Gadis Taruhan Galkar

Gadis Taruhan Galkar
Episode 25


__ADS_3

Gadis Taruhan Galkar


-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•


Malam yang dingin memeluk dua anak manusia yang saling diam itu. Galkar memberhentikan motornya didepan gerbang rumah Ghea. Ghea turun dari atas motor ninja Galkar.


"Makasih al.."ucap Ghea sangat pelan."Ghea minta maaf udah mukul Alkar tadi"lanjut gadis itu.


Galkar hanya berdehem."Alkar ngga mau maafin Ghea ya?"


"Mau"


"Tapi daritadi Alkar diemin Ghea, Ghea kan jadi merasa bersalah"ujar Ghea menunjukkan ekspresi wajah sendunya.


"Gue udah maafin ghe, gue diem bukan tanda marah, tapi gue lagi mikirin sesuatu"


"Mikirin apa?"kepo Ghea.


"Ada lah, anak kecil ngga usah ikut campur"Galkar mendorong kecil dahi Ghea. Ghea mengerucutkan bibirnya.


"Ghea udah besar"Ghea tidak terima dirinya dikatai anak kecil.

__ADS_1


"Menurut gue. Lo anak kecil"Galkar terkekeh geli. Ghea kesal bukan main.


"--Sorry kalo lo mikir, diem gue karna marah sama lo ghe"lanjut Galkar. Ghea mengangguk.


"Iyaa, makanya kalo punya masalah cerita ke Ghea, Ghea kan pacar Alkar, jangan sia-siain keberadaan Ghea disini ya, jadikan Ghea tempat pulang bagi Alkar"ujar Ghea tulus, mengusap lengan laki-laki itu.


Mata Galkar memerah."Kenapa ngga dari dulu, lo ada dihidup gue ghe, lo bener-bener tulus sama laki-laki yang ngga sempurna ini"


Ghea mendekat, lalu tersenyum."Alkar.. kita ini hidup bukan untuk satu dunia aja, banyak dunia untuk orang-orang diluar sana, seenggaknya Ghea udah hadir sekarang buat Alkar"


"Peluk gue ghee"ujar Galkar, bukan sebuah permintaan tapi sebuah rengekan.


Ghea merengkuh tubuh jangkung Galkar, Galkar mengeratkan pelukannya. Sangat nyaman.


"Ghea ngga akan tinggalin Alkar"


Ghea melepaskan pelukannya. Menatap mata elang Galkar."Kalo alkar rindu Ghea, liat aja bulan purnama itu"Ghea menunjuk bulan purnama yang sangat indah.


"--Seenggaknya bulan itu dapat mengobati rindu Alkar"Galkar mengangguk, tersenyum manis.


"Yaudah, sana masuk, gue takut nyokap bokap lo nyariin"

__ADS_1


"Syapp, Ghea masuk ya?"


"Iyaa ghee, tidur yang nyenyak ya"


"Pasti nyenyak dong, Ghea kan mau haluin Alkar"Ghea tertawa, yang sangat membuat seorang Galkar candu mendengar tawa itu.


"Ngapain haluin gue, gue nyata ghee, bukan fiksi atau pacar pertama lo itu yang selalu lo bangga-banggain didepan gue"sinis Galkar. Kalian tau siapa pacar pertama Ghea? yaps, dugaan kalian benar, pacar pertama Ghea ada idol-idol K-Pop nya.


"Ihh namanya juga Ghea fans sama mereka al"


"Hm fans sih fans, tapi sampai gue dilupain"gumam Galkar, Ghea terkekeh mendengar gumaman Galkar yang nyaris berbisik itu."udah sana masuk"


"Iyaa Ghea masuk"ucap Ghea."selamat tinggal jangan?"lanjut Ghea, menjahili Galkar.


"Jangan, besok kita ketemu lagi"ujar Galkar menatap tajam gadis usil itu, Ghea tertawa.


"Udah ah Ghea capek ketawa, Ghea masuk yaa, babai Alkar, hati-hati dijalan ya, jangan ngebut-ngebut, kalo udah sampai rumah, jangan lupa cuci kaki, gosok gigi, terus berdoa langsung tidur"


"Iya bawel"Galkar tak habis pikir sama otak kecil Ghea yang sangat mengingat pesan malam untuk Galkar. Ghea selalu mengucapkan kata-kata itu langsung maupun lewat chat.


Adakah kisah mereka didunia nyata?

__ADS_1


-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•


__ADS_2