
Aku tahu semua ini salah
Tapi aku tak sanggup berhenti
Meski pernah ku coba
Tetap saja kembali
Karena mencintaimu begitu indah
Bahagia kuteringat kamu
Saat rinduku tentang kamu
Banyak hal hanya kamu
Mencintaimu adalah dosa terbesarku
Bertahun aku merasakan cinta itu
Tak bisa lari
Tak kuasa berhenti
Selalu setia cintaimu
Mencintaimu adalah dosa terindahku
Dosa yang aku pupuk bertahun tahun
Membuat aku mendekati neraka
Kau menyuguhkan gersang dan hujan dalam waktu bersamaan
Aku merinduimu di kala sepinya malam yang menggegoroti duniaku yang kelam
Aku mencintaimu kala hitam legam masa depan terampas bulir cinta lamaku dambakan
Aku tak bisa berhenti memikirikan kamu
Sesak......
Dada sesak karena ada banyak rasa sakit
Dahaga ku adalah kamu
Hamparan padang hampa dan kosong di hati
Seketika terhujani saat bersamamu
Membelai dinding hati
Aku menyadari ingin sekali aku menjadikan kau berbeda
Aku ingin memilikimu
Mencintaimu adalah dosa termanis yang pernah aku lakukan
Sebuah garis maya untuk menghanguskan sisa dosa masa silam
Meski air mata mengurung tawaku
Meski sakit hati menelanjangi bahagiaku
Cinta yang membabi buta dalam dada
Kalbuku berontak
Namun aku tidak bisa
Tidak bisa berhenti mencintaimu
Tidak bisa berhenti memikirkanmu
Keadaan melarangku untuk menepikan rasaku padamu
Keadaan memintaku untuk tunduk dan pasrah
Keadaan juga memintaku untuk melepas
Aku mendosai diriku sendiri untuk jatuh ke dalam lobang hitam di dunia ini
Aku mencintai seseorang yang tidak seharusnya aku cintai
Aku cintai istri orang
Aku tidak bisa menghapus bayanganmu
Yang menari nari di dalam bola mataku
Tatapan teduh dan mendamaikan aku dari usangnya hati ini
Salah kah mencintai wanita milik orang ?
Jelas salah !!!
Realitinya salah dan kurang ajar
Siapa yang mau seperti ini
Aku sama sekali tidak ingin
Jika rasaku berlabuh pada orang yang salah
Pada wadah yang seharusnya tidak di tempati
Lalu.....
Siapa yang patut di salahkan
Sang pemilik cinta ?
Atau aku kah yang harus disalahkan ?
Apa aku terlalu gila sampai berani mengobarkan api pada diri sendiri
Konyol....
Aku menikmati kesakitan itu
Aku menikmati pahitnya yang terus menghujam hati
Aku mencoba melapisi urat maluku dengan segenggam harapan
Bahwa suatu saat kau akan berdiri disebelahku
Keadaan yang salah ?
Yang membodohi aku dengan kilauan bahagia
Tersamarkan tangis di kala malam
Menjerumuskan aku ke noktah bahagia paling hina
__ADS_1
Benarkah keadaan harus disalahkan
Keadaan hanya diam
Ia mati dan hanya mengikuti para hati
Ia beku
Ia hanya berlari ketika manusia mengajaknya pergi
Ketika manusia membimbingnya menuju satu titik hati yang dipilih
Cintakah yang salah ?
Terlalu bodoh aku menyalahkan kemurnian cinta
Aku yang salah.....
Salah membawa kemudi kemana seharusnya aku melangkah
Aku menaruh hati padanya
Aku mencintai wanita itu
Aku bermain dengan api itu sendiri
Aku mendorong diri masuk ke jurang sesat
Aku tahu kau tak sendiri
Tapi aku menutup mata
Aku tidak bisa berhenti memasung rasaku untuknya
Menyerat kepalaku untuk tidak berlari ke arahnya
Aku tidak bisa meninggalkan jejak senyumnya
Menyerahkan mata yang mengerjap minta di dekap
Dia membenamkan sepiku dalam pelukkannya
Aku sibakkan malu
Aku tutup mata yang merah
Tanpa ragu aku gadaikan maluku
Maaf bro....
Aku mencintai wanitamu
Aku menggilainya
Bagaimana perasaanmu aku menjadi ketigamu
Sekat kecil diantaramu dan wanita kita adalah ruang bercinta
Aku menjadi bagian tergelap dalam duniamu
Dia yang selalu menginginkan aku bermalam dihatinya
Menemani dahaga yang lama tak dia sentuh dari sentuhan hatimu
Melibas logika menaburkan resah yang membumi ketika basah
Adakah jalan ketiga meluruskan romansa gila ini?
