
Aku......
Adalah raga yang tetap utuh namun tak sama dengan hati dan seisinya
Aku tidak punya banyak hal untuk berbagi denganmu
Aku adalah orang yang bahagia untukmu meski bukan aku bahagiamu
Aku juga orang yang terlalu sayang kepadamu hingga lupa caranya berhenti
Dan aku menyelam terlalu dalam padahal aku tak tau berenang
Aku adalah pelacur rasa memaksa memahat luka
Aku seorang perajut tapi tak terajut
Dalam hening di setiap malam aku bertanya
Siapa yang lebih sering nginap di malammu
Aku atau masa lalumu ?
Dan siapa ?
Debaran di dada sangat jauh di rasa
Cinta untuk siapa memangsa
Kau patahkan aku sebelum tumbuh
Sisa rasa bukan lagi jadi apa
Entah sampai kapan aku harus bertahan dengan sakit di selimuti kesabaran
Sampai akhirnya jatuh mencoba untuk bangkit
Kata manismu yang dulu hal terindah
Sekarang sirna hanya sebuah bullshit
Bagimu aku cuman kalimat tanpa makna
Dan sejauh mana dirimu pergi sesakit itu juga hatiku
Mengapa aku terjebak seperti ini ?
Membawaku ke dalam rintihan nestapa
Pahit kepedihan menyelimuti
Netra menahan bendungan airmata
Aku hanyalah sebatas manusia yang menginginkan apa yang ku inginkan
Membutuhkan apa yang ku butuhkan
Salahkah aku jika meminta yang berlebihan ?
Atau memang tak di izinkan ?
Hati tidak tentu arah mau kemana
Rasa lelah mengalahkan bahagiaku
__ADS_1
Demi hubungan yang tak berkesudahan
Terlampau jauh untuk kembali menggapai
Segala janji yang pernah terucap
Terhalang jarak dan harapan
Asmaraloka ini membuatku hilang akal
Seperti kaca yang tanpa rahasia
Dengan segala sifat burukku yang harus menguras sabarmu
Yang terjaga hanya untuk menjaga
Untukmu....
Nama yang ada disana
Meski aku tak tahu akan jumpa denganmu dulu
Atau justru mati yang menemuiku
Menantimu adalah luka dalam jiwa
Menanti akhir yang berakhir manis
Akhir manis yang hanya sebuah dongeng
Hilang jiwa hilang kenangan
Air mata telah menghias tanah
Menghiasi ruangan dengan sejuta memori
Dalam kelam malam yang tak pernah usai
Hantarkan harapan pada sebuah ilusi
Sepi......
Hening mengusik nadiku
Menyiksa hati sampai kelabu
Aku tercerai berai karena kasih tak sampai
Tertusuk pecahan hati ketika berusaha menyusun
Aku pernah menyayangi seseorang yang tak pernah menyayangi diriku
Aku pernah menangs seseorang yang tertawa diatas airmataku
Aku pernah dan masih....
Semua tentangmu hanya seutas nama
Serupa duri menusuk raga
Beribu kata bual manis terucap
Bak belati yang menancap tulang
__ADS_1
Pulang pergi jauhi sepi di hati
Meski hati robek jadi sendiri
Luka ku sulam di malam hari
Rapuh sudah tak bisa di perbaiki lagi
Mengumbar perkataan manis membuatku percaya akan cinta
Menoreh luka menyayat hati
Dia pergi tanpa dosa
Seakan aku hanya mimpi dalam bunga tidurnya
Sejahat itukah dirimu ?
Janjikan bahagia tanpa batas
Lalu pergi tanpa bekas
Dengan alasan aku tak cukup baik untukmu
Luluh lantak hatiku karenamu
Hancur batinku dengan kata manismu
Aku mencintamu tanpa kau tau perihnya
lelah batinku memperjuangkan tanpa kau sadari
Aaaakkhhh.....
Mudah mencintaimu tapi sulit melupakanmu
Dibalik rasa yang aku miliki
Aku tak menuntut kau melakukan yang sama
Dan jika aku pergi nanti
Bukan karena aku berhenti mencintai
Aku cuma takut
Takut terlalu dalam rasaku nanti
Hingga teramat perih yang ku dapat nanti
Entah benar atau tidak
Kita tak seasik dulu
Mata meleleh lelah sendiri
Tubuh lusuh memeluk derita
Jiwa ranum pemusnah sanubari
Serpihan lara mengusik kertas bisu
# Terimakasih MD #
__ADS_1