
"Hai Hai selamat pagi semuanya kalian tau ini dimana? Ayo tebak ada yang tau" kata eun sambil merekam sekitar nya "ini bukan pulau sembarangan pulau ya lihat di sini juga terdapat apartemen yang sangat mewah fasilitas nya juga lengkap kalian bisa datang untuk bersenang-senang sambil menikmati pemandangan indah lihat isi apartemen nya yuk" kata eun "nah ini dia pemilik tempat indah ini kita bisa panggil pria tampan ini dengan sebutan kak mile dia akan menjelaskan lebih detail fasilitas yang ada di apartemen ini" kata eun "ya benar sekali hum.. Astaga aku gugup" kata mile eun tertawa "santai aja kak mile.. Anggap saja ini seperti kau menjelaskan ke seorang tamu yang baru datang oke" kata eun "oke oke" kata mile "halo semua nya aku mile atau lebih sering di panggil kak mile hari ini aku akan jelas kan kepala kalian tentang fasilitas yang ada di sini" kata mile kemudian dia melangkah masuk ke pintu sambil menjelaskan semuanya "jendela di sini juga mengarah langsung ke pantai nya kalian bisa menikmati pemandangan matahari nya secara langsung" kata mile.
Mereka lanjut berjalan ke sekitar pantai "pemandangan yang indah ini bisa membuat siapa pun betah berlama-lama di sini, tidak lupa saat bersantai kalian bisa menikmati berbagai macam minuman salah satunya es kelapa muda murni dari pohon nya dan ini kak mile sendiri loh yang ambil tidak percaya mari kita lihat" kata eun mile mulai memanjat pohon kelapa dengan lincah "hati hati ya ini hanya orang yang sudah ahli boleh melakukan nya" kata eun.
"Selanjutnya kita bisa menghabiskan waktu dengan bermain bola salah satu nya bola voly mari lihat seberapa asik nya bermain voly di sini" kata eun sambil meletakkan kamera nya dan ikut bergabung bermain voly.
"Lihat air di sini benar-benar jernih dan dingin siapa pun bisa berenang atau menggunakan speedboat seperti yang aku lakukan atau bisa juga naik perahu, perahunya di sini beragam ya ada yang besar ada yang kecil dan juga saat naik perahu kita bisa memancing " kata eun "ngomong ngomong kalian yang hobby memancing buruan deh ke sini karena kak mile juga hobby dan pintar memancing " kata eun mile menatap eun sekilas sambil tersenyum "kita juga bisa menyelam mari kita lakukan" kata eun "byurr.. " eun masuk ke dalam air bersama mile menunjukkan keindahan bawah air nya "jangan takut kelaparan jika ada di sini kita bisa makan makanan enak shasimi ikan, cumi atau ikan panggang pokoknya ada deh di jamin bikin ketagihan" kata eun "kenalin ini paman gon penjaga pantai nya dia sangat pemberani loh dan ini para penjaga lain nya" kata eun kemudian dia mengenal kan semua pelayan di sana "halo.. Dengan siapa boleh aku mewawancarai anda? " tanya eun kepada salah satu tamu "iya" kata wanita itu "bagaimana tanggapan anda mengenai tempat wisata yang satu ini" kata eun "ini sangat menakjubkan tapi sayang tidak semua orang tahu tempat indah ini" kata wanita itu setelah mewawancarai beberapa orang eun menerbangkan drone agar pemandangan nya benar-benar bisa terlihat keseluruhan "kami tunggu kedatangan kalian" seru mile dan yang lainnya. Eun berdiri menatap semuanya "terimakasih atas kerja sama nya semuanya" kata eun "seharusnya aku yang berkata begitu" kata mile sambil maju mendekati eun "kau tenang tunggu es kelapa mu aku akan menyusun artikel untuk ini" kata eun "terimakasih ya" kata mile.
Carl berjalan ke arah ruangan Eliezer "pak silahkan ini untuk berita baru" kata carl "ini bagus sekali dari mana kau dapat? " tanya Eliezer "dari eun pak dia yang punya ide ini" kata carl "loh apa dia sudah sembuh? " tabay Eliezer "sudah mulai sembuh pak dia sedang menjalani perawatan di sana sambil meliput di sana" kata carl "ini bagus video nya bisa kita siaran foto nya bisa kita muat di koran ini harus di cetak ku serahkan pada mu" kata Eliezer "terimakasih pak" kata carl.
Malam hari nya..
