Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Xxxx


__ADS_3

Lingkaran nasib tak seindah lingkaran cincin


Nasib selalu mahir bermain sihir


Cincin memelas mahal sebagai mahar


Buat dia yang tidak tertakar


Adakah yang lebih belati selain hati?


Demi kau, aku berani menikam jantung sendiri


Ketika lidah terlalu tandus oleh dusta


Tak ada kiamat yang terlalu dekat selain khianat


Sesakit inikah ?


Jika hidup memberi pensil


Tapi kita tak pernah berhak menulis takdir


Kasih....


Selekat lekatnya aku denganmu


Serekat rekatnya aku dengan kegagalan memilikimu


Cinta hanya gemerlap kata kata


Kebencian berkecambah di sebalik gelap mata


Luka demi luka tertanam dalam hati


Mendayu perih menyiksa jiwa


Sombong gunung berdiri


Seakan tak peduli dengan nasibku


Gemuruh ombak bergulir besar


Mengikis karang berdiri tegar


Bimbang hati menatap langit tak bertepi


Sepi dan hampa tertinggal


Tiada nada tiada irama


Yang tersisa cerita cinta yang luka


Cinta sudah lepas tak berbekas


Janji hati kepastian sudah diberi


Pengkhianatan menjadi jawaban


Hampa terasa sunyi dalam jiwa


Berlalu pilu ditelan sang waktu


Keluhan jiwa terus membara


Tersiksa oleh luka perasaan


Terbenam dalam lautan kesedihan


Mengenang sebuah pengkhianatan


Diatas lembut janji manis


Sepahit kopi yang ku nikmat


Lembayung senja menyapa lunglai


Seakan tahu sendu hatiku


Sakit dan kecewa menjadi luka yang tak usai


Duka yang tak pernah bisa sembuh


Aku ingin melupakan segalanya


Aku ingin berhenti mencintainya


Tanpa bayangan dan ingatan tentangnya


Namun aku tak sanggup


Ingin melupakanmu


Seseorang yang bisa mengiris kalbu


Hingga sakit terasa bertahun tahun


Cinta yang begitu dalam


Sulit melupakan


Terpuruk dalam duka kegelapan


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Langkah tak mau jauh


Dirimu tak bisa ku rengkuh


Namun Cinta tetap tumbuh


Aku lelah.....


Lelah seolah tak ada apa apa


Cintamu membuat aku terbunuh


Terhunus pedang yang tajam


Dibunuh oleh perasaan yang bodoh


Di tikam oleh cinta yang ku damba


++++++++++++++++++++++++++++++++++++++


Jutaan untai kata yang tak nyata


Saru duri untuk satu kata


Aku hanya terkulai tak berdaya


Tiap tarikan nafas adalah perjuangan


Tiada kata yang bisa ku ucapkan


Menangis diantara beribu rasa


Mematahkan hati atas cinta yang bertahta


Andai hujan ini adalah ribuan pedang


Akan ku biarkan tertancap menusuk hati


Mengeluarkan darah yang terus mengalir


Sedih mengikat jiwa

__ADS_1


tertatih dalam perih yang kian pedih


Merengkuh sembilu kesepian


Mengenangmu dalam pilu


Engkau pergi ketika rasa sayang memuncak


Seperti angin lalu serpihan debu


Sejuta tanya tak terjawab


Sejuta rindu tak terwakili


Melepas cinta itu berat


Untuk mencinta tapi dusta yang ku dapat


I know it hurts


Leaving you and I


Broken in ruins but this can’t be where I die


Puing cinta beterbangan


Mimpi indah tak pernah nyata


Kisah ini tak pernah sirna


Kusimpan rasa ini di ujung resah


Pada hujan petang yang basah


Aku mengadu dan mengaduh pilu


Merenggut cinta tanpa sisa


Sesedih airmata menetes malang


Sesedih harapan perlahan usang


Seperih sayatan luka di tubuh


Sepedih goresan hati yang rapuh


Dan...


Sebahagia aku mencintaimu


Menanti bulan diatas kuburan


Menunggu maut yang menjemput


Luka abadi yang kau berikan


Kelak...


