
Lingkaran nasib tak seindah lingkaran cincin
Nasib selalu mahir bermain sihir
Cincin memelas mahal sebagai mahar
Buat dia yang tidak tertakar
Adakah yang lebih belati selain hati?
Demi kau, aku berani menikam jantung sendiri
Ketika lidah terlalu tandus oleh dusta
Tak ada kiamat yang terlalu dekat selain khianat
Sesakit inikah ?
Jika hidup memberi pensil
Tapi kita tak pernah berhak menulis takdir
Kasih....
Selekat lekatnya aku denganmu
Serekat rekatnya aku dengan kegagalan memilikimu
Cinta hanya gemerlap kata kata
Kebencian berkecambah di sebalik gelap mata
Luka demi luka tertanam dalam hati
Mendayu perih menyiksa jiwa
Sombong gunung berdiri
Seakan tak peduli dengan nasibku
Gemuruh ombak bergulir besar
Mengikis karang berdiri tegar
Bimbang hati menatap langit tak bertepi
Sepi dan hampa tertinggal
Tiada nada tiada irama
Yang tersisa cerita cinta yang luka
Cinta sudah lepas tak berbekas
Janji hati kepastian sudah diberi
Pengkhianatan menjadi jawaban
Hampa terasa sunyi dalam jiwa
Berlalu pilu ditelan sang waktu
Keluhan jiwa terus membara
Tersiksa oleh luka perasaan
Terbenam dalam lautan kesedihan
Mengenang sebuah pengkhianatan
Diatas lembut janji manis
Sepahit kopi yang ku nikmat
Lembayung senja menyapa lunglai
Seakan tahu sendu hatiku
Sakit dan kecewa menjadi luka yang tak usai
Duka yang tak pernah bisa sembuh
Aku ingin melupakan segalanya
Aku ingin berhenti mencintainya
Tanpa bayangan dan ingatan tentangnya
Namun aku tak sanggup
Ingin melupakanmu
Seseorang yang bisa mengiris kalbu
Hingga sakit terasa bertahun tahun
Cinta yang begitu dalam
Sulit melupakan
Terpuruk dalam duka kegelapan
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Langkah tak mau jauh
Dirimu tak bisa ku rengkuh
Namun Cinta tetap tumbuh
Aku lelah.....
Lelah seolah tak ada apa apa
Cintamu membuat aku terbunuh
Terhunus pedang yang tajam
Dibunuh oleh perasaan yang bodoh
Di tikam oleh cinta yang ku damba
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Jutaan untai kata yang tak nyata
Saru duri untuk satu kata
Aku hanya terkulai tak berdaya
Tiap tarikan nafas adalah perjuangan
Tiada kata yang bisa ku ucapkan
Menangis diantara beribu rasa
Mematahkan hati atas cinta yang bertahta
Andai hujan ini adalah ribuan pedang
Akan ku biarkan tertancap menusuk hati
Mengeluarkan darah yang terus mengalir
Sedih mengikat jiwa
__ADS_1
tertatih dalam perih yang kian pedih
Merengkuh sembilu kesepian
Mengenangmu dalam pilu
Engkau pergi ketika rasa sayang memuncak
Seperti angin lalu serpihan debu
Sejuta tanya tak terjawab
Sejuta rindu tak terwakili
Melepas cinta itu berat
Untuk mencinta tapi dusta yang ku dapat
I know it hurts
Leaving you and I
Broken in ruins but this can’t be where I die
Puing cinta beterbangan
Mimpi indah tak pernah nyata
Kisah ini tak pernah sirna
Kusimpan rasa ini di ujung resah
Pada hujan petang yang basah
Aku mengadu dan mengaduh pilu
Merenggut cinta tanpa sisa
Sesedih airmata menetes malang
Sesedih harapan perlahan usang
Seperih sayatan luka di tubuh
Sepedih goresan hati yang rapuh
Dan...
Sebahagia aku mencintaimu
Menanti bulan diatas kuburan
Menunggu maut yang menjemput
Luka abadi yang kau berikan
Kelak...