"Bbq buatan ku cobalah" kata mile "hum baik" kata eun "hum.. Ini enak kau pandai membuat makanan besok kau harus membuat restoran di sini" kata eun "benar kah? " kata mile "iya enak banget loh " kata eun "aku akan mendiskusikan nya pada keluarga ku" kata mile "jadi selama ini apa saja yang kau lakukan? " tanya eun "membaca novel" kata mile "hah? Kau suka baca novel? " tanya eun "suka sekali sejak aku di keluar kan dari klub voly aku menghabiskan waktu ku di sini" kata mile "kau atlet voly? " tanya eun "ya" mile mengangguk "pantas saja tubuh mu tinggi sekali" kata eun "ayo makan lagi" kata mile .
__ADS_1
Keesokan harinya...
Eun melihat sebuah spanduk besar di dekat pintu masuk "aaahh.. Kenapa wajah ku ada di sana? " tanya eun "karena ide promosi mu itu pagi pagi sekali orang sudah antri ingin ke sini" kata mile yang sudah ada di belakang eun "iya.tapi kenapa wajah ku juga di pajang? " kata eun "bukan hanya wajah mu wajah semuanya yang ikut dalam rekaman semalam dan juga aku mau orang tau kalau kau reporter terhebat" kata mile "wah.. Beneran indah ya tempat nya"
"Iya loh sesuai sama yang ada di berita"
"Wah.. Apartemen juga bagus"
Suatu hari yang cerah..
Eun mengusap wajahnya dengan handuk dia baru selesai bermain voly "paman gon di mana kak mile? " tanya eun "dia tidak terlihat dari tadi? " kata eun "dia sedang menemui tamu" kata gon "baik lah" kata eun "seperti nya aku harus mandi" kata eun .
"hum???? " eun terkejut saat membuka pintu "aku sungguh tidak tau!! " kata mile "diam dan berhenti berbohong" kata leo "itu dia" kata kim "eun lari eun orang orang ini seperti nya *******" kata mile yang sedang di tahan leo "hei lepas kan dia" kata eun "kenapa kau lari dari ku" kim berjalan ke arah eun "lari eun lari! Lari eun lar-- ummph" mulut mile di tutup"kak mile"eun ingin menolong mile namun langsung di hentikan oleh kim "kau memblokir ku? " kata kim "lepaskan dia dia tidak salah" kata eun "kau menyebut dia pria tampan" kata kim "lepas kan dulu dia" kata eun "hmmph.. Hhhmp" mile memberontak "kau tidak jawab aku! " kata kim "kenapa kau ada di sini? " tanya eun "kemana pun mau pergi aku akan tetap tau! Meskipun kau tidak mengatakan nya" kata kim eun menatap mile yang mulutnya di tutup dengan selotip "lihat aku!! " kata kim "anak buah mu kurang ajar biarkan kak mile pergi dia tidak salah" kata eun "kau menyukai nya? " kata kim "apa maksud mu" kata eun "apa hubungan mu dengan nya? " tanya kim "apapun itu bukan urusan mu" kata eun "kau harus pulang! " kata kim "kenapa kau mengatur ku? " kata eun "kau tidak suka? " kata kim "aku akan bicara pada mu tapi lepaskan dia dulu" kata eun "kenapa? " kata kim "kau kekanak-kanakan sekali dia di sini bukan untuk mengurus mu tapi dia harus kerja mengurus tamu nya" kata eun "cepat lepas kan dia" kata eun "atau aku tidak akan bicara pada mu" kata eun kim menatap leo "lepaskan dia"kata kim "eun kau ti--" kata mile "kak mile pergilah aku akan mengurus nya" kata eun "tapi dia *******" kata mile "bukan bukan dia bukan *******" kata eun "pergilah" kata eun mile pergi "ayo" eun menarik kim ke ruang tamu
__ADS_1
"Katakan siapa yang memberitahu mu kalau aku di sini? "
"Apa hubungan mu dengan pria jelek itu! "
Kedua sama sama bicara "kau jawab aku dulu" kata eun dan kim bersamaan "kenapa kau mengikuti ucapan ku" kata eun "diam jawab saja aku! " kata kim "tidak kau dulu" kata eun "aku bisa melacak keberadaan mu" kata kim "kau benar-benar brengsek" kata eun "lalu dia siapa? " tanya kim "dia pemilik tempat ini? Apa kau tidak waras memperlakukan nya dengan buruk dia bisa saja mengusir mu" kata eun "kenapa kau menyebutkan tampan? " kata kim "kapan? " kata eun "di televisi" kata kim "kau mempromosikan tempat ini" kata kim "memang dia tampan apa yang salah? Kau tidak suka ya tidak usah dengar apa urusan nya dengan mu bilang saja kau iri " kata eun kim diam "kemasi barang barang mu kau harus pergi dari sini" kata kim sambil menarik eun ke kamar "aku tidak mau pulang" kata eun "kau bilang apa? " kata kim "aku tidak mau pulang! " kata eun "aku tidak peduli" kata kim "kenapa kau sok sekali! Berani sok perintah saja " kata eun "ingat aku bukan bos ku jadi tidak usah mengatur ku" kata eun kim membuak lemari memasukan barang barang milik eun "hentikan apa yang kau lakukan" kata eun "membawa mu kembali" kata kim "apa!! ".
