Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Salah siapa ?


__ADS_3

Aku tahu semua ini salah


Tapi aku tak sanggup berhenti


Meski pernah ku coba


Tetap saja kembali


Karena mencintaimu begitu indah


Bahagia kuteringat kamu


Saat rinduku tentang kamu


Banyak hal hanya kamu


Mencintaimu adalah dosa terbesarku


Bertahun aku merasakan cinta itu


Tak bisa lari


Tak kuasa berhenti


Selalu setia cintaimu


Mencintaimu adalah dosa terindahku


Dosa yang aku pupuk bertahun tahun


Membuat aku mendekati neraka


Kau menyuguhkan gersang dan hujan dalam waktu bersamaan


Aku merinduimu di kala sepinya malam yang menggegoroti duniaku yang kelam


Aku mencintaimu kala hitam legam masa depan terampas bulir cinta lamaku dambakan


Aku tak bisa berhenti memikirikan kamu


Sesak......


Dada sesak karena ada banyak rasa sakit


Dahaga ku adalah kamu


Hamparan padang hampa dan kosong di hati


Seketika terhujani saat bersamamu


Membelai dinding hati


Aku menyadari ingin sekali aku menjadikan kau berbeda


Aku ingin memilikimu


Mencintaimu adalah dosa termanis yang pernah aku lakukan


Sebuah garis maya untuk menghanguskan sisa dosa masa silam


Meski air mata mengurung tawaku


Meski sakit hati menelanjangi bahagiaku


Cinta yang membabi buta dalam dada


Kalbuku berontak


Namun aku tidak bisa


Tidak bisa berhenti mencintaimu


Tidak bisa berhenti memikirkanmu


Keadaan melarangku untuk menepikan rasaku padamu


Keadaan memintaku untuk tunduk dan pasrah


Keadaan juga memintaku untuk melepas


Aku mendosai diriku sendiri untuk jatuh ke dalam lobang hitam di dunia ini


Aku mencintai seseorang yang tidak seharusnya aku cintai


Aku cintai istri orang


Aku tidak bisa menghapus bayanganmu


Yang menari nari di dalam bola mataku


Tatapan teduh dan mendamaikan aku dari usangnya hati ini


Salah kah mencintai wanita milik orang ?


Jelas salah !!!


Realitinya salah dan kurang ajar


Siapa yang mau seperti ini


Aku sama sekali tidak ingin


Jika rasaku berlabuh pada orang yang salah


Pada wadah yang seharusnya tidak di tempati


Lalu.....


Siapa yang patut di salahkan


Sang pemilik cinta ?


Atau aku kah yang harus disalahkan ?


Apa aku terlalu gila sampai berani mengobarkan api pada diri sendiri


Konyol....


Aku menikmati kesakitan itu


Aku menikmati pahitnya yang terus menghujam hati


Aku mencoba melapisi urat maluku dengan segenggam harapan


Bahwa suatu saat kau akan berdiri disebelahku


Keadaan yang salah ?


Yang membodohi aku dengan kilauan bahagia


Tersamarkan tangis di kala malam


Menjerumuskan aku ke noktah bahagia paling hina

__ADS_1


Benarkah keadaan harus disalahkan


Keadaan hanya diam


Ia mati dan hanya mengikuti para hati


Ia beku


Ia hanya berlari ketika manusia mengajaknya pergi


Ketika manusia membimbingnya menuju satu titik hati yang dipilih


Cintakah yang salah ?


Terlalu bodoh aku menyalahkan kemurnian cinta


Aku yang salah.....


Salah membawa kemudi kemana seharusnya aku melangkah


Aku menaruh hati padanya


Aku mencintai wanita itu


Aku bermain dengan api itu sendiri


Aku mendorong diri masuk ke jurang sesat


Aku tahu kau tak sendiri


Tapi aku menutup mata


Aku tidak bisa berhenti memasung rasaku untuknya


Menyerat kepalaku untuk tidak berlari ke arahnya


Aku tidak bisa meninggalkan jejak senyumnya


Menyerahkan mata yang mengerjap minta di dekap


Dia membenamkan sepiku dalam pelukkannya


Aku sibakkan malu


Aku tutup mata yang merah


Tanpa ragu aku gadaikan maluku


Maaf bro....


