
pulang dari kampus eun langsung masuk ke dalam kamar nya, carl yang baru keluar dari mobil langsung kelihatan sangat sedih melihat sahabat nya dan langsung mengeluarkan ponsel nya, dia mencoba menghubungi kim karena sudah empat hari kim tidak pulang ke rumah.
foto kim jatuh ke lantai, eun memeluk boneka nya air mata nya menetes dan mengalir di pipi nya "kau jahat" kata eun "kenapa kau tidak kembali juga! kemana kau sebenarnya? ".
__ADS_1
suara ponsel terus berbunyi membuat kim segera keluar dari kamar mandi " halo"kata kim "tuan kim kau dimana? kenapa tidak pulang, kau tau apa yang terjadi pada sahabat ku? " tanya carl "carl aku sedang dalam perjalanan bisnis" kata kim "bisnis dan bisnis kau tidak memikirkan sabahat ku! terserah pada mu kau meyakiti sahabat ku! " telpon terputus kim langsung mengusap wajah nya lalu menatap luka nya yang mulai kering "apa aku pulang saja? tapi bagaimana dengan luka ku" kim melihat pesan nya belum di balas oleh eun "huf.. aku telpon saja dulu" kata kim.
"nona.. makan malam sudah siap" kata pelayan "nona" pintu di ketuk "ya" eun mengusap wajah nya "bawa saja makanan nya ke sini aku benar-benar lelah" kata eun "siap nona".
__ADS_1
kim meneguk minuman nya " dia tidak mengangkat telpon ku"kata kim sambil melihat luka nya yang ada di kaki dan leher nya "sudah membaik mungkin besok aku harus pulang" kata kim dia terus mencoba menelpon eun. "halo" kim langsung tersenyum "hai sayang" kata kim "iya aku tau kau sibuk tidak papa, aku mengerti aku baik baik saja aku lelah dan akan tidur selamat malam, jangan lupa makan dan jaga diri mu" telpon langsung terputus "eun aku" kata kim namun dia langsung menyadari bahwa eun sudah memutuskan telpon nya.
keesokan harinya..
__ADS_1
suara alarm terdengar keras eun langsung menggerakkan tangan nya "um? " eun membuka matanya "um? " eun melihat kim sudah ada di samping nya "haah! astaga jam berapa ini aku harus menemui para penguji! " eun langsung berlari ke kamar mandi "aku tidak boleh berhalusinasi lagi! aku harus cepat ke kampus" kata eun ,tak lama kemudian eun kembali dengan memakai jubah mandinya "gawat gawat" kata eun dia melirik ke atas ranjang kim masih ada di sana duduk dengan tenang "kau sungguh menyebalkan" eun memakai pakaian nya "kalau kau kembali aku akan menendang mu dan tidak akan menyapa mu! aku membenci mu! " eun merapikan rambut nya "kau tidak mengatakan sesuatu pada ku? " eun menoleh "buat apa? kau selalu muncul di saat dia tidak ada! menyebalkan dia hanya peduli pada bisnis nya tidak pada ku! lihat saja aku akan pura-pura tidak peduli pada nya " eun pergi keluar kamar "pagi nona" sapa azka "pagi eh? kau sudah kembali dimana tuan kim? " tanya eun "sudah pergi ke kamar" kata azka "apa? jangan jangan" eun langsung menepuk kening nya "aku memakai pakaian di depan nya dan bicara seolah olah dia tidak ada! ternyata itu bukan halusinasi itu tuan kim asli bukan bayangan" batin eun "apa dia tidak melihat ku? " kim berdiri di depan cermin kamar nya "aku udah pulang dan dia seperti tidak melihat ku" kata kim sambil menggaruk garuk kepala nya yang tidak gatal .
carl yang sedang bicara dengan rei di taman terkejut melihat eun sudah bersiap ingin pergi "eun kau sudah sarapan? " tanya carl "aku akan berangkat duluan" kata eun "kenapa dia berangkat duluan, sana pergilah" kata rei "oke bye sayang" kata carl "dimana nona eun? " tanya kim "sudah berangkat tuan" kata leo "apa? " kim menoleh ke arah meja makan, kelihatan nya eun pergi tanpa menyentuh sarapan nya sedikit pun.
__ADS_1