Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Akara Gata


__ADS_3

Aku tersadar bahwa paramita tidaklah sunyata


Dirimu bagaikan puspa surgawa yang tak mungkin dapat ku gapai


Aku terperangkap dalam akara kala afsunmu hanya mampu ku rasakan lewat renjana


Semakin ingin ku lupakan semakin kau baswara di kalbu


Kini ku sadar


Kau gata tanpa peduli keadaanku


Melupakanmu sulit


Mengingatmu juga sakit


Selaksa rembun di pagi hari, termakan buananya raya


Cukuplah aku dalam sadrahku


Yang tak cukup hanya semerjana jiwamu


Di saat citta menyatakan pedar


Muditta datang megar


Tetapi asa mengharuskan gata sekali lagi


Kau telah gata meninggalkan lakuna di kalbuku


Pada hal dahulu kau telah membuatku pawala dengan tuturmu


Hadirmu laksana bianglala dalam dekapan bumintara


Walaupun asmaraloka yang aku rasakan tak secantik kirana,


Setidaknya terima kasih telah hadir bagaikan serayu Arumi


Yang lewat membawa kisah indah nan Nirmala


Di hari yang kian temaram aku renjana dalam diam


Efemeral? Tidak.


Renjanaku mungkin tak sesederhana itu


Meski ku tahu


Dekapmu bukan untukku dan hadirmu hanya wiyata


dalam lembaran kecil dalam buku berjudul hidupku


Tidak menyalahkan bagaimana semesta dan takdir bekerja


Namun bolehkah aku meminta untuk mengulang waktu?


Tolong hirapkan melankolia ini


Seperti sudah rela tapi masih ada rasa


Seperti sudah ikhlas namun masih mengharapkanmu kembali

__ADS_1


Semua hal yang kelabu memang serasa sendu


Antara sakit dan bahagia, kau ada di antaranya


Tak ku pungkiri


Aku begitu terpana setiap kali melihatmu


Aku hanya terdiam dikala dirimu berbicara lembut


Semua tentang dirimu aku sangat suka


Tak bisa berkata banyak


Hanya ingin menikmati sebuah momen


Keindahan mahluk ciptaan Tuhan


Berada tepat di hadapanku


Menemani setiap hariku


Namun takdirnya tidak bersamaku


Hatiku merasakan rindu


Yang terus datang setiap malam


Terasa sepi namun menghanyutkan


Terasa lembut namun buat merana


Malam bersenandung dalam sepi


Pikiranku terpana pada hal yang fana


Namun indah terasa merasuk dalam hati


Tatapanmu menyentuh jiwa terus membawa


Ucapan katamu tersimpan abadi dalam memori


Semua hal tentang dirimu


Hanya berakhir dalam rindu


Belum bisa untuk dimiliki


Mungkin belum saatnya terjadi


Aku lelah mencari cinta sejati


Hanya semu yang datang padaku


Lelah hati ini tersakiti


Oleh keindahan palsu


Yang seakan nyata namun hampa


Pencarian ini terasa berat

__ADS_1


Namun dengan sabar semua dapat terlewati


Cinta memang tak bisa di prediksi


Datang sesukanya tiba tiba


Aku tak bisa menolak atau mengelak


Hatiku hanya ingin denganmu


Tak ingin yang lain


Karena kau begitu sempurna bagiku


Dalam diamku aku berdoa


Agar kita bisa terus bersama


Walau sebatas teman berharap kelak bisa akrab


Apalah artinya dunia ini


Jika tidak bisa melihat senyummu


Hari terasa hampa


Ketika kau tidak ada di sisiku


Dalam diam aku merenung makna


Tentang pengorbanan dalam menemukan cinta sejati


Setiap malam aku merenung


Tentang cinta tak dapat aku rengkuh


Terlihat sangat jauh terasa begitu dekat


Sepertinya kehadiranku hanya hiasan saja


Yang kau lihat sejenak


Lalu kau palingkan lagi


Sedikit ada rasa kecewa namun aku sudah telanjur mencinta


Sesak dada rasanya menahan cinta tak terucap


Begitu berat ingin segera aku ungkapkan


Namun aku memilih terjebak begitu dalam penuh perasaan


Hanya bisa mengagumi dari jauh


Walau aku sadar harus melangkah pergi


Namun tetap saja pikiran dan hatiku terus terpatri


Oleh keindahanmu yang begitu sempurna


Sampai kapan pun kau akan tetap jadi pemenangnya

__ADS_1


# karya Dawn Lover


__ADS_2