Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
-


__ADS_3

CINTA.......


Aku rindu.....


Sesak dihati menghimpit nadi


Menari nari mengusik rindu


Andai kau dengar jeritanku


Andai kau rasakan siksaan rindu tiap hari


CINTA.......


Indah wajahmu terbayang jua


Canda tawamu ternaung jelas


CINTA......


Mungkinkah kau juga merasakan rindu yang sama


Ngilu terasa saat bayang menggoda


CINTA.......


Getaran dawai hati lembut bersenandung


Segaris nada berkilau di bening embun


CINTA......


RINDU INI SUNGGUH TERLARANG


Atas sebuah ikatan yang ( tak ) mungkin terlepas


CINTA......


Tiap deru hela nafas ini


Ingin menjerit menyebut namamu


Menceritakan isi hati


CINTA.....


Kau hadir menbawa senyum


Dan kau pergi membawa senyum


CINTA....


Aku takut dengan rinduku


Tapi selalu menikmati rindu ini


Laksana luka yg tergores dalam keabadian


Terendap laraku dipermainkan takdir


Memaksa hati merasa dahaga akan kasih sayang


Cumbu rayu pemanis rasa


Goresan senja buih cinta


Lamunan hati sayu sembilu


Menunggu yang ku rindu


Aku ada layaknya malam


Namun tak mampu menyentuhnya


Pagi datang biasmu pun mendua


Bersatu dalam derita


Tak bisa bersatu dalam cinta

__ADS_1


Kasih putih diperssmbahkan


Demi yang abadi tiada pasti


Derai sendu tetesan dalam pilu


Tanpa hadirmu aku meluruh


Dalam kelam di balik kemayu rindu


Aku yang terlena diantara padang hampa


Mencari bahagia diantara liku jalan tanpa arah


Tersesat di lembah penuh noda


Mencari cinta dalam heningnya hati


Aku merindukanmu dalam diamku


Rindu senyumu


Dalam ulasan rembulan yang membisu


Rindu cahaya matamu


Bagai kilauan bintang yang berpijar


Kepadamu waktu aku bercerita


Tentang indah rasa senandung bahagia


Membisikan syair syahdu pada satu bayangan


Nada sendu tembang indah dalam sepi


Hati ini memanggilmu


Adakah kau dengar jeritan rinduku....?


Bisakah kau rasakan getaran dalam ruang hatimu


sedangkan semua tak pernah ada jawabnya


Untukku.....


Apa yang harus aku lakukan


Sedangkan aku tak tahu apa yang terjadi


Engkau adalah cinta....


Mengalunkan nada indah lewat suara sukma


Dalam alunan nyanyian jiwa


Diantara desauan angin


Engkau adalah cinta


Tersenyum lembut indah merekah


Menaburkan aroma wewangian bunga


Aku merindukanmu...


Dan selalu merindukanmu


Mengingat bila senja selalu ingin bersamamu


Desiran angin menyapa raga


membungkam beribu tanya dalam benak


Dingin menemani kecewa


Menyejukkan jiwa porak porandakan asa


Mendatangkan tangis dalam rindu

__ADS_1


Pilu menyepi di sudut hati


Tak berdaya raga berlinang airmata


Aku terjebak....


Panah asmara yang kutangkap


Ku lepas resahku bertamu gelisahku


Jiwa merintih meratap perih


Diatas selembar hati yang tengah luka


Dalam sebuah bingkai rasa


Jeratan rindu mencekam sanubari


Menceritakan kisah sendu


Tiga insan dalam satu cinta


Sekeping hati berkorban


Satu cinta terlarang berat dipertaruhkan


pena duka menggores hati


Tersayat tajamnya pisau cemburu


Untaian kata penenang jiwa


sepotong suara penyejuk sukma


Tentang rindu yang ingin bersatu


Hampa rasa datang menyapa


Dalam raga tanpa sukma


Meliuk gemulai dalam tanya


Adakah dia membisikan tentang perasaanya


Belenggu rindu dilema cinta


Tanpa ragu menembus jantung


Kau yang ku cinta


Kau yang ku damba


Cerminan takdir bersenandung indah


Memantul ke dalam jiwa suram sang pecinta


Merangkai aksara nyanyian jiwa


pena ranting bertintakan airmata


Menyimpan sobekan luka


Menata masa silam dalam bingkisan sunyi


Rasa ini....


Cinta ini...


Rindu ini...


Asa ini....


Indah dikenang dalam ilusi jiwa


Bayangan kasih dalam wujud semu


Menyisakan ruang kosong dalam hati


Rajutan benang cinta tersimpul erat

__ADS_1


Menyulam kisi rindu yang terikat....


__ADS_2