Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Jossss ajalah


__ADS_3

Aku tau siapa diriku


aku tak punya apa yang patut aku tunjukan


akupun tak punya apa yang kau inginkan


Duhai rasa yang terpendam lara


rindu merantai jiwa menggembara


berkelana mencari arti sebuah cinta


Nyanyian jiwa didendangkan pujangga cinta


asmara bercerita tentang


setia dan dusta dalam syair luka


Wahai pujaan dalam kalbu


paras indah begitu menawan


pesona penuh dengan kharisma


Hati seputih salju sebening embun pagi


dalam biasan tangga nada


Wahai pujaan hati dunia fana


rindangnya rindu terasa dihati


Membayangkan wajah kesederhanaan


lembah sunyi bergema merangkai melodi


mengapai hasrat mengawali raga


melintasi malam tak bertepi


Hanya wajah dan kata


ku ukir lewat goresan tinta emas


Terbias imajinasi nan elok


Rangkaian kata sejuta makna


ungkapan rasa cinta yang terpendam


menyusuri warna kehidupan


Keras termakan usia


Wahai engkau dalam lamunanku


paras menawan menghiasi khayalan


hadirlah disampingku mengarungi samudra bersama


hingga kita menua kemudian jadi masa lalu


Jangan berhenti sebelum usia


terkubur dalam lesung nyawa


dibawah renda hidup


aku mengikrarkan satu rasa


selalu terukir dalam nisan keabadian


Hempasan hati penuh dilema


Ciuman hati menghapus kelamnya cinta

__ADS_1


Menyelimuti cerita kau dan aku


Isyarat cinta nuansa romantis memeluk bulan


Menyulut bara api rindu yang tak kunjung padam


Senyum teduh tanpa lusuh


Menghangatkan jiwa yang dingin


Kau hadir bagaikan surga


Yang mengiringiku dalam dunia


Air mengalir penuh haluan


Kabut hitam membungkam keegoisan


Tak tergoyahkan


Bagaikan kertas putih tanpa titik coretan


Indahnya dirimu bagaikan rembulan


Hanya aku dapatkan melalui lamunan


Tak dapat berada dalam pelukannya


Hanya hadirmu yang dapat ku rasakan


Mungkinkah aku mendapatkan hatimu disisiku


Sesak dada terasa


menahan rindu yang mendera


Berat ingin ku ungkapkan


Namun aku memilih terjebak dalam perasaan


Tentang cinta yang tak dapat ku rengkuh


Terlihat jauh terasa begitu dekat


Cinta datang sesukanya


Aku tak bisa menolak atau mengelak


Hati ingin denganmu


Namun ku tak ingin merusak


Dalam diam aku berdoa


Sang pemilik hatiku


Selalu ada namamu


Yang ku sebut berulang ulang tanpa bosan


Tapi takdir tidak bersamaku


Hati merasakan rindu


Sepi namun menghanyutkan


Lembut namun membuat merana


Indah merasuk dalam hati


Sendiri disudut kamar


Sepi yang menemaniku


Mungkinkah aku bisa menjamahmu

__ADS_1


Serangkaian kata hening tak terucap


Bagaikan pijar makna yang dilantunkan


Nada rindu membentuk pertanyaan


Mengusik jiwa sulit di ungkapkan


Rembulan tersenyum meminta kepastian


Hakikat sayang menyatu dalam kebersamaan


Harmoni jiwa dijalan kehidupan


Biarkan menjadi angan


Biarkan menjadi kenangan


Kekasih hati seperti kupu kupu malam


Yang terbang berkelana di kala malam


Kembali setelah hilang gulita kelam


Tinggalkan gemerlap gemintanya tersulam


Bergelora seakan dapat di gapai


Namun tak jua terikat dalam genggaman


Sedih hati pada hubungan tak erat


Terpisah jarak jauh yang kian menjerat


Rasaku hanya rindumu


Sedihku adalah pelukmu


Janji setia menghabiskan waktu bersama


Menemani hingga jiwa terjemput kematian


Dalam diam kucumbui kesendirian


Rinduku tak menjemput nyata diujung penantian


Menguras damba dibatas sepi yang mel*umat hampa


Telah habis kata yang ku tahu


Jarak kembali menyekat tatap


Jengah menanti akan hari esok


Mesti ada jarak aku dan dia


Menepikan kebersamaan untuk sejenak


Ada yang meleleh diujung kedua mataku


Saat goresan pena selesai ku baca


Sadarku tak pernah nyata


Biarkan saja daripada


Gelisah dan rinduku terkurung diam


Dalam ketidakberdayaan dan memudar


Ku menanti menatap wajahmu lekat


Tanpa jarak........


# AY #

__ADS_1



__ADS_2