Maafkan aku, bro
Dia milikmu tapi segalaku
Rasanya sesak
Kejatuhan benda tajam sampai untuk melihat warna duniapun tak mampu
Gelap.....
Aku ingin mengakhir ini
Aku tidak mau menjadi pria yang menghancurkan hidup pria lain
Tapi kau memintaku untuk tidak tinggalin
Kau menginginkan aku tetap berada disisimu
Kau terlalu nyaman dengan keberadaanku
Otakku berontak mentah mentah
Menolak segala ajakan
Namun.....
Hati berkata lain
Ia kesepian
Ia membutuhkannya juga
Perasaan tidak bisa di bohongi
Dan aku juga tidak bisa jauh darinya
Walau menjadi ketiga adalah salah
Walau tidak punya masa depan apapun dengannya
Mencintaimu adalah kesalahan paling fatal yang pernah aku lakukan
Mencintaimu sekaligus dosa termanis dan pembalasan terindah yang pernah singgah
Terima kasih telah menberikan pelangi sekaligus gelap dalam waktu bersamaan
Aku mencintaimu dengan segenap dosaku
Wajah haram pecinta milik orang
Hanya mendamba pada angin
Melepaskan jiwa jiwa kesepian
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Tulisan hanyalah kata kata yang kesepian
Membutuhkan kata lain untuk menemani
Tanda baca yang selalu di harapkan menyatu di akhir kalimat
Bagaiman dengan kertas yang setia menunggu curahan hati pena
Tetap akan kosong jika tak ada pena yang bercerita
__ADS_1
Setia hanyalah kata untuk membahagiakan diri
Sebab tak ada kesetiaan yang tak menanggung derita
Aku rela di penjarakan di dalam kepalaku sendiri
Sambil memegang setangkai mawar hitam penuh duri
Seulas senyum kau jatuhkan dimataku
Sebelum aku jatuh di pelukanmu
Dan kau membunuhku
Cinta tumbuh dimatamu
Luka tumbuh di hatiku
Kau bagaikan debu
Tak bisa ku pegang
Hanya mampu ku pandang di kejauhan
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Aku tikam doaku dengan belati tak berdosa
Semua kata bagaikan ilusi tak bermakna
Nisan tak bernama aku duduki
Harapan terkubur berontak keluar menempati raga bernyawa tak berjiwa
Haruskah ku butakan mata hati dengan paku karat yang tertancap dalam
Saat asa yang tersisa terhempas kejamnya malam
Raga yang mati rasa
Hati tersayat teriris
Jiwa ini masih bisa tersenyum manis
Biarkan saja tanah ini menguburku
Sebab tak ada gunanya berlutut dihadapan sang waktu
Waktu telah mengubah hati
Dan kita tak harus mengerti
Mungkin memang harus begini
Didekap oleh sepinya malam
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Aku berdiri diantara nafsu
Menggeluti kalbu berjalan seiring waktu
Sukma mengalun dalam pilu
Lantunan lagu sendu
Penghias rasa malu
Akan dosa masa lalu
Terkadang tak tau ke arah mana akan berlabuh
Merasa paling benar tapi buyar
Merasa salah tapi tak berdosa
Lelah......
Aku merasa lelah
Tak tahu sampai kapan
Jalan yang ku tempuh sampai di ujung
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Terpendam rindu tiada tara
langit gelap dan tak bersinar
Mengigau di siang hari
Aromamu tercium sejenak lagi galau
Impian jauh di pulau
Mau kemana aku berlindung
Sirna selalu di kejar bayangan
Tak akan bisa ku kenangan
Sepanjang nafasku mendengung
Sungguh tiada dari masa ke masa
Kemana dikau pergi
Aku selalu menunggu
Sosokmu tak jelas lagi
Airmataku tak akan berlinang lagi
Kering bagaikan tanah gersang tak berair
Menyanyi tanpa suara sirna di telan derita
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Yang jauh jadi dekat
Yang asing jadi akrab
Yang nampak tertutup angkat bicara
Yang nampak pendiam mau unjuk gigi
Dapat waktu sesaat
Berjuta manfaat di dapat
Kisah ini tak ingin sampai di sini
__ADS_1
Suatu saat ingin kembali
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~