Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
TANPA ARTI


__ADS_3

Kemaren....


kau masih bersamaku


Kita bercumbu dan merayu


Hari ini.....


tetap kita lalui bersama


dan


besok hanya sepenggal harapan


Dari kenangan yang telah terukir


Tanpa imajinasi yang muluk namun impian yang akan membawaku terlena


Aku yang berdiri berpijak diatas alas kaki ini


merentangkan segala asa yang ada


aku tidak menawarkan manis madu


tapi...


Memberikan sari manisnya kehidupan nyata


Saat rindu datang menyiksa


hidup serasakan mati


Dan seakan delusi yang sering menghampirin


Melepaskan tidak semudah yang di ucapkan


Merelakan tidak mudah untuk dilakukan


Bahagiamu adalah bahagiaku ternyata cuma ujaran kemunafikkan saja


Semua cuman kepalsuan dari setiap ucapan


Kenapa


begitu sulit untuk keluar dari dekapan bayangan dirimu


Yang selalu datang menghantui


Jika saja hati ini sebagai taman bermain


mungkin tidak akan terpuruk sedemikian dalam


sudah terlalu lama berjalan seorang diri


airmata tak henti mengalir


segelas anggur ditambahkan dengan rasa


masih jelas kapan terakhir kali aku menciummu


Awan putih menggembara melayang di langit


cinta yang terlalu melelahkan


hati berantakan


kelopak bunga beterbangan tertiup angin


Mengacaukan lautan hati


Cinta dikehidupan ini

__ADS_1


atau...


hutang dimasa lalu


harus melepaskanmu


Atau


memintamu tetap disisi


Sunyi.....


Sepi.....


senyap.....


Kian melanda dikala malam mulai menyapa


Hidup dalam bayangan dirimu


hidup dengan rasa sebak di dada karena rindu


Roda kehidupan makin tergerus oleh waktu


hari demi hari terlewatin


hanya bisa menunggu satu kepastian yang tidak pasti


Buat satu pertanyaan yang tidak ada jawabannya


akankah penantian ini sia sia ?


Ruang hampa dalam hati dan jiwa


Terbiarkan begitu saja


tanpa ada tujuan dari semua ini


melayang bagaikan butiran debu


Terhempas oleh alunan lembayung merdu yang menyiksa relung hati


dipermainkan oleh takdir yang tidak mengenal arti rasa


Inikah hidup yang di inginkan ?


inikah resolusi hidup yang di capai ?


ato inikah hidup di berikan tanpa ada hak buat memilih ?


1001 mawar hitam


1001 kemungkinan


cuman satu jawaban yaitu ketidakpastian


Lelah semakin menyelimutin kemunafikan dengan kepalsuan


Yang menyatakan semua akan baik baik saja


ternyata tidak....


hancur tak berbentuk ternyata


tenggelam dalam kepiluan


Jika.....


Andai.....


Seumpamanya....

__ADS_1


Mesin waktu mampu di putar balik


Serta ada pilihan yang bisa di pilih


tidak saling bersua dan mengenal akan jadi


Sebuah hasrat yang terpendam


Dentingan piano terdengar menyayat sukma


mendendangkan irama menyambut maut yang datang menyapa


menagih ikrar yang telah pupus


Waktunya buat kembali ?


Terdengar sayup bisikan dalam keheningan


Buat lepasin sesak di dada


Akhiri semua derita yang ada


Pantaskah buat sebuah pengorbanan?


sepadankah dengan kenyataan yang ada ?


Airmata berlinang penuh duka


tiap tetesan ungkapan jeritan hati


Dunia tak seindah panggung sandiwara


peranan nyata hanya lakonan saja


Yang ditata dalam sebuah peristiwa


saat hidup tanpa sandaran


terombang ambing dalam arus


Dipermainkan oleh takdir sesuka hati


Dalam ketidak seimbangan ini


Lewatin tiap lembaran kertas dengan pedih


Tangisan pilu dalam hati


iringin langkah yang tak berarti


Dengan sebuah niat yang pasti


keinginan kuat untuk mati


Seutas nyawa terbungkus dalam peti


melawan takdir yang tiada henti


Dari tanah kembali ke debu


berbaring damai buat berlalu


kenangan indah menari di kalbu


Ternyata hidup ini hanya semu


Jika dulu tidak merasa memiliki


Kehilangan tak kan terasa begitu perih


# too much love will kill you #

__ADS_1


__ADS_2