
Cinta.....
Andai kau isi hatiku
Andai kau tau apa yang ku rasakan
Cinta......
Hanya dirimu yang ada di hati
Hanya namamu yang terukir di jiwa
Dan......
Hanya wajahmu yang ada dalam bayanganku
Sejenak memendam kisah lama yang usang
Gelap gulita sunyi mencekam
Hadirmu jelas dalam ingatan
Senyum manis namun menyakitkan
Terasa kau kudambakan
Membuat aku dalam kesepian
Kau kucinta tapi tak sebaliknya
Kau ku puja takkan terlupakan
kau menyenangkan namun menyakitkan
Dapatkah aku melukiskan cinta
Dalam raga tua yang lelah dijalan resah
Dapatkah ku lukiskan cinta untukmu
Terbang bersama ke awan biru
Untuk kesekian kalinya aku jatuh cinta
Terbang bersama rasa lupa akan asa
Dan.....
Jatuh kembali dengan sakit yang nyata
Untuk kesekian kalinya
Aku hancur tanpa sisa
Sesal merambah hati
Membalut rapat menutup nadi
Sejenak ku pejamkan mata ini
Memandang jauh ke dasar hati
Kerinduan akan kasih sayang
Meraup reluh hati dan jiwa
Menyiksa mendera dalam buaian
Dalam kesendirian yang tak pasti
Cinta berbuah pilu
Pelangi berubah lembayung sendu
Kecewa menghiasi hati
Tergores luka yang mendalam
Aku terperosok jauh dalam keterpurukan
Gelap tanpa cahaya
__ADS_1
Perih selimuti jiwa
Sepi.....
Dimana kau cinta...
Aku tak menyesal mencintaimu
Aku bahagia mengenalmu
Hingga kisah berakhir tanpa ku sadari
Bahagia memudar dalam goresan lara
Andaikan.....
Kau bisa rasakan lelah ku yang merana
Sakitku lewat untaian kata yang patah
Luka yang kau toreh masih terasa perih
Dilema terus menghakimi
Antara bertahan atau pergi
Seperti helaan nafas sang malaikat
Tiada keindahan selain kebersamaan kita
Hanya kita......
Tapi.......
Itu dulu.....
Kisah lama sepenggal cerita sendu
tersisa sekeping hati yang terbiar pilu
Mungkinkah.....
Dengan kecewa yang kian meradang
Menutup hati yang kembali gersang
Ataukah.....
Aku harus menggantikan dirimu disini
Berikan sejuk layaknya embun pagi
Namun aku tetap tersudut sendiri
Nyatanya.....
Aku masih disini terantai rindu yang terabai
Dalam payah ku tersenyum diatas lara
Goresan tinta luka tertancap di hati
Dan.....
Aku sadar....
Tapi aku tak sanggup bangkit
Terlalu sulit membalut luka ini
Aku tau...
Kau pun terluka
perasaan ini menjebakku
Bayanganmu selalu hadir
Dengan sejuta kenangan yang tak bisa kuhapus
Terpatri erat dalam hati
__ADS_1
kadang aku benci harus mengakui
Hatiku tak bisa lepas darimu
Dan...
Aku juga benci bertanya dalam hati
“ Apakah kau juga sama ?”
Daun kering kemarau membelai diri
Senandung lirih romansa mendekap diri
Terpenjara dalam dalam persimpangan
Merindukanmu adalah cinta yang selalu aku cari
Waktu yang terus berlalu
Tak mampu menghapus cerita indah tentangmu
Musim silih berganti aku masih menyayangimu
Hingga kini......
Sekarang aku bagaikan gumpalan debu
Hanya dirimu yang mampu merangkai kembali
Ragaku yang begitu rapuh
Hingga kini....
Aku masih terikat dalam kenangan
Kenangan terindah yang tak mampu kuhapus
Dirimu adalah hal terindah yang pernah singgah
Mengiringi kemana kaki ini melangkah
Aku masih mampu menemukanmu
Dalam pikiranku
Pemilik hati telah pergi
Membuatku menemui kosong
Gelap terus menghantui
Luka terus menjerat
Hadirmu hanyalah semu
Rindu tak berkesudahan
Kosongan adalah jawaban
Rindu terpendam teramat dalam
hati telah usang dan terbuang
Janji manis yang dulu terucapkan
Hanyalah sebuah khiasan
Kebahagiaan hadir hanya sesaat
Kenangan cinta masih kekal abadi
Andaikan aku mampu memutar waktu
Aku ingin kembali menjadi rindu yang mengisi
Hatimu dan menghiasi tidurmu
Dan......
Menjadi yang terindah yang pernah singgah
__ADS_1