Gubahan Tak Bermakna

Gubahan Tak Bermakna
Hmmm


__ADS_3

L.......


Lintasan kenangan bermain dalam bayangan


lamunan menerawang ke ufuk timur


Lembayung ungu hadir di balik cahaya


lantunkan nada irama padang pasir


lirik syahdu mendayu dayu


lenyapkan jiwa tak bertuan


Lembutnya sinar dimatamu


lama memandang terbuai madumu


lupa dengan impian semu


lupa tentangmu


lupa letak dimana hatimu


Luka yang di torehkan


lobang yang perih


layaknya sebagai insan yang tak dianggap


Lalu lalang ibarat angin malam


Lelah menatap ujung semesta


luka menganga di peraduan jingga


Lahirkan tawa kecil bagai hujan tak bertepi


Lapuk tergerus waktu


Luluh dalam dekapan asa


Luruh rasanya dalam dekapan


Linangan embun menghiasi pipi


Liang tanah merah jadi saksi


Lebur derita berselimut kasih


Lantunan doa membasuh harap


I..........


Ilusi bayang bayang kekasih menari indah


Iman terguncang hasrat meronta


Irama dalam tiap hembusan nafasku dan derasnya aliran darahku merasuk ke dalam jiwa


Ikatan luka di sudut mata


Indah terasa hingga akhirnya menyiksa batin


Isi hati terkoyak hingga membiru


Inikah hidup pada duka dan kecewa ku bertanya


Impian terbang melayang


Ini hati hancur tak bertuan atas pengkhianatan


Ilusi mimpi menyerang hati


Ingin menarik hati yang sakit dan merobeknya


Ingin menangis tapi uda kering air mata

__ADS_1


Ingin pergi, pergi sejauh mungkin


N........::


Niat melarikan diri dari mimpi


Niat melupakan


Niat berlari dari kenyataan


Niat menemukan cara mengatakan selamat tinggal


Namun......


Nyeri tak sanggup karena uda terlalu lelah


Nafas terakhir terlihat hilang


Naluri menyatakan berhenti


Nalar menyatakan jangan


Namamu selalu ku agungkan


Namun siapa aku cuman beban dalam hidupmu


Noda terlukis tanpa ada yang gubris


Nada tercipta tanpa iringan syair


Netra memandang dalam kehampaan


Nestapa diam menyelimutin jiwa


Netralisasi dari keadaan alam


Neraka seakan datang menyapa


Nisan bersanding di pusara cinta yang usang


D........


Dari kejauhan kedengaran irama padang pasir


Dawai gitar terpetik dengan indah


Dedikasikan sebuah nada buat jiwa yang merana


Dahagakan kerinduan ini


Dalam sebuah kebisuan


Dengan dilema denduman doa di dada


Dua kata sebaris makna


Durjana hadir selaksa duri


Dusta terlahir dari sebuah pembenaran


Dupa mengasap kabut melanda


Deburan ombak menyanyikan senandung alam


Debaran hati menyayat pilu


Dan.......


A......


Aku yang dulu sudah tiada


Aku yang sekarang cuman jiwa yang kosong


Aku mengejarmu dalam serpihan waktu


Awan kelabu menjatuhkan rintik rindu

__ADS_1


Akara menghilang senja menyapa dengan lunglai


aku mendekap erat cakrawala cinta


Angan melayang terbang jauh


Ada rasa perjalanan hati


Asa di kenang dalam dendam dan penyesalan


Abadi bersemayam dalam tiap helaan nafas



Aku rindu sentuhan dan pelukanmu


Aku memimpikanmu dalam keramaian


Aku bangun dan menangis


Airmata jatuh pasrah dipelupuk mata


Aku ingin lari dan bersembunyi


Aku ingin nangis dan menjerit


Aku ingin terus maju tapi sulit melepaskan


Akhirnya yang tersisa cuman


AKU Dan Sesosok bayangan misteri


ilusi mimpi menyerang jiwa


Tak kala hidup serasa tak berarti


Kenangan semua menghiasi dengan duri


lelah kaki melangkah dalam pusaran waktu


Menikmati proses tanpa tujuan


Tersiksa dalam kenangan


Terbelenggu dalam belaian kerinduan


Dalam jemu aku membisu


Diam termenung terbentuk dalam kehampaan


Parodi panggung sandiwara cinta


Luka ini terlalu dalam


Hati hancur tak bertuan


Jiwa sekarat sampai akhir hayat


Akankah hilang tersapu ombak derita ?


Kenangan tersimpan dalam bingkai permata hati


Aku sungguh kehilangan dan hancur termakan waktu


Begitu sepi....


Terpuruk diam membisu


Dan.....


Akhirnya....


Beristirahat dalam lamunan sebuah


FATAMORGANA


Terlihat ada namun tiada........

__ADS_1


SEMU.......


__ADS_2