Kau akan merindu dalam pilu


Kini aku tak mampu merasakan kehadiran yang lain


***************************************************


Mengais kertas dengan pena hati


Agar tulisan tertuang penuh makna


Jika mencintai adalah takdir


Aku ingn kau menjadi takdirku


Jika mencintai adalah luka


Entah apa yang membuat aku begitu mencintai sosok itu


Sosok kerap membuat aku merasa perih


Dan kerap membuat aku merasakan rindu


Walau tertatih berkeringatkan letih


Engkau adalah sebuah alasan tersendiri


Mengapa aku tetap menunggu dalam penantian


Kopi pagi mengingatkanku pada sosok itu


Tentang tempat kita mengukir kenangan bersama


Tentang rinduku yang tak pernah lekang oleh waktu


Rindu ini selalu tersimpan rapi


Kehadiranmu satu hal yang selalu ku nanti


Ada sebuah rasa yang sengaja ku simpan


dalam diam


Rasa peduli yang sengaja aku abaikan


Aku terlalu dimabuk rindu di setiap waktu


Aku di butakan oleh cinta


Sebuah luka yang begitu dalam


Mengarungi hari yang kelam


Disini aku masih diam menunggu sosok itu


Dengan jiwa yang sepi dan rindu yang terbentang


Mencintaimu adalah kenangan paling nyata dalam hidupku


Walau cinta harus berakhir dengan pengkhianatan


Namun......


Aku bahagia


Karena pernah memilikimu


Karena pernah mencintaimu


———————————————————————


Bayanganmu tampak sungguh nyata disudut mata


Mungkinkah aku mencintaimu sehebat ini ?


Kesunyian menusuk jiwa


Menyesali canda menyalahkan waktu


Asa dan harap terkurung di ujung nestapa yang kian menderu


Janji manis indah berbalut racun


Melukai semua kebohongan menghantui


Terikat kenangan semu hiasi batin tertusuk duri


Ilusi mimpi menyerang hati

__ADS_1


Hidup menjadi tak punya arti


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Aku rapuh dan menyerah


Hancur adalah kebahagiaan tersendiri


Aku sakit tanpa hati


Aku adalah sampah


Dunia kita berbeda


Mencintaiku kau harus menjadi sampah


Wahai sukma menangislah


Saat hitam mewarnai beranda hati


Hingga kesedihan yang ada mati


Aku rebah diantara asa


Mendekap rasa dalam safari rasa


Terisak bersanding buana cinta


Meratap rintihan rasa dalam jiwa yang nelangsa


######################################


Kutemukan kebisuan pada jiwa lelah letih


Bunga sedap malam meranum


Putri malu tersipu santun


Aku berdiri sendiri menatap buih


Selirik lagu senandung pilu


Kidung lirih penghantar rindu


Untukmu nan jauh disana


Hangat nafasmu merangkup kalbu


Sang perindu demam asmara


Kau telah menjadi canduku


Dengarkan luapan hati ini


Gejolak asmara teremban sunyi


Ketika engkau tak ada disini


Semakin mengganggu pikiran diri


Tabu berdendang getarkan tungku jiwa


Senandung cinta menuai rasa


Aku hilang netra kasih


Buram lirih meluruh sendu


Aku merindu...🥺🥺🥺🥺


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Menjilat raga berhasrat panas**


Berselimut asmara gelora membahana


Menggoyang jantung romantis membias


Sukma merangkul kasih membalut harapan


Mengukir kerinduan merapat di tepian***


Malam indah tak berbintang


Hasrat meluap emosi tak terhenti


Jasad menggigil dalam keheningan


Setetes noda terpendam dibalik tirai


Nasib tak terkubur di tanah tak bersuluh


Terjebak dalam rasa yang dinamai cinta


Tersesat manis dalam lingkaran masa


Hati tak terkunci namun tau kemana kembali


Raga terpisah hati selalu bersama


Bukan melepas tapi terikat simpul


Saling mendamba dalam jarak yang tercipta


Meski tak pernah berkata


Namamu selalu ku sebut dalam setiap sujudku


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Aku tau...


Tak hanya aku yang ada dihatimu


Bukan cuman aku yang kau sayang


Ada dirinya yang juga kau cinta


Pernahkah kau pikirkan


Bagaimana hatiku saat kau dengannya


Bagaimana perasaanku...


Kau pikir aku baik baik saja ?


Selama ini....


Ku pendam cemburuku


Ku tahan rasa sakitku


Ketahuilah...


Aku tak setegar yang kau lihat


Tak sekuat yang kau bayangkan


Inginku akhiri tapi hati tak kuasa


Terlalu besar cinta yang ku punya untukmu


Airmata membasahi wajah sepiku


Tidak bisakah kau memilih diantara kami ?

__ADS_1


__ADS_2