
Na......
Malam ini aku kembali mengingatmu
Tatap mata yang sabit
Peluk sehangat rembulan
Sebentuk senyum yang begitu indah
Angin mendesir dimalam yang begitu sempurna
Hening merupa kidung nyeri
Meneriak perih tentang gemuruh halilintar
Seperti laraku yang melilit tiada perih
Rindu tiada bergeming
Halimun menutup separuh ranah basah
Rindu adalah candu
Kau dan aku
Na.....
Ternyata aku masih mendambamu
Ingin ku ceritakan rindu yang menggumul tiada malu
Akan ku kisahkan resah terhampar membelah jiwa
Agar kau tau betapa terlukanya aku
Rasakan Na....
Ilalang meranggas karena durjana hening
Bias hujan yang membasahi mataku
Telaga basah banjir beningku
Na rasakanlah
Betapa rinduku begitu membara
Embun dilahirkan berkabut
Apa artinya rinai airmata
Berderai di dengus angin purba
Berulang ulang nyanyian nyeri
menemani mimpi di bongkahan senja
Ceceran gugur daun nasib hampa
Merimbun semak dihati yang kering
Kosong ditinggal hati mendusta
Na....
Pada bening matamu aku berkicau
Menuntun jejak harap yang aku titipkan
Berharap kau mengerti segala tulisanku
Yang dilantun dengan syahdu
Aku ingin menyulam mimpi bersamamu
Hanya hati yang bisa bicara
__ADS_1
Pecahan rindu tak berbatas dalam misteri
Tertatih ku coba menggapaimu
Tabir tebal membatasi kita
Membuatku tak mampu menjangkaumu
Aku hanya mampu persembahkan hatiku
Genggam tangan walau hanya dalam angan
Rasakan Na.....
Betapa kuingin jadi berarti dalam hidupmu
Na...
Batu hitam diatas tanah merah
Disini ku tumpahkan rindu
Bergetar bibir menyeru namamu
Bayangan dirimu menghampiri setiap hariku
Ingin aku melupakanmu
Melupakan rupa indahmu
Menghapus namamu dalam hatiku
Semakin aku mencoba
Bayanganmu semakin nyata
Manis senyummu membuatku semakin rindu
Rindu semua tentang kamu
ingin rasanya aku milikimu seutuhnya
Manakala bibir tak dapat berucap
Cinta berhenti tak dapat berbalas
Diamku yang tak berujung
Dirimu hanya ilusi semata
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rasa itu tak pernah kalah
Aku lelah sesenggukan sendiri
Airmata seolah tak berarti
Kau menjadi asing bukan karena benci
Kecewa memudarkan segalanya
Jangan mengira aku sedang mencuri hati
Kamulah alasan langkah ini berhenti
Kepadamu
Jiwa yang sedang membenci
Menoleh padaku sekali lagi
Ada banyak alasan untuk kau kembali
Untuk luka yang sungguh tak sengaja kuberi
Rindu padamu tak pernah kunjung usai
__ADS_1
Tentang dia adalah tentangku
Beribu hasrat terkam jiwa rindu
Mengikis dinding jiwa yang gemetar
Menghancurkan debur kesunyian
Terikan rindumu membentang masa
Hentak rasa semakin keruh
Senandung hati menegurmu dalam buram
Teraduk rindu yang berkerlip jauh
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Tatapanmu
Menyentuh jiwa
Semua tentang dirimu
Hanya berakhir dalam rindu
Lelah mencari cinta sejati
Hanya semu keindahan palsu yang datang
Yang menyatu mesra dengan hampa
Aku hanya penikmat rindumu
Sampaikan rasa ini untuknya
Ungkapkan segala rasa tentang dirimu
Senyummu meracuni sebagian jiwaku
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Aku mencintaimu
Seperti aku sekarang
Seperti awan terlintas hujan
Seperti kata yang tak terucap
Berhembus seperti angin
Membakar seperti api
Mencoba menulis semua indah tentangmu
Meski ku tau tak mampu membuat dengan sempurna
Mungkin aku seorang pecundang
Yang tak mengerti siapa dirinya
Mungkin aku seorang yang lemah
Yang tak mengerti perasaan
Apakah aku boleh menyentuhmu
Apakah itu keinginan yang terlalu besar
Ingin ku cari jawabannya
Gemerlap bintang semakin terang
Sedikitpun tak mau aku lukiskan
Bulan tersenyum dalam diam yang manis
__ADS_1
Aku tetap tak mampu merangkainya dalam cerita
“As the time goes on “