Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Hiks


__ADS_3

Cinta.....


Andai kau isi hatiku


Andai kau tau apa yang ku rasakan


Cinta......


Hanya dirimu yang ada di hati


Hanya namamu yang terukir di jiwa


Dan......


Hanya wajahmu yang ada dalam bayanganku


Sejenak memendam kisah lama yang usang


Gelap gulita sunyi mencekam


Hadirmu jelas dalam ingatan


Senyum manis namun menyakitkan


Terasa kau kudambakan


Membuat aku dalam kesepian


Kau kucinta tapi tak sebaliknya


Kau ku puja takkan terlupakan


kau menyenangkan namun menyakitkan


Dapatkah aku melukiskan cinta


Dalam raga tua yang lelah dijalan resah


Dapatkah ku lukiskan cinta untukmu


Terbang bersama ke awan biru


Untuk kesekian kalinya aku jatuh cinta


Terbang bersama rasa lupa akan asa


Dan.....


Jatuh kembali dengan sakit yang nyata


Untuk kesekian kalinya


Aku hancur tanpa sisa


Sesal merambah hati


Membalut rapat menutup nadi


Sejenak ku pejamkan mata ini


Memandang jauh ke dasar hati


Kerinduan akan kasih sayang


Meraup reluh hati dan jiwa


Menyiksa mendera dalam buaian


Dalam kesendirian yang tak pasti


Cinta berbuah pilu


Pelangi berubah lembayung sendu


Kecewa menghiasi hati


Tergores luka yang mendalam


Aku terperosok jauh dalam keterpurukan


Gelap tanpa cahaya

__ADS_1


Perih selimuti jiwa


Sepi.....


Dimana kau cinta...


Aku tak menyesal mencintaimu


Aku bahagia mengenalmu


Hingga kisah berakhir tanpa ku sadari


Bahagia memudar dalam goresan lara


Andaikan.....


Kau bisa rasakan lelah ku yang merana


Sakitku lewat untaian kata yang patah


Luka yang kau toreh masih terasa perih


Dilema terus menghakimi


Antara bertahan atau pergi


Seperti helaan nafas sang malaikat


Tiada keindahan selain kebersamaan kita


Hanya kita......


Tapi.......


Itu dulu.....


Kisah lama sepenggal cerita sendu


tersisa sekeping hati yang terbiar pilu


Mungkinkah.....


Dengan kecewa yang kian meradang


Menutup hati yang kembali gersang


Ataukah.....


Aku harus menggantikan dirimu disini


Berikan sejuk layaknya embun pagi


Namun aku tetap tersudut sendiri


Nyatanya.....


Aku masih disini terantai rindu yang terabai


Dalam payah ku tersenyum diatas lara


Goresan tinta luka tertancap di hati


Dan.....


Aku sadar....


Tapi aku tak sanggup bangkit


Terlalu sulit membalut luka ini


Aku tau...


Kau pun terluka


perasaan ini menjebakku


Bayanganmu selalu hadir


Dengan sejuta kenangan yang tak bisa kuhapus


Terpatri erat dalam hati

__ADS_1


kadang aku benci harus mengakui


Hatiku tak bisa lepas darimu


Dan...


Aku juga benci bertanya dalam hati


“ Apakah kau juga sama ?”


Daun kering kemarau membelai diri


Senandung lirih romansa mendekap diri


Terpenjara dalam dalam persimpangan


Merindukanmu adalah cinta yang selalu aku cari


Waktu yang terus berlalu


Tak mampu menghapus cerita indah tentangmu


Musim silih berganti aku masih menyayangimu


Hingga kini......


Sekarang aku bagaikan gumpalan debu


Hanya dirimu yang mampu merangkai kembali


Ragaku yang begitu rapuh


Hingga kini....


Aku masih terikat dalam kenangan


Kenangan terindah yang tak mampu kuhapus


Dirimu adalah hal terindah yang pernah singgah


Mengiringi kemana kaki ini melangkah


Aku masih mampu menemukanmu


Dalam pikiranku


Pemilik hati telah pergi


Membuatku menemui kosong


Gelap terus menghantui


Luka terus menjerat


Hadirmu hanyalah semu


Rindu tak berkesudahan


Kosongan adalah jawaban


Rindu terpendam teramat dalam


hati telah usang dan terbuang


Janji manis yang dulu terucapkan


Hanyalah sebuah khiasan


Kebahagiaan hadir hanya sesaat


Kenangan cinta masih kekal abadi


Andaikan aku mampu memutar waktu


Aku ingin kembali menjadi rindu yang mengisi


Hatimu dan menghiasi tidurmu


Dan......


Menjadi yang terindah yang pernah singgah

__ADS_1


__ADS_2