Kau akan merindu dalam pilu
Kini aku tak mampu merasakan kehadiran yang lain
***************************************************
Mengais kertas dengan pena hati
Agar tulisan tertuang penuh makna
Jika mencintai adalah takdir
Aku ingn kau menjadi takdirku
Jika mencintai adalah luka
Entah apa yang membuat aku begitu mencintai sosok itu
Sosok kerap membuat aku merasa perih
Dan kerap membuat aku merasakan rindu
Walau tertatih berkeringatkan letih
Engkau adalah sebuah alasan tersendiri
Mengapa aku tetap menunggu dalam penantian
Kopi pagi mengingatkanku pada sosok itu
Tentang tempat kita mengukir kenangan bersama
Tentang rinduku yang tak pernah lekang oleh waktu
Rindu ini selalu tersimpan rapi
Kehadiranmu satu hal yang selalu ku nanti
Ada sebuah rasa yang sengaja ku simpan
dalam diam
Rasa peduli yang sengaja aku abaikan
Aku terlalu dimabuk rindu di setiap waktu
Aku di butakan oleh cinta
Sebuah luka yang begitu dalam
Mengarungi hari yang kelam
Disini aku masih diam menunggu sosok itu
Dengan jiwa yang sepi dan rindu yang terbentang
Mencintaimu adalah kenangan paling nyata dalam hidupku
Walau cinta harus berakhir dengan pengkhianatan
Namun......
Aku bahagia
Karena pernah memilikimu
Karena pernah mencintaimu
———————————————————————
Bayanganmu tampak sungguh nyata disudut mata
Mungkinkah aku mencintaimu sehebat ini ?
Kesunyian menusuk jiwa
Menyesali canda menyalahkan waktu
Asa dan harap terkurung di ujung nestapa yang kian menderu
Janji manis indah berbalut racun
Melukai semua kebohongan menghantui
Terikat kenangan semu hiasi batin tertusuk duri
Ilusi mimpi menyerang hati
__ADS_1
Hidup menjadi tak punya arti
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Aku rapuh dan menyerah
Hancur adalah kebahagiaan tersendiri
Aku sakit tanpa hati
Aku adalah sampah
Dunia kita berbeda
Mencintaiku kau harus menjadi sampah
Wahai sukma menangislah
Saat hitam mewarnai beranda hati
Hingga kesedihan yang ada mati
Aku rebah diantara asa
Mendekap rasa dalam safari rasa
Terisak bersanding buana cinta
Meratap rintihan rasa dalam jiwa yang nelangsa
######################################
Kutemukan kebisuan pada jiwa lelah letih
Bunga sedap malam meranum
Putri malu tersipu santun
Aku berdiri sendiri menatap buih
Selirik lagu senandung pilu
Kidung lirih penghantar rindu
Untukmu nan jauh disana
Hangat nafasmu merangkup kalbu
Sang perindu demam asmara
Kau telah menjadi canduku
Dengarkan luapan hati ini
Gejolak asmara teremban sunyi
Ketika engkau tak ada disini
Semakin mengganggu pikiran diri
Tabu berdendang getarkan tungku jiwa
Senandung cinta menuai rasa
Aku hilang netra kasih
Buram lirih meluruh sendu
Aku merindu...🥺🥺🥺🥺
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Menjilat raga berhasrat panas**
Berselimut asmara gelora membahana
Menggoyang jantung romantis membias
Sukma merangkul kasih membalut harapan
Mengukir kerinduan merapat di tepian***
Malam indah tak berbintang
Hasrat meluap emosi tak terhenti
Jasad menggigil dalam keheningan
Setetes noda terpendam dibalik tirai
Nasib tak terkubur di tanah tak bersuluh
Terjebak dalam rasa yang dinamai cinta
Tersesat manis dalam lingkaran masa
Hati tak terkunci namun tau kemana kembali
Raga terpisah hati selalu bersama
Bukan melepas tapi terikat simpul
Saling mendamba dalam jarak yang tercipta
Meski tak pernah berkata
Namamu selalu ku sebut dalam setiap sujudku
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Aku tau...
Tak hanya aku yang ada dihatimu
Bukan cuman aku yang kau sayang
Ada dirinya yang juga kau cinta
Pernahkah kau pikirkan
Bagaimana hatiku saat kau dengannya
Bagaimana perasaanku...
Kau pikir aku baik baik saja ?
Selama ini....
Ku pendam cemburuku
Ku tahan rasa sakitku
Ketahuilah...
Aku tak setegar yang kau lihat
Tak sekuat yang kau bayangkan
Inginku akhiri tapi hati tak kuasa
Terlalu besar cinta yang ku punya untukmu
Airmata membasahi wajah sepiku
Tidak bisakah kau memilih diantara kami ?
__ADS_1