Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Uhuk


__ADS_3

Sunyi sepi tak beriak


Cermin ilusi diatas danau


Pahatan gunung memecah langit


Berselimut mega beralas zamrud


Desiran angin berirama di samudra


Tumbuhan nenari indah di perkebunan


Keindahan alam serasa sempurna


Diiringin kicauan burung mengalun merdu


Sejuk....


Tenang....


Senang ku rasakan


Melayang kegirangan dalam khayalan


Kagum sulit ku pendam


Pesona yang tak pernah padam


Angin dingin kelam menyapa


Kabut putih menghapus mentari


Tegak menusuk citra


Menikung pohon indah melambai


Dimana aku berada...?


Jiwa yang tak mengingat jalan untuk kembali


Bertualang di tanah tak bertuan


Mendung merenungi bumi


Haru larut berbalut takut


Terpaku menatap jiwa yang penuh rindu


Hangatkan dahaga sendu merayu


Bulan memudar menarik jiwa yang cantik


Mekar fajar menari bersama mentari


Samudra luas menbentang dengan gagah


Seakan menantang untuk ditaklukan


Indah alam membuatku terpaku


Seakan dunia ini hanya untukku


Senja ini


Khayal beku terbius angan


Dan serasa terkubur dalam diam


Kupejamkan mata sejenak


Lembut semilir angin membelai raga


Membawa bisikan alam senandung pilu


Hamparan pasir bah cermin indah berkilau


Biru laut mengoda pinta di sentuh

__ADS_1


Desiran ombak menggulung merdu


Seakan mengajak sukma indah menari


Getaran rasa sejukan jiwa


Burung camar bermain riang


Dibatas ruang gelombang


Jauh diufuk benang terajut indah


Seakan sebuah pertemuan dalam ikatan


Sebelum raga berakhir di lubang tanah


Dengan pusara sebagai kenangan


perkenankan aku menjamah alam terakhir kalinya


Agar tiada sesal tertinggal


Hamparan nuansa hijau


Bagaikan ilalang meliuk liuk dengan manja


Aroma rumput bagaikan candu di benak


Menyulut rasa ingin menyatu


Berbaring sejenak menghilangkan penat


Rebahkan lelah raga tua ini


Menyambut lembut awan menjemput


Pejam mata jiwa


Alam indah penghantar lelapku


———————————————————————


Untuk tubuh yang kian renta


Untuk usia yang semakin bertambah


Dan untuk hati yang kian tak berbentuk


Jika nanti aku memang harus pergi


Langkah kaki semakin jauh


Tak menuntun untuk kembali


kita....


Mereka...


Luka yang tidak berbekas


Kamu.....


Bahagia berujung pilu


Semoga jiwa dan raga masih bersanding


Berharap esok bersua kembali


Untuk membunuh jati diri yang belon tersusun


Yang hilang akan ketemu


Yang pergi bukan untuk kembali


Hawa dingin kian mencekam


Peluk erat sukma yang tersiksa

__ADS_1


Merobek rapat rindu yang tak bersekat


———————————————————————


Malam ini disini


Dalam canda dan tawa


Dalam suka dan duka


Wahai bidadari dalam khayalan


Yang hadir dalam lamunan


Sinar wajah begitu teguh


Pancarkan ketulusan membelai rasa


Semangat cinta erat mencengkram


Menggugah semangat hati menggelora


Laksana sejuta malaikat turun dikala hujan


Angin dan cinta mendesah dalam kalbu


Wahai bidadari dalam khayalan


Atas nama kasih sayang


Dan....


Ketulusan serta kemuliaan menyertai


Teruntuk engkau belahan jiwa


Yang ingin ku jaga sepanjang raga masih bernafas


Izinkan aku dengan segala rasa dan asa


Menyatakan segenap kerinduan di hati


Wahai bidadari dalam khayalan


Kepadamu ku titipkan sebentuk hati


Sambut dan genggamlah dengan erat


Izinkan aku bersimpuh di hadapanmu


Izinkan ku sematkan cincin dijari manismu


Izinkan aku menemani sampai maut menjemput


Tentang aku.......


Tentang kamu.....


Tentang kita.....


Tentang Hati yang tertaut dalam cinta


Tentang cerita yang kita lakui bersama


Tentang keyakinan dengan seuntai doa


Dengan Niat tulus dari hati


Dan....


Aku kehilangan ide


Kehabisan kata yang di susun jadi kalimat


Cuman itu yang mampu aku sadurkan


Kurang lebih mohon maaf sebanyaknya

__ADS_1


🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺😜😜😜😜😜😜😜


__ADS_2