
Anggun......
mempesona....
indah....
charming......
smart........
karya terbaik dari sang pencipta alam
Sosok yang disanjung bak ratu dari kahyangan
sosok yang perjuangkan dengan segenap rasa yang ada
bahkan....
sosok yang bisa berada di zona abu abu karena
tergilas oleh gaya dan persepsi
Figur dengan segala kelebihan tanpa ada kurang
figur dengan segala kebenaran tanpa ada salah
*figur dengan segala kekuatan terpendam yang tak bisa di lampaui oleh pemilik tulang rusuk yang asli*
figur yang terlalu sukar untuk di hadapi
dengan segala ego gengsi dan emosi
Dan.....
Aku pernah berjuang sepenuh jiwa
pertaruhkan semua yang ada
Mematahkan beberapa hati
mengkhianatin duniaku
demi sosok yang pernah hadir
Ternyata....
yang berjuang jadi terbuang dibandingkan dengan yang selalu ada
Aku seperti pahlawan kesiangan
Berperang dan berjuang
merebut dan mempertahankan
Hal yang tidak jelas
Kadang berharap..
Andaikan saja ini tidur dan mimpi yang indah
Jangan bangunkan agar tidak ada rasa kecewa dengan kenyataan yang ada
Sosok anggun seperti silent killer
dengan sadar ku serahkan semuanya
Tanpa kau tau sakit yang kurasakan
cinta datang dan pergi sesukanya
Meninggalkan bekas luka yang menapak
Cinta lebih menakutkan dibandingkan jelangkung
lebih memabukkan dibandingkan arak
__ADS_1
Diam itu emas ?
diam dalam sosok ini terkandung sejuta makna
emas dalam sosok ini penawar duka lara
andaikan sosok ini lebih mengedepankan logika dibandingkan perasaan
mungkin kisah ini akan berbeda ceritanya
Kelam dunia ini
luluh lantak hidup ini
Dipermainkan dengan segala cara
tanpa bisa berpaling karena kebodohan
Sosok yang meracuni hidup
Dengan senyum dan segala kepalsuan
cinta......
Benci....
dendam......
Membaur jadi hantu yang selalu hadir di setiap matahari mulai redup
Orang lain yang bersalah
Tapi aku yang intropeksi diri....
sebuah lakon yang dulu di jalani
Atas nama sebuah pengalahan
Sosok yang keras kepala dengan ego selangit
yang selalu menuntut untuk di mengerti
yang lebih suka di kuasai emosi dan gengsi
Namun....
tetap saja sosok ini di rindui
sesakit apapun yang kurasakan tetap saja
tak mampu berpaling
Budak cinta ?
mungkin.....
Menyesal ?
Tidak !!!
karena sudah harus begitu jalan ceritanya
kita tinggal memainkan saja peran
Disaat nalar menyarankan untuk berhenti
hati malah menyuruh jalan terus
satu persimpangan yang tak pernah berujung
Asa yang ada terlihat kabur
terkatakan tidak terasakan ada
Memberikan sepenuhnya
__ADS_1
yang di terima separuh
Berupaya membuat utuh
Dari puing puing yang rapuh
Aku adalah aku
Yang mencoba berdiri tegar
dengan luka yang belum kering
sedangkan....
dia adalah angan
Yang makin di kejar makin menjauh
Saat dendang irama kemesraan terdengar sayup dari kejauhan
Indahnya purnama menambah keramaian
Hati terasa kosong tanpa harapan
Nestapa menjadi pendamping kaki melangkah
Menyintaimu.....
Ternyata membuat hati lebih terasa kesepian
lebih kosong dan...
HAMPA......
bahkan terasa sia sia....
Setulus apapun permohonan
Tidak ada pengabulan selain sebuah
penyiksaan yang terasa
Sepenggal cinta masih mengambang
tersisa hanya sepotong penyesalan yang ada
HATI....
maaf selama ini tidak pernah ramah
Pulanglah.....
sudah saatnya menyerah
berdamai dengan hati dan jiwa
tinggalkan semua duka lara
biarkan sukma berhenti sejenak
biarkan senja mengiringi jiwa yang lelah
dan...
bermimpilah sepuasnya dalam tidur yang panjang
seakan besok cerita sudah usai
awal sebuah permulaan padahal sudah selesai
Sebenarnya.....
kau yang terlalu kejam
Atau aku yang terlalu lemah
__ADS_1
atau....
kita yang di permainkan oleh takdir ???