Aku mencintai wanitamu


Aku menggilainya


Bagaimana perasaanmu aku menjadi ketigamu


Sekat kecil diantaramu dan wanita kita adalah ruang bercinta


Aku menjadi bagian tergelap dalam duniamu


Dia yang selalu menginginkan aku bermalam dihatinya


Menemani dahaga yang lama tak dia sentuh dari sentuhan hatimu


Melibas logika menaburkan resah yang membumi ketika basah


Adakah jalan ketiga meluruskan romansa gila ini?


Maafkan aku, bro


Dia milikmu tapi segalaku


Rasanya sesak


Kejatuhan benda tajam sampai untuk melihat warna duniapun tak mampu


Gelap.....


Aku ingin mengakhir ini


Aku tidak mau menjadi pria yang menghancurkan hidup pria lain


Tapi kau memintaku untuk tidak tinggalin


Kau menginginkan aku tetap berada disisimu


Kau terlalu nyaman dengan keberadaanku


Otakku berontak mentah mentah


Menolak segala ajakan


Namun.....


Hati berkata lain


Ia kesepian


Ia membutuhkannya juga


Perasaan tidak bisa di bohongi


Dan aku juga tidak bisa jauh darinya


Walau menjadi ketiga adalah salah


Walau tidak punya masa depan apapun dengannya


Mencintaimu adalah kesalahan paling fatal yang pernah aku lakukan


Mencintaimu sekaligus dosa termanis dan pembalasan terindah yang pernah singgah


Terima kasih telah menberikan pelangi sekaligus gelap dalam waktu bersamaan


Aku mencintaimu dengan segenap dosaku


Wajah haram pecinta milik orang


Hanya mendamba pada angin


Melepaskan jiwa jiwa kesepian


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Tulisan hanyalah kata kata yang kesepian


Membutuhkan kata lain untuk menemani


Tanda baca yang selalu di harapkan menyatu di akhir kalimat


Bagaiman dengan kertas yang setia menunggu curahan hati pena


Tetap akan kosong jika tak ada pena yang bercerita

__ADS_1


Setia hanyalah kata untuk membahagiakan diri


Sebab tak ada kesetiaan yang tak menanggung derita


Aku rela di penjarakan di dalam kepalaku sendiri


Sambil memegang setangkai mawar hitam penuh duri


Seulas senyum kau jatuhkan dimataku


Sebelum aku jatuh di pelukanmu


Dan kau membunuhku


Cinta tumbuh dimatamu


Luka tumbuh di hatiku


Kau bagaikan debu


Tak bisa ku pegang


Hanya mampu ku pandang di kejauhan


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Aku tikam doaku dengan belati tak berdosa


Semua kata bagaikan ilusi tak bermakna


Nisan tak bernama aku duduki


Harapan terkubur berontak keluar menempati raga bernyawa tak berjiwa


Haruskah ku butakan mata hati dengan paku karat yang tertancap dalam


Saat asa yang tersisa terhempas kejamnya malam


Raga yang mati rasa


Hati tersayat teriris


Jiwa ini masih bisa tersenyum manis


Biarkan saja tanah ini menguburku


Sebab tak ada gunanya berlutut dihadapan sang waktu


Waktu telah mengubah hati


Dan kita tak harus mengerti


Mungkin memang harus begini


Didekap oleh sepinya malam


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Aku berdiri diantara nafsu


Menggeluti kalbu berjalan seiring waktu


Sukma mengalun dalam pilu


Lantunan lagu sendu


Penghias rasa malu


Akan dosa masa lalu


Terkadang tak tau ke arah mana akan berlabuh


Merasa paling benar tapi buyar


Merasa salah tapi tak berdosa


Lelah......


Aku merasa lelah


Tak tahu sampai kapan


Jalan yang ku tempuh sampai di ujung


^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^


Terpendam rindu tiada tara


langit gelap dan tak bersinar


Mengigau di siang hari


Aromamu tercium sejenak lagi galau


Impian jauh di pulau


Mau kemana aku berlindung


Sirna selalu di kejar bayangan


Tak akan bisa ku kenangan


Sepanjang nafasku mendengung


Sungguh tiada dari masa ke masa


Kemana dikau pergi


Aku selalu menunggu


Sosokmu tak jelas lagi


Airmataku tak akan berlinang lagi


Kering bagaikan tanah gersang tak berair


Menyanyi tanpa suara sirna di telan derita


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Yang jauh jadi dekat


Yang asing jadi akrab


Yang nampak tertutup angkat bicara


Yang nampak pendiam mau unjuk gigi


Dapat waktu sesaat


Berjuta manfaat di dapat


Kisah ini tak ingin sampai di sini

__ADS_1


Suatu saat ingin kembali


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


__ADS_2