lanjut sih…marahnya…"(in jun)
"benar…aku masih marah padamu…"(jiya)
in jun tak dapat berbuat apapun…karena mendapat tatapan mematikan dari sang istri…
hilang sudah Ceo yag tampan,dingin,cuek dan tegas dari perusahaan Kang Corporasion grup…jika di depan sang pawangnya…siapa lagi kalau bukan jiya…alias nyonya Kang in jun…
jiya bangkit dan pergi ke dapur…ia ingin membuat jus buah…ntah mengapa beberapa hari ini dia hanya mau minum jus buah saja…
jiya membuka kulkas dan mencari buah yang di inginkan…tapi buah yang di inginkan tidak ada…
"Qwen…ada yang bisa saya bantu…"(maid)
"aku ingin buah markisah…untuk di jus…"(jiya)
"maaf Qwen…sepertinya nyonya muda tidak membeli buah itu…"(maid)
"oooo…ya sudah…"(jiya)
"tidak ada…"(jiya)
kemudian jiya keluar dari dapur dan mencari in jun…
"honeyyy…"(jiya)
"ada pa…Qwen"(in jun)
"kamu antar aku ke supermarket ya…"(jiya)
"mau ngapain…"(in jun)
"ya belanjalah…masa iya buat anak…😤😤😤"(jiya)
"waduhhhh…salah lagi gue…ya Alloh…sebenarnya istri gue kenapa sih…"(in jun)
__ADS_1
"mau gak??"(jiya)
"iya…iya…mau kok…😚😚😚…"(in ju)
"ya udah…cepetan…ntar keburu mommy sampai…"(jiya)
"iya…ayo…"(in jun)
in jun langsung menyambar kunci mobilnya yang ada di meja samping tv.
jiya dan in jun telah sampai di supermarket tidak jauh dari mansion keluarganya.
"Qwen…kamu mau beli apa…hmmm"(in jun)
"mau beli buah markisah untuk di buat jus…"(jiya)
"oooo…"(in jun)
"honey…aku mau ice cream…"(jiya)
"pilihlah…sesukamu"(in jun)
"kamu gak suruh aku bayar sendirikan…"(jiya)
"😮😮😮ya…gaklah…memangnya aku sekejam itu haaaa…"(in jun)
"mana tau…karena marah padaku…kamu suruh aku bayar sendiri…"(jiya)
in jun melongo mendengar ucapan jiya😮😮😮…
"bukannya tadi dia yang marah ya…"(in jun)
setelah selesai mencari buah dan ice cream…jiya dan in jun menuju kasir…untuk membayar belanjaannya…
tanpa di sadari in jun…ternyata sang kasir dari awal in jun masuk sampai saat ini masih memperhatikannya dan senyum senyum sendiri melihat pria tampan ini…
ayo…tebak reaksinya nyonya kang in jun kepada sang kasir…
__ADS_1
jangan lupa like dan coment…