Mile menatap eun berjalan di samping pria yang dia temui tadi " kak mile "kata eun " eun kau baik baik saja"kata mile "aku pamit pulang sudah saat nya aku kembali kerja" kata eun "tapi" kata mile "kau tidak dengar! " kata kim "bye kak mile" kata eun sambil melambaikan tangan "turunka tangan mu" kata kim sambil menahan tangan eun "Tuhan kenapa kau menciptakan mahluk hidup seperti tuan kim!!! " kata eun dengan kesal.
"Hei jangan kesana aku tidak tinggal di apartemen itu lagi" kata eun kim menatap eun "aku tinggal di arah sana" kata eun "belok" kata kim "baik tuan" kata supir "tuan kim.. Kau ada dendam ya pada ku? " tanya eun "kau selalu mencari ku padahal aku tidak butuh kau" kata eun tapi kim diam saja "berhenti berhenti" kata eun kim menatap eun "sudah sampai" kata eun "eh.. Pintu nya kok gak bisa di buka? " fikir eun lalu dia menatap kim "tuan kim pin--umm" eun tidak dapat meneruskan ucapan nya karena kim mencium nya "sial!! Dasar pria kurang ajar" kata eun sambil memukul kim "eun!! " kata vivian "buka pintu nya!! " kata eun "tidak mau buka aja sendiri" kata kim "tuan kim! " kata eun "besok akan pergi dengan ku" kata kim "tidak akan! " kata eun "makan malam kita sudah pernah ngapain lagi coba" kata eun "kala begitu pintu tidak akan terbuka" kata kim "vivian aku di dalam!! " seru eun kim memperhatikan eun "ngapain? Jangan coba coba mendekati ku" kata eun "kaya nya bukan eun" kata vivian melihat vivian hendak pergi eun jadi panik "oke oke aku akan pergi dengan mu besok " kata eun "apa? " kata kim "aku akan ikut dengan mu besok tapi tidak untuk tinggal dengan mu" ucap eun kim tersenyum "aih" eun menghindar di saat kim hendak mencium nya "buka lah" kata kim pintu akhirnya bisa terbuka "vivian.. Ada anjing gila di sana" kata eun "sungguh di mana? Ku fikir kau tidak ada di dalam mobil itu" kata vivian "eh.. Ponsel ku ketinggalan" kata eun lalu dia berjalan ke arah mobil kim "tuan kim!! Tuan kim.. Ponsel ku" kata eun "tuan kim" kata eun kim menurunkan kaca nya sedikit "ponsel ku" kata eun "yang ini? " kata kim "iya iya sini balikin" kata eun "aku mau mendengar kau memohon" kata kim"apa?? Hei dengar ya aku tidak akan memohon"kata eun "ambil saja ponsel nya aku beli baru" namun baru dua langkah eun kembali lagi "ah.. Tidak jadi nomor bos ku ada di sana" kata eun namun kim tetap diam saja "kau Brengsek" kata eun "kau bilang aku tadi apa? " kata kim "brengsek" kata eun "bukan saat bersama teman mu" kata kim "hum.. Aku cuma bercanda kok lagian tadi benar ada anjing gila kok" kata eun "aku tidak melihat" kata kim "ahh.. Tuan ini sudah mau malam ayolah" kata eun "memohon" kata kim "eun ayo" kata vivian "iya bentar" kata eun "baiklah" kata eun "tuan kim.. Ku mohon kembali kan ponsel ku" kata eun "aku tidak dengar" kata kim "tuan kim.... Aku membutuhkan ponsel itu tolong kembali kan pada ku aku benar-benar memohon pada mu tuan kim yang baik" kata eun kim mengembalikan ponselnya "dasar brengsek, bajingan, **** you" eun pergi "setelah nya dia memaki ku" kata kim "ayo vivian kita pergi takut nya anjing rabies itu menggigit kita" kata eun.
Di rumah vivian..
"Aduhh.. Aku bener bener lelah" kata eun "pergi bersihkan tubuh mu lalu mandi" kata vivian "aku gak papa nih nginap di sini dulu" kata eun "iya gak papa" kata vivian "terimakasih vivian mana kamar mandi mu aku lupa" kata eun "ada di sana" kata vivian "oke oke" eun pun pergi.
__